JAKARTA, Cobisnis.com – Pengguna jalan yang melintas di flyover Kalimalang, kawasan Metropolitan Mall, Kota Bekasi, dibuat waswas setelah deretan reflektor jalan atau “mata kucing” dilaporkan hilang dari median jalur.
Di sepanjang lintasan jalan layang, titik reflektor yang biasanya memantulkan cahaya kini hanya terlihat sebagai permukaan aspal polos. Kondisi ini membuat marka jalan sulit terlihat saat malam hari.
Hilangnya fasilitas keselamatan jalan ini pertama kali ramai dibicarakan setelah video kondisi flyover beredar di media sosial. Warganet menyoroti potensi bahaya bagi pengendara, terutama saat hujan atau minim penerangan.
Reflektor jalan berfungsi membantu pengemudi membaca jalur dengan jelas. Tanpa pantulan cahaya tersebut, risiko kecelakaan meningkat karena batas jalur menjadi kurang terlihat.
Pihak Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengonfirmasi adanya kehilangan fasilitas perlengkapan jalan tersebut. Hasil pengecekan di lapangan mencatat sebanyak 53 unit road stud hilang.
Pola kehilangan yang merata di sepanjang median jalan menunjukkan reflektor tersebut tidak sekadar terlepas akibat tekanan kendaraan. Dugaan pencurian menguat karena hanya bagian reflektor yang bernilai jual yang hilang.
Flyover Kalimalang merupakan jalur penting yang menghubungkan mobilitas warga perkotaan. Gangguan pada fasilitas keselamatan jalan berpotensi berdampak pada kelancaran dan keamanan lalu lintas.
Sebagai langkah awal, Dishub melakukan mitigasi untuk mengurangi risiko bagi pengguna jalan. Upaya cepat diperlukan agar keselamatan tetap terjaga selama fasilitas belum diganti.
Ke depan, pemerintah kota berencana mengganti road stud dengan material yang memiliki nilai jual rendah. Strategi ini diharapkan dapat mencegah pencurian ulang tanpa mengurangi fungsi reflektor.
Selain penggantian material, pengawasan terhadap fasilitas jalan juga akan ditingkatkan. Pengamanan infrastruktur publik menjadi prioritas untuk mencegah kerugian dan bahaya bagi masyarakat.
Pantauan di lokasi menunjukkan kehilangan reflektor terjadi dari awal tanjakan hingga ujung lintasan flyover. Hanya beberapa unit yang masih tersisa terpasang di badan jalan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa menjaga fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama. Kerusakan atau pencurian perlengkapan jalan tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan.












