JAKARTA, Cobisnis.com – Real Madrid resmi mengganti pelatih kepala Xabi Alonso dengan manajer tim B, Álvaro Arbeloa, pada Senin waktu setempat. Klub menyatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara manajemen dan Alonso.
Pengumuman ini datang sehari setelah Real Madrid kalah 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi. Kekalahan tersebut menutup masa jabatan Alonso yang penuh gejolak dan berlangsung kurang dari delapan bulan.
“Real Madrid ingin mengumumkan bahwa, berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa tugasnya sebagai pelatih tim utama,” demikian pernyataan resmi klub. “Xabi Alonso akan selalu membawa kasih sayang dan kekaguman seluruh Madridista karena ia adalah legenda Real Madrid dan selalu mewakili nilai-nilai klub. Real Madrid akan selalu menjadi rumah baginya.”
Klub juga menyampaikan terima kasih kepada Alonso beserta staf pelatih atas kerja keras dan dedikasi mereka, serta mendoakan kesuksesan di fase kehidupan berikutnya.
Selama masa kepemimpinannya, Alonso berada di bawah tekanan karena performa tim yang dinilai belum konsisten. Ia juga dikabarkan mengalami ketegangan dengan sejumlah pemain, termasuk Vinícius Júnior, dan laporan media menyebut ia mulai kehilangan dukungan ruang ganti. Hingga paruh musim La Liga, Real Madrid tertinggal empat poin dari Barcelona.
Sebagai pengganti, Álvaro Arbeloa ditunjuk untuk menangani tim utama. Seperti Alonso, Arbeloa merupakan mantan pemain Real Madrid. Ia membantu klub meraih delapan gelar antara 2009 hingga 2016, termasuk dua trofi Liga Champions dan satu gelar La Liga. Arbeloa juga menjadi bagian dari tim nasional Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010 serta Euro 2008 dan 2012.
Arbeloa telah menangani tim B Real Madrid sejak Juni lalu dan sebelumnya juga melatih tim-tim usia muda di klub tersebut.
Xabi Alonso sendiri datang ke Madrid pada Mei dengan ekspektasi tinggi dan kontrak hingga Juni 2028. Namanya melambung sebagai pelatih setelah membawa Bayer Leverkusen meraih dua gelar domestik Jerman liga dan piala dalam satu musim, sebuah pencapaian bersejarah, setelah sebelumnya mengambil alih tim saat berada di zona degradasi Bundesliga.
Sebagai pemain, Alonso memenangkan enam gelar bersama Real Madrid pada periode 2009–2014, serta meraih Piala Dunia dan gelar Eropa bersama Spanyol, termasuk sebagai rekan setim Arbeloa.














