• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, March 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Ratusan Orang Terjebak Gas Beracun di Tambang Emas Nanggung, Polisi Lakukan Penyelidikan

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
January 14, 2026
in Nasional
0
Ratusan Orang Terjebak Gas Beracun di Tambang Emas Nanggung, Polisi Lakukan Penyelidikan

JAKARTA, Cobisnis.com – Kabar dugaan kebocoran gas beracun di kawasan tambang emas wilayah Nanggung, Kabupaten Bogor, menghebohkan masyarakat pada Rabu (14/1/2026). Informasi tersebut menyebar cepat melalui pesan berantai WhatsApp dan media sosial, memicu kepanikan warga.

Dalam narasi yang beredar, disebutkan ratusan orang diduga terjebak di dalam area tambang. Bahkan diklaim hingga 700 orang terdampak dan 120 orang di antaranya meninggal dunia. Informasi ini sontak menimbulkan kekhawatiran, terutama di kalangan keluarga penambang.

Menanggapi isu tersebut, jajaran Polsek Nanggung langsung melakukan pengecekan ke lapangan. Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, mengatakan pihaknya bersama tim dari PT Antam masih melakukan pendalaman untuk memastikan kebenaran kabar yang beredar luas tersebut.

Namun hingga saat ini, petugas belum dapat memasuki lokasi utama tambang. Kondisi di dalam lubang tambang masih dipenuhi asap tebal sehingga berisiko membahayakan keselamatan petugas evakuasi.

“Kami masih menunggu koordinasi dengan pihak Antam. Petugas belum bisa masuk karena kondisi di dalam masih berasap,” ujar AKP Ucup.

Ia menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada data resmi yang dapat memastikan jumlah korban maupun penyebab kejadian. Informasi yang beredar di media sosial belum dapat dijadikan acuan karena belum terverifikasi.

AKP Ucup juga memastikan bahwa apabila ditemukan korban, mereka bukan merupakan karyawan resmi PT Antam.

“Belum bisa dipastikan gas beracun. Yang jelas bukan longsor dan bukan pekerja Antam,” tegasnya.

Dugaan sementara, insiden tersebut berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) atau gurandil yang selama ini marak di wilayah Nanggung. Aktivitas ilegal tersebut dinilai sangat rawan karena minim penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja.

Terkait klaim ratusan orang terjebak dan puluhan korban meninggal dunia, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum dikonfirmasi secara resmi.

“Hingga kini belum ada laporan valid. Lokasi juga cukup jauh dan sulit dijangkau. Kami masih menunggu laporan resmi dari pihak Antam,” pungkas AKP Ucup.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy course download free
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
Tags: cobisnis.comGasKabupaten BogorkepanikanmenghebohkanpenambangRacun

Related Posts

Jadi Saksi Mahkota Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Bantah Tuduhan Konspirasi

Jadi Saksi Mahkota Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Bantah Tuduhan Konspirasi

by Dwi Natasya
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Nadiem Makarim hadir sebagai saksi mahkota dalam persidangan dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) pada...

Menhan: Status Siaga 1 TNI Tidak Berkaitan dengan Situasi Geopolitik

Menhan: Status Siaga 1 TNI Tidak Berkaitan dengan Situasi Geopolitik

by Hidayat Taufik
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan bahwa penetapan status siaga satu bagi seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia...

Jelang Lebaran, Komdigi Tingkatkan Patroli Siber untuk Cegah Hoaks Mudik Gratis

Pemprov DKI Resmikan Transjabodetabek Blok M–Soetta, Layani 23 Titik Pemberhentian

by Desti Dwi Natasya
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan layanan baru Transjabodetabek dengan rute Blok M menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Rute...

Jelang Lebaran, Komdigi Tingkatkan Patroli Siber untuk Cegah Hoaks Mudik Gratis

Jelang Lebaran, Komdigi Tingkatkan Patroli Siber untuk Cegah Hoaks Mudik Gratis

by Desti Dwi Natasya
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meningkatkan patroli siber menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah guna menekan penyebaran hoaks, termasuk...

DPR Tetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK, Ini Rincian Harta dalam LHKPN

DPR Tetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK, Ini Rincian Harta dalam LHKPN

by Desti Dwi Natasya
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Friderica Widyasari Dewi resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk periode 2026–2031 oleh Komisi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Summarecon Serpong

Menjelajahi Gaya Hidup Modern dan Lengkap di Summarecon Serpong

March 11, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

March 11, 2026
Jadi Saksi Mahkota Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Bantah Tuduhan Konspirasi

Jadi Saksi Mahkota Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Bantah Tuduhan Konspirasi

March 12, 2026
Menhan: Status Siaga 1 TNI Tidak Berkaitan dengan Situasi Geopolitik

Menhan: Status Siaga 1 TNI Tidak Berkaitan dengan Situasi Geopolitik

March 12, 2026
Klaim Mengejutkan dari Media Iran: Netanyahu Disebut Tewas, Israel Belum Beri Klarifikasi

Klaim Mengejutkan dari Media Iran: Netanyahu Disebut Tewas, Israel Belum Beri Klarifikasi

March 12, 2026
OJK Soroti Tambahan Rp 200 T di Perbankan hingga September

Disiplin Pasar Diperketat, OJK Periksa 27 Kasus Dugaan Pelanggaran di Bursa

March 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved