JAKARTA, Cobisnis.com – Pemilu Hungaria 2026 menjadi ujian besar bagi Viktor Orbán. Ia berusaha meraih masa jabatan kelima sebagai perdana menteri.
Selama 16 tahun, Orbán mengubah Hungaria menjadi negara dengan sistem illiberal. Namun kini, sebagian warga mulai lelah dengan pemerintahannya.
Di sisi lain, oposisi semakin kuat menjelang pemungutan suara. Péter Magyar memimpin Partai Tisza sebagai penantang utama.
Magyar fokus menyerang isu korupsi dan ekonomi yang stagnan. Ia juga aktif berkampanye ke berbagai kota dan menarik banyak massa.
Sementara itu, Partai Fidesz milik Orbán menyoroti ancaman eksternal. Mereka menuding Ukraina dan Uni Eropa sebagai risiko bagi negara.
Meski begitu, survei menunjukkan Tisza unggul dua digit dalam setahun terakhir. Namun sistem pemilu yang kompleks membuat hasil akhir tetap sulit diprediksi.
Selain persaingan politik, latar belakang Magyar menarik perhatian publik. Ia sebelumnya merupakan bagian dari lingkar dalam Fidesz.













