JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat terus mempersiapkan langkah strategis guna menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuka dua ruas tol baru secara fungsional, yaitu Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan dan Tol Bocimi Seksi 3, sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Keputusan ini diambil setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan oleh jajaran Ditlantas Polda Jabar bersama Kakorlantas Polri. Pembukaan dua jalur tersebut diharapkan mampu mengurangi titik-titik kemacetan, khususnya di wilayah Jawa Barat yang kerap menjadi simpul kepadatan saat musim mudik.
Tol Japek II Selatan disiapkan khusus untuk mendukung kelancaran arus balik dari Jawa Tengah menuju Jakarta, sehingga beban lalu lintas di jalur utama dapat terbagi. Sementara itu, Tol Bocimi Seksi 3 sepanjang sekitar 6 kilometer akan menghubungkan Parung Kuda hingga Karang Tengah, guna mencegah penumpukan kendaraan di kawasan rawan macet seperti Pasar Cibadak.
Selain infrastruktur jalan, Polda Jabar juga menyiapkan skema pengamanan melalui Operasi Ketupat 2026 yang difokuskan pada lima kluster utama, meliputi jalur tol, jalur arteri, kawasan wisata, tempat ibadah, dan titik penyeberangan.
Sebagai inovasi tambahan, dibentuk pula tim pengurai kemacetan bernama “Motor Senyum” yang akan disiagakan di titik-titik rawan macet. Tim ini bertugas membantu kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran.













