• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Ratusan Orang Terjebak Gas Beracun di Tambang Emas Nanggung, Polisi Lakukan Penyelidikan

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
January 14, 2026
in Nasional
0
Ratusan Orang Terjebak Gas Beracun di Tambang Emas Nanggung, Polisi Lakukan Penyelidikan

JAKARTA, Cobisnis.com – Kabar dugaan kebocoran gas beracun di kawasan tambang emas wilayah Nanggung, Kabupaten Bogor, menghebohkan masyarakat pada Rabu (14/1/2026). Informasi tersebut menyebar cepat melalui pesan berantai WhatsApp dan media sosial, memicu kepanikan warga.

Dalam narasi yang beredar, disebutkan ratusan orang diduga terjebak di dalam area tambang. Bahkan diklaim hingga 700 orang terdampak dan 120 orang di antaranya meninggal dunia. Informasi ini sontak menimbulkan kekhawatiran, terutama di kalangan keluarga penambang.

Menanggapi isu tersebut, jajaran Polsek Nanggung langsung melakukan pengecekan ke lapangan. Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, mengatakan pihaknya bersama tim dari PT Antam masih melakukan pendalaman untuk memastikan kebenaran kabar yang beredar luas tersebut.

Namun hingga saat ini, petugas belum dapat memasuki lokasi utama tambang. Kondisi di dalam lubang tambang masih dipenuhi asap tebal sehingga berisiko membahayakan keselamatan petugas evakuasi.

“Kami masih menunggu koordinasi dengan pihak Antam. Petugas belum bisa masuk karena kondisi di dalam masih berasap,” ujar AKP Ucup.

Ia menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada data resmi yang dapat memastikan jumlah korban maupun penyebab kejadian. Informasi yang beredar di media sosial belum dapat dijadikan acuan karena belum terverifikasi.

AKP Ucup juga memastikan bahwa apabila ditemukan korban, mereka bukan merupakan karyawan resmi PT Antam.

“Belum bisa dipastikan gas beracun. Yang jelas bukan longsor dan bukan pekerja Antam,” tegasnya.

Dugaan sementara, insiden tersebut berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) atau gurandil yang selama ini marak di wilayah Nanggung. Aktivitas ilegal tersebut dinilai sangat rawan karena minim penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja.

Terkait klaim ratusan orang terjebak dan puluhan korban meninggal dunia, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum dikonfirmasi secara resmi.

“Hingga kini belum ada laporan valid. Lokasi juga cukup jauh dan sulit dijangkau. Kami masih menunggu laporan resmi dari pihak Antam,” pungkas AKP Ucup.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
download karbonn firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comGasKabupaten BogorkepanikanmenghebohkanpenambangRacun

Related Posts

DPR Bahas Celah Hukum Pernikahan Beda Agama dan Sesama Jenis WNI di Luar Negeri

DPR Bahas Celah Hukum Pernikahan Beda Agama dan Sesama Jenis WNI di Luar Negeri

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI) DPR RI mengkaji fenomena warga negara Indonesia...

WFH ASN Setiap Jumat 2026, Kebijakan Baru Diterapkan Mulai 1 April Secara Nasional

WFH ASN Setiap Jumat 2026, Kebijakan Baru Diterapkan Mulai 1 April Secara Nasional

by Desti Dwi Natasya
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – WFH ASN setiap Jumat 2026 resmi diterapkan pemerintah sebagai langkah efisiensi energi nasional. Oleh karena itu, kebijakan ini...

Joko Widodo Bertemu Dubes Iran di Solo, Bahas Apa?

Joko Widodo Bertemu Dubes Iran di Solo, Bahas Apa?

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, mengungkapkan isi pertemuannya dengan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, yang...

BPDP dan Aspekpir Dorong Inovasi Sawit Bagi Petani Sawit dan UMKM Perempuan di Kampar

BPDP dan Aspekpir Dorong Inovasi Sawit Bagi Petani Sawit dan UMKM Perempuan di Kampar

by Iwan Supriyatna
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kolaborasi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR Indonesia (Aspekpir Indonesia) menggelar Workshop...

AMREI Dorong Penguatan Risk Culture Di Sektor Energi untuk Perkuat Pembangunan

AMREI Dorong Penguatan Risk Culture Di Sektor Energi untuk Perkuat Pembangunan

by Dwi Natasya
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Manajemen risiko energi nasional dinilai semakin penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan pembangunan. Oleh karena itu, Asosiasi Manajemen...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

April 1, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
DPR Bahas Celah Hukum Pernikahan Beda Agama dan Sesama Jenis WNI di Luar Negeri

DPR Bahas Celah Hukum Pernikahan Beda Agama dan Sesama Jenis WNI di Luar Negeri

April 1, 2026
Harga BBM Ditahan, Pertamina Jadi Penyangga di Tengah Gejolak Minyak Dunia

Harga BBM Ditahan, Pertamina Jadi Penyangga di Tengah Gejolak Minyak Dunia

April 1, 2026
ECB Buka Suara Soal Minyak Mahal, Eropa Terancam Tekanan Ekonomi

ECB Buka Suara Soal Minyak Mahal, Eropa Terancam Tekanan Ekonomi

April 1, 2026
WFH ASN Setiap Jumat 2026, Kebijakan Baru Diterapkan Mulai 1 April Secara Nasional

WFH ASN Setiap Jumat 2026, Kebijakan Baru Diterapkan Mulai 1 April Secara Nasional

April 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved