• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, January 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Nexperia Tegaskan Operasi di China Tetap Normal di Tengah Ketegangan dengan Belanda

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 19, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Nexperia Tegaskan Operasi di China Tetap Normal di Tengah Ketegangan dengan Belanda

JAKARTA, Cobisnis.com – Produsen chip asal Belanda, Nexperia, menegaskan bahwa karyawan di unit perusahaannya di China masih bekerja dan menerima gaji seperti biasa, meski hubungan antara perusahaan induk di Belanda dan unit di China tengah memanas. Pernyataan ini disampaikan sehari setelah Nexperia China menegaskan haknya untuk beroperasi secara independen dari induk perusahaan.

“Kami mengetahui adanya pesan dari pihak Nexperia China yang secara keliru menyatakan bahwa Nexperia dan pemerintah Belanda telah meninggalkan pasar China dan pabrik kini beroperasi di bawah entitas baru,” ujar Nexperia dalam pernyataan kepada Reuters.

Perusahaan juga membantah rumor bahwa gaji karyawan tidak dibayarkan, menyebutnya sebagai informasi “tidak benar dan menyesatkan.”

Pada Sabtu (18/10), Nexperia China menyatakan bahwa mereka mematuhi hukum setempat dan memiliki hak untuk beroperasi secara mandiri, sehari setelah pemerintah Belanda mengonfirmasi telah memulai pembicaraan untuk meredakan ketegangan terkait kebijakan ekspor. Dalam unggahan di akun resmi WeChat, pihak Nexperia China menyebut semua karyawan bekerja di bawah arahan mereka dan dapat menolak instruksi dari pihak luar yang tidak disetujui oleh perwakilan hukum perusahaan di China.

Ketegangan meningkat setelah pemerintah Belanda mengambil alih kendali atas Nexperia pada 30 September dan mencopot CEO asal China, Zhang Xuezheng. Langkah ini dilakukan karena kekhawatiran atas potensi transfer teknologi ke perusahaan induk asal China, Wingtech. Tak lama setelah itu, pada 4 Oktober, Kementerian Perdagangan China memblokir ekspor chip dari pabrik Nexperia di China.

Nexperia menuding situasi ini muncul akibat tindakan tidak sah dari mantan CEO Zhang, yang telah diskors oleh pengadilan dan tidak lagi berwenang mewakili perusahaan. Nexperia juga melaporkan tindakan Zhang ke otoritas Belanda dan menegaskan komitmennya terhadap karyawan dan pelanggan di China.

Sengketa ini menimbulkan kekhawatiran di industri otomotif dan elektronik global mengenai potensi kekurangan pasokan chip. Meski chip Nexperia bukan yang paling canggih, produk mereka digunakan secara luas di sektor otomotif dan elektronik konsumen. Sekitar 70% produksi chip Nexperia dikirim ke China untuk proses pengemasan di Dongguan, provinsi Guangdong.

Sejumlah produsen otomotif besar seperti Volkswagen dan BMW menyatakan sedang meninjau potensi risiko pasokan, namun hingga kini produksi di Eropa belum terdampak.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download huawei firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: Chinacobisnis.comnexperia

Related Posts

Sutiyoso Lega Tiang Monorel Jakarta Dibongkar Setelah 22 Tahun Mangkrak

Sutiyoso Lega Tiang Monorel Jakarta Dibongkar Setelah 22 Tahun Mangkrak

by Hidayat Taufik
January 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 1997–2007, Sutiyoso, kembali mengenang lahirnya gagasan pembangunan monorel Jakarta. Ia mengaku lega...

GAPKI

Belajar Sawit ke Indonesia, Delegasi Tanzania Ikuti Short Course GAPKI–PPKS

by Iwan Supriyatna
January 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) mengadakan Short Course of...

Alissa Wahid: Kritik Lewat Humor Bukan Ancaman Bagi Negara

Alissa Wahid: Kritik Lewat Humor Bukan Ancaman Bagi Negara

by Hidayat Taufik
January 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menyatakan bahwa kritik yang disampaikan warga negara, termasuk melalui humor politik seperti yang...

Kredit dan DPK Tumbuh Dua Digit, Likuiditas Terjaga Dukung Akselerasi Kinerja Bank Mandiri Jelang Tutup Buku 2025

Fundamental Kuat, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp9,3 Triliun

by Dwi Natasya
January 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali membagikan dividen interim untuk tahun buku 2025 kepada para pemegang saham...

Mengundurkan diri

Jajaran Komisaris MKNT Kompak Mengundurkan Diri, Ini Kata Manajemen

by Iwan Supriyatna
January 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), emiten yang bergerak di bidang perdagangan smartphone, gadget, dan pulsa isi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
TikTok Shop by Tokopedia Awali 2026 dengan Fashion Playground untuk Dorong Industri Fesyen Lokal

TikTok Shop by Tokopedia Awali 2026 dengan Fashion Playground untuk Dorong Industri Fesyen Lokal

January 13, 2026
Saham ARKO

Pengendali Arkora Hydro Lepas 87,85 Juta Lembar Saham ARKO, Kenapa?

January 13, 2026
Mengundurkan diri

Jajaran Komisaris MKNT Kompak Mengundurkan Diri, Ini Kata Manajemen

January 14, 2026
Sutiyoso Lega Tiang Monorel Jakarta Dibongkar Setelah 22 Tahun Mangkrak

Sutiyoso Lega Tiang Monorel Jakarta Dibongkar Setelah 22 Tahun Mangkrak

January 14, 2026
GAPKI

Belajar Sawit ke Indonesia, Delegasi Tanzania Ikuti Short Course GAPKI–PPKS

January 14, 2026
Alissa Wahid: Kritik Lewat Humor Bukan Ancaman Bagi Negara

Alissa Wahid: Kritik Lewat Humor Bukan Ancaman Bagi Negara

January 14, 2026
Kredit dan DPK Tumbuh Dua Digit, Likuiditas Terjaga Dukung Akselerasi Kinerja Bank Mandiri Jelang Tutup Buku 2025

Fundamental Kuat, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp9,3 Triliun

January 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved