• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, March 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pupuk Indonesia Grup Dukung Optimalisasi Pendataan Penerima Pupuk Bersubsidi 2026

Dwi Natasya by Dwi Natasya
October 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pupuk Indonesia Grup Dukung Optimalisasi Pendataan Penerima Pupuk Bersubsidi 2026

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mulai melakukan proses penginputan data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok elektronik (e-RDKK) untuk Tahun 2026 sejak 22 September hingga 25 Oktober 2025. Menyambut langkah ini, Pupuk Indonesia Grup menyatakan siap mendukung penuh agar pendaftaran penerima pupuk bersubsidi dapat berjalan lancar dan penyerapan pupuk bisa lebih optimal.

Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda, Filius Yuliandi, menyampaikan ajakan kepada seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dalam proses pendataan.

“Mari bersama-sama kita sukseskan pendataan petani penerima pupuk bersubsidi agar seluruhnya tercatat dalam e-RDKK 2026. Dengan begitu, alokasi pupuk bersubsidi yang disediakan pemerintah dapat terserap maksimal,” kata Filius dalam kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi 2025 dan Penginputan Data e-RDKK 2026 di Banda Aceh, Selasa (7/10/2025).

Filius menjelaskan, pemerintah telah melakukan pembenahan besar dalam tata kelola pupuk bersubsidi di tahun 2025 melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025. Kebijakan baru ini diharapkan dapat memperbaiki sistem penyaluran agar lebih transparan, tepat sasaran, serta mudah diakses oleh petani di seluruh Indonesia.

Menurutnya, validitas data e-RDKK menjadi fondasi penting agar kebijakan tersebut berjalan efektif. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat memastikan pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh petani yang berhak.

Data Akurat Jadi Kunci Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Sri Pujiati, Kapoksi Pupuk Kementan, menegaskan pentingnya proses pendataan e-RDKK yang cermat.

“Kesalahan dalam pendataan akan berdampak langsung pada perencanaan dan penebusan pupuk. Karena itu, e-RDKK harus disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan,” jelas Sri.

Ia mengingatkan bahwa hanya petani dengan luas lahan maksimal 2 hektare dan yang menanam 10 komoditas utama – yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kakao, kopi, tebu rakyat, serta singkong – yang berhak masuk dalam e-RDKK.

“Pendataan harus tepat sasaran. Kita perlu tahu siapa penerimanya, apa tanamannya, dan berapa kebutuhannya agar tidak salah sasaran,” tegasnya.

Sri menjelaskan, data e-RDKK akan diverifikasi berjenjang dan disahkan oleh Kepala Dinas Pertanian sebelum digunakan sebagai dasar penebusan pupuk subsidi di Penerima Pupuk di Titik Serah (PPTS). Ia juga mengimbau agar petugas pendataan menulis data sesuai kondisi sesungguhnya di lapangan.

“Kalau di wilayahnya hanya satu kali musim tanam, cukup tulis satu kali saja. Tidak perlu khawatir kekurangan pupuk, karena data akurat akan membantu kami merencanakan distribusi lebih tepat,” tambahnya.

Sri juga menegaskan bahwa jika terjadi perubahan seperti penambahan musim tanam, perluasan lahan, atau ada petani yang belum terdaftar, data e-RDKK dapat diperbarui sewaktu-waktu sesuai ketentuan Permentan 15/2025.

“Kebutuhan pupuk bersubsidi nasional diperkirakan mencapai 14 juta ton, namun dari alokasi 9,55 juta ton yang disediakan, masih ada sekitar 3 juta ton yang belum terserap,” ungkapnya.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download huawei firmware
Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: cobisnis.come-RDKKkementankementerian pertanianPupuk bersubsidiPupuk IndonesiaRencana Definitif Kebutuhan Kelompok elektronik

Related Posts

Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

by Hidayat Taufik
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ermanto Usman (65), pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), ditemukan meninggal dunia di kediamannya di kawasan...

Respons Pertumbuhan Industri Konsumsi Nasional, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer

Respons Pertumbuhan Industri Konsumsi Nasional, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer

by Iwan Supriyatna
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menjawab meningkatnya kebutuhan distribusi sektor industri konsumsi nasional, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mengambil langkah strategis...

“Mengapa Negara Arab Tidak Membela Iran? Jawabannya Lebih Rumit dari Sekadar Agama”

“Mengapa Negara Arab Tidak Membela Iran? Jawabannya Lebih Rumit dari Sekadar Agama”

by Hidayat Taufik
March 7, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan di Timur Tengah kembali menjadi sorotan dunia. Di tengah dinamika konflik kawasan, Iran sering terlihat menghadapi...

Bigmo Tanggapi Status Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Saat Live Streaming

Bigmo Tanggapi Status Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Saat Live Streaming

by Desti Dwi Natasya
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – YouTuber sekaligus streamer Muhammad Jannah atau yang dikenal sebagai Bigmo akhirnya buka suara setelah ditetapkan sebagai tersangka...

Profil Richard Lee, Dokter dan YouTuber yang Kini Berstatus Tahanan Polda Metro Jaya

Profil Richard Lee, Dokter dan YouTuber yang Kini Berstatus Tahanan Polda Metro Jaya

by Desti Dwi Natasya
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dokter sekaligus kreator konten Richard Lee menjadi sorotan publik setelah resmi ditahan oleh Polda Metro Jaya. Penahanan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Butuh Uang Pecahan untuk THR? Ini Daftar ATM di Jakarta yang Sediakan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu

Butuh Uang Pecahan untuk THR? Ini Daftar ATM di Jakarta yang Sediakan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu

March 7, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Serangan Drone Iran Bikin AS Kewalahan, Pertahanan Udara Diuji

Serangan Drone Iran Bikin AS Kewalahan, Pertahanan Udara Diuji

March 7, 2026
Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

March 7, 2026
BNI Bagikan Hadiah Undian Rejeki wondr Tahap II

BNI Bagikan Hadiah Undian Rejeki wondr Tahap II

March 7, 2026
Respons Pertumbuhan Industri Konsumsi Nasional, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer

Respons Pertumbuhan Industri Konsumsi Nasional, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer

March 7, 2026
“Mengapa Negara Arab Tidak Membela Iran? Jawabannya Lebih Rumit dari Sekadar Agama”

“Mengapa Negara Arab Tidak Membela Iran? Jawabannya Lebih Rumit dari Sekadar Agama”

March 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved