• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pemberlakuan Cukai Makanan Siap Saji Dinilai Tak Efektif Cegah Penyakit Tidak Menular

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 19, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Pemberlakuan Cukai Makanan Siap Saji Dinilai Tak Efektif Cegah Penyakit Tidak Menular

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman menilai pengenaan cukai pada makanan siap saji tak efektif untuk mencegah penyakit tidak menular (PTM).

Adapun aturan pengenaan cukai itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksana Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Menurutnya, pengenaan cukai tersebut akan berdampak luar biasa terhadap industri makanan dan minuman (Mamin). Terlebih, kata Adhi, ada salah satu pasal yang menyebut bahwa kandungan gula, garam dan lemak (GGL) di dalam pangan olahan dianggap sebagai penyebab penyakit tidak menular.

“Ternyata (PP 28) isinya itu luar biasa di luar dugaan. Salah satu yang teman-teman belum sadar, kami tidak dibolehkan menggunakan bahan yang menyebabkan PTM. Nah, PTM ini kan harus didefinisikan. Kalau GGL dianggap penyebab PTM, sehingga (diterapkan) cukai, otomatis kami tidak boleh pakai dong. Kalau kami tidak boleh pakai, terus cukainya buat apa? Itu luar biasa pembahasannya,” ujar Adhi kepada wartawan saat ditemui usai konferensi pers Food Ingredients Asia Indonesia di Artotel Gelora Senayan, Jakarta, Senin, 19 Agustus.

“Nah, terkait dengan cukai tentunya kami juga harus berhati-hati. Saya sampaikan bahwa pengenaan cukai itu tidak akan efektif. Karena dari berbagai survei atau studi mengatakan bahwa GGL itu bukan satu-satunya yang menyebabkan PTM, banyak penyebabnya,” sambungnya.

Adhi menilai, banyak pangan olahan yang tidak bisa terlepas dari kandungan GGL. Dia mencontohkan dodol dengan kandungan gula yang bisa mencapai 40 persen.

“Kami bayangkan kalau dodol itu kadar gulanya bisa 30-40 persen. Tapi, tepung terigu dibilang PTM. Menyebabkan PTM enggak? Kalau diurut-urut pasti semua menyebabkan, kami mau makan apa coba,” ucap dia.

“Itu sangat luar biasa (dampaknya). Menurut kami, pasal-pasal (PP 28/2024) perlu dibahas lebih lanjut, ya,” sambungnya.

Dengan demikian, kata Adhi, hal terpenting yang bisa dilakukan saat ini adalah dengan memberikan edukasi terhadap masyarakat.

“Saya kira yang paling penting bagi kami adalah harus sama-sama mengedukasi konsumen. Dengan makan bergizi seimbang, beraktivitas, melakukan pembatasan diri sendiri. Jangan diri sendiri tidak tahu batasan,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksana Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 26 Juli 2024.

Merujuk pasal 194 dalam beleid tersebut, pemerintah pusat dapat menetapkan pengenaan cukai terhadap pangan olahan siap saji tertentu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Selain penetapan batas maksimum kandungan gula, garam dan lemak sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemerintah Pusat dapat menetapkan pengenaan cukai terhadap pangan olahan tertentu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.” bunyi Pasal 194 ayat (4).

Aturan ini menjelaskan yang dimaksud dengan pangan olahan adalah makanan atau minuman hasil proses dengan cara atau metode tertentu dengan atau tanpa bahan tambahan.

Sementara yang dimaksud pangan olahan siap saji adalah makanan atau minuman yang sudah diolah dan siap untuk langsung disajikan di tempat usaha atau di luar tempat usaha seperti, pangan yang disajikan di jasa boga, hotel, restoran, rumah makan, kafetaria, kantin, kaki lima, gerai makanan keliling dan penjaja makanan keliling atau usaha sejenis.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comCukaimakanan

Related Posts

Rekrutmen Bea Cukai 2026, Tersedia 380 Posisi untuk Lulusan SMA

Rekrutmen Bea Cukai 2026, Tersedia 380 Posisi untuk Lulusan SMA

by Hidayat Taufik
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana membuka sekitar 380 lowongan kerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai...

Wamenkeu Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Masyarakat Dijaga

Honor Rilis X5d dan X5d Plus, HP Murah dengan Baterai Besar

by Desti Dwi Natasya
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Honor x5d dan x5d plus resmi diperkenalkan sebagai lini terbaru smartphone entry level. Oleh karena itu, honor x5d...

Wamenkeu Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Masyarakat Dijaga

Persib Bandung Siap Hadapi Bali United, Kondisi Tim Semakin Membaik

by Desti Dwi Natasya
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persib bandung vs bali united menjadi laga penting pada pekan ke-27 Super League musim 2025/2026. Oleh karena...

Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap, Ini Daftar Lengkapnya

Wamenkeu Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Masyarakat Dijaga

by Desti Dwi Natasya
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga bbm subsidi tidak naik di tengah ketidakpastian global yang meningkat. Oleh karena itu, harga bbm subsidi tidak...

Kinerja Keuangan Terjaga, Jamkrindo Perluas Dukungan untuk UMKM dan Koperasi

Kinerja Keuangan Terjaga, Jamkrindo Perluas Dukungan untuk UMKM dan Koperasi

by Dwi Natasya
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kinerja keuangan jamkrindo 2025 menunjukkan hasil yang tetap kuat di tengah dinamika industri. Oleh karena itu, kinerja keuangan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Borong Tiga Penghargaan SBSN 2025, Perkuat Pasar Modal Syariah

BSI Borong Tiga Penghargaan SBSN 2025, Perkuat Pasar Modal Syariah

April 8, 2026
Iran Ancam Putus Jalur Internet Global di Teluk Persia: “Serang Listrik Kami, Dunia Kami Gelapkan”

Iran Ancam Putus Jalur Internet Global di Teluk Persia: “Serang Listrik Kami, Dunia Kami Gelapkan”

April 7, 2026
Program “Pestani” Dongkrak Produktivitas Melon Pantura hingga 10 Persen

Program “Pestani” Dongkrak Produktivitas Melon Pantura hingga 10 Persen

April 8, 2026
Indonesia Segera Terima KF-21 Boramae, Proyek Jet Tempur Bareng Korsel Masuk Tahap Akhir

Indonesia Segera Terima KF-21 Boramae, Proyek Jet Tempur Bareng Korsel Masuk Tahap Akhir

April 8, 2026
Rekrutmen Bea Cukai 2026, Tersedia 380 Posisi untuk Lulusan SMA

Rekrutmen Bea Cukai 2026, Tersedia 380 Posisi untuk Lulusan SMA

April 9, 2026
Wamenkeu Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Masyarakat Dijaga

Honor Rilis X5d dan X5d Plus, HP Murah dengan Baterai Besar

April 9, 2026
Wamenkeu Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Masyarakat Dijaga

Persib Bandung Siap Hadapi Bali United, Kondisi Tim Semakin Membaik

April 9, 2026
Yunani Ambil Langkah Tegas, Media Sosial untuk Anak di Bawah 15 Tahun Akan Diblokir

Yunani Ambil Langkah Tegas, Media Sosial untuk Anak di Bawah 15 Tahun Akan Diblokir

April 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved