• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pandemi Belum Berakhir, Jaya Ancol Alami Kerugian Hingga Rp252 Miliar

Gilang Praditya by Gilang Praditya
November 13, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Pandemi Belum Berakhir, Jaya Ancol Alami Kerugian Hingga Rp252 Miliar

Cobisnis.com – Emiten PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mengumumkan bahwa dengan adanya dampak pandemi Covid-19, perseroan mengalami rugi hingga ratusan miliar rupiah.

Dilansir iNews, Kamis (12/11/2020), dalam laporan keuangan hingga kuartal III-2020 yang tidak diaudit dikutip Kamis (12/11/2020), laba bersih Jaya Ancol turun 63,7 persen dari untung Rp154 miliar menjadi rugi Rp252 miliar.

Hal tersebut dilihat dari anjloknya pendapatan kawasan Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) yang mencapai 68,6 persen menjadi Rp305 miliar dari Rp975 miliar, kemudian juga dari turunnya pendapatan tiket dari Rp713 miliar menjadi Rp173 miliar.

Corporate Secretary Jaya Ancol, Agung Praptono sebelumnya mengatakan, bisnis perseroan terganggu Covid-19. Sesuai Instruksi Gubernur DKI, unit bisnis Jaya Ancol seperti rekreasi, ritel, dan resort tutup sementara.

“Durasi penutupan antara Maret sampai dengan Juni 2020 dilanjutkan pembukaan kembali dengan pembatasan jumlah kunjungan dan usia, pembelian secara online, serta penerapan protokol kesehatan saat berkunjung,” katanya.

Hingga Agustus, sebanyak dua karyawan Jaya Ancol terkena PHK. Lalu ada 100 karyawan yang dilakukan pemotongan gaji, pengurangan jam kerja, dan dirumahkan sementara. Agung menambahkan, Jaya Ancol juga mengelola saldo kas secara hati-hati dengan konsep basic cost. Posisi kas dan setara kas perseroan per 30 September 2020 sekitar Rp306 miliar, turun Rp101 miliar dibandingkan posisi pada 31 Desember 2019.

“Manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap anggaran biaya opex (belanja operasional) maupun capex (belanja modal) di mana semua pengeluaran mulai Rp1 harus melalui persetujuan Direktur sektor dan Direktur keuangan,” pungkasnya.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
online free course
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: AncolCobisnisJaya Ancol

Related Posts

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gejolak pasar saham kembali mencuri perhatian pelaku pasar. Di tengah kondisi bursa yang gonjang-ganjing dan mayoritas saham...

IHSG Rontok 6,79 Persen Pagi Ini, Dampak MSCI Tunda Penyesuaian

IHSG Rontok 6,79 Persen Pagi Ini, Dampak MSCI Tunda Penyesuaian

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada pembukaan perdagangan pagi ini, Selasa (28/1). IHSG langsung...

IHSG Ambles 6,7%, Trading Halt Mengintai di Tengah Tekanan Global

IHSG Ambles 6,7%, Trading Halt Mengintai di Tengah Tekanan Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan berat dan terjun bebas hingga 6,7% dalam satu sesi perdagangan....

Iran Ingatkan AS, Setiap Serangan Akan DibalasTindakan Tegas

Iran Ingatkan AS, Setiap Serangan Akan DibalasTindakan Tegas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat mengerahkan kapal induk ke kawasan tersebut. Iran...

Purbaya Tolak Legalkan Thrifting Meski Pedagang Mau Bayar Pajak

Purbaya Sebut Awal 2026 Belum Aman, Ekonomi Dunia Masih Berisiko

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Memasuki awal tahun 2026, kondisi perekonomian global dinilai masih belum sepenuhnya stabil. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Lapakgaming Kembangkan Layanan Hiburan Digital, Siap Tembus Pasar Global

Indonesia Summit 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Penjual dan Affiliate Creator Tokopedia–TikTok Shop

January 27, 2026
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Pemerintah Tawarkan ORI029, Targetkan Penghimpunan Dana Rp25 Triliun

January 27, 2026
Pengusaha Chen Tsen Nan Jadi Pemilik Besar Diamond Food Indonesia

Pengusaha Chen Tsen Nan Jadi Pemilik Besar Diamond Food Indonesia

November 18, 2025
John Herdman Pantau Liga Lokal Talenta Muda Masuk Timnas

John Herdman Pantau Liga Lokal Talenta Muda Masuk Timnas

January 29, 2026
Menkeu Purbaya: Iuran Indonesia ke Dewan Perdamaian Kemungkinan Besar Pakai APBN

Menkeu Purbaya: Iuran Indonesia ke Dewan Perdamaian Kemungkinan Besar Pakai APBN

January 28, 2026
Kapolresta Sleman Dicecar DPR Usai Suami Korban Jambret Justru Jadi Tersangka

Kapolresta Sleman Dicecar DPR Usai Suami Korban Jambret Justru Jadi Tersangka

January 28, 2026
Mengundurkan diri

Wakil Presdir Bussan Auto Finance Mengundurkan Diri

January 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved