JAKARTA, Cobisnis.com – Perayaan Nowruz tahun ini berlangsung dalam suasana berbeda di Iran karena konflik berkepanjangan dan serangan militer yang membuat banyak warga hidup dalam ketakutan.
Sebagian warga di Tehran mengaku kehilangan semangat menyambut tahun baru Persia karena sulit berkumpul dengan keluarga dan situasi keamanan yang belum menentu.
Tradisi menyiapkan haft sin, yaitu susunan simbol khas Nowruz yang melambangkan pembaruan dan kemakmuran, tetap dilakukan sebagian masyarakat meski suasana perayaan terasa jauh lebih muram.
Di tengah tekanan perang, pasar tradisional tetap dipenuhi barang kebutuhan musiman dan bunga eceng gondok yang biasa digunakan saat perayaan masih banyak dijual.
Sebagian warga justru memandang Nowruz tahun ini sebagai lambang harapan baru, pembersihan, dan kemungkinan perubahan besar bagi masa depan negara.
Selain perang, beban ekonomi akibat inflasi tinggi dan mahalnya kebutuhan pokok membuat banyak keluarga membatasi pengeluaran untuk makanan tradisional maupun dekorasi perayaan.













