• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pertumbuhan Lapangan Kerja AS hingga Maret Jauh Lebih Lemah dari Perkiraan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 10, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pertumbuhan Lapangan Kerja AS hingga Maret Jauh Lebih Lemah dari Perkiraan

JAKARTA, Cobisnis.com – Pertumbuhan lapangan kerja di AS hingga Maret ternyata jauh lebih lemah dari perkiraan sebelumnya. Pasar kerja Amerika berjalan dalam “gigi” yang lebih rendah daripada yang diduga, menurut laporan awal yang dirilis Selasa.

Ekonomi AS menambah sekitar 911.000 lapangan kerja lebih sedikit dari perkiraan awal untuk periode satu tahun yang berakhir pada Maret, demikian laporan Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS). Jika angka ini bertahan revisi final tahunan akan diumumkan Februari 2026. maka ini akan menjadi revisi tahunan terbesar dalam sejarah data ketenagakerjaan AS.

Data ketenagakerjaan terbaru, termasuk laporan Agustus, menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja di AS mulai mandek.

“Secara keseluruhan, ini menunjukkan bahwa pasar kerja berada dalam posisi yang lebih rapuh daripada yang kita kira,” ujar Sarah House, “Ini memang tidak memberi gambaran jelas tentang perekrutan dalam beberapa bulan terakhir, tapi menandakan kita sudah memasuki kondisi yang lebih lemah menuju periode sulit belakangan ini.”

Revisi awal yang memang diantisipasi, tetapi sangat besar ini, muncul di tengah guncangan internal BLS dan tanda-tanda retaknya pasar tenaga kerja. Bulan lalu, Presiden Donald Trump memecat Kepala BLS Erika McEntarfer dengan tuduhan tanpa bukti bahwa ia “mengutak-atik” laporan ketenagakerjaan Juli yang lemah dengan revisi penurunan yang lebih besar dari biasanya.

Pejabat pemerintahan Trump mengkritik keras BLS setelah revisi besar yang diumumkan Selasa, mengklaim hal itu mencerminkan masalah yang lebih besar di lembaga tersebut.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan revisi awal Selasa menunjukkan bahwa Trump “benar” ketika menyebut “ekonomi Biden berantakan dan BLS rusak.”
“Inilah alasannya kita membutuhkan kepemimpinan baru untuk memulihkan kepercayaan terhadap data BLS yang menjadi acuan pasar keuangan, dunia usaha, pembuat kebijakan, hingga keluarga,” kata Leavitt. “Sama seperti BLS yang gagal melayani rakyat Amerika, begitu pula [Ketua The Fed] Jerome ‘Terlambat’ Powell – yang kehabisan alasan dan harus memangkas suku bunga sekarang juga.”

BLS tidak segera memberikan komentar.

Selama lebih dari satu dekade, pejabat BLS telah memperingatkan masalah kurang dana dan kekurangan staf untuk memodernisasi pengumpulan, analisis, dan pelaporan data. Dalam beberapa bulan terakhir, lembaga itu menyebut kendala staf sebagai alasan berkurangnya pengumpulan data penting, termasuk data inflasi.

Seorang pejabat Departemen Tenaga Kerja mengatakan pihaknya berkomitmen memodernisasi operasional BLS dan tetap bekerja meski ada pemotongan dana, namun mengakui BLS kurang komunikatif. Penasihat ekonomi Gedung Putih juga sedang meninjau kualitas data dan operasional BLS untuk laporan yang diperkirakan akan sangat kritis terhadap lembaga itu, menurut tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut. Laporan itu belum rampung.

Namun, rilis revisi Selasa adalah langkah pertama dalam tinjauan tahunan BLS atas data ketenagakerjaan, proses yang sudah berlangsung dengan berbagai bentuk selama 90 tahun terakhir. Para ekonom mengatakan revisi besar ini sebagian masih merupakan dampak pandemi global yang mengguncang ekonomi AS, sekaligus tanda pasar tenaga kerja tengah berada dalam masa transisi.

Setiap tahun, BLS berusaha memberikan hitungan tenaga kerja yang mendekati lengkap dengan mencocokkan data lapangan kerja dari survei bisnis (lebih cepat tapi kurang akurat) dengan laporan pajak kuartalan asuransi pengangguran (sangat akurat tapi tertinggal dalam waktu). Revisi awal -911.000 ini berada di batas atas perkiraan ekonom dan mencakup sekitar 0,6% dari total lapangan kerja. Selama 10 tahun terakhir, revisi tahunan rata-rata hanya sekitar 0,2% dari total lapangan kerja nonpertanian, menurut data BLS.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: Amerika Serikatcobisnis.comLapangan kerja

Related Posts

OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

by Iwan Supriyatna
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pemeriksaannya terhadap penyelenggaran pindar Dana Syariah Indonesia (DSI) menemukan delapan pelanggaran yang...

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

by Hidayat Taufik
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa sistem pemilihan...

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Chatbot kecerdasan buatan Grok milik Elon Musk tidak lagi diizinkan untuk mengedit “gambar orang asli dalam pakaian...

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketika grup K-pop terbesar di dunia ini mengumumkan hiatus pada akhir 2022, BTS sedang berada di puncak...

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ada beberapa hal yang paling dinikmati Arabella Carey Adolfsson sejak tinggal di Swedia, mulai dari memancing di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

January 15, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved