• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menkop Teten: Produk Impor Ilegal Picu Sepinya Pasar Tanah Abang

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
September 19, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Percepat IPO UMKM, Menkop Teten Masduki MoU dengan BEI

JAKARTA,Cobisnis.com – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menduga bahwa masuknya produk impor ilegal ke dalam negeri menjadi salah satu pemicu sepinya penjualan pedagang di Pasar Tanah Abang.

Hal tersebut diungkapkan Teten saat melakukan sidak ke Pasar Tanah Abang, Jakarta, pada Selasa siang, 19 September.

“Mungkin yang perlu kami atur itu adalah mengenai arus barang masuk, apakah produk-produk barang konsumsi (consumer goods) yang masuk ke Indonesia ini ilegal atau kami terlalu rendah menerapkan tarif bea masuk,” kata dia.

“Kami terlalu longgar untuk misalnya tidak ada pembatasan produk-produk apa saja yang boleh masuk,” tambah Teten.

Teten menilai, para pedagang di Pasar Tanah Abang sudah mulai melakukan transformasi digital dengan beralih juga ke penjualan secara daring (online). Namun, tetap tidak bisa mendongkrak penjualan.

“Mereka juga sudah mencoba menjual di online, tetapi saya berkesimpulan produk yang dijual oleh mereka tidak bisa bersaing karena ada produk-produk impor yang dijual harganya sangat murah sekali,” ujarnya.

Ke depan, lanjut Teten, pihaknya akan lebih masif lagi terkait aturan keluar masuk barang impor, sehingga tidak memukul produksi di dalam negeri.

“Saya akan lihat apa perlu kami atur platform-platform digital, baik domestik maupun luar yang bagian global apakah barang di sana disertai dokumen barang-barang mereka legal atau tidak, supaya kami mencegah barang ilegal lewat penjualan yang masif,” tuturnya.

Pada kesempatan sama, salah satu pedagang pakaian wanita, Anton mengatakan, banyak produk yang dijual secara online dengan harga murah. Sehingga, produk jualannya tidak mampu bersaing dengan harga tersebut.

“Di online itu harganya lebih murah dari pada di toko, bahannya sama. Ada juga bahannya sama, kualitasnya beda. Pengaruhnya jauh buat pedagang di sini. Itu yang kami bingungkan, kenapa harganya bisa jatuh. Kami misalnya jual Rp100 ribu, di online bisa Rp49 ribu atau Rp39 ribu,” jelasnya.

Anton pun tak mengetahui apa alasan dibalik penjualan produk-produk di online lebih murah dibandingkan secara offline.

“Kami minta solusi (atas hal tersebut) ke pak menteri,” tambahan.

Sementara itu, pedagang pakaian gamis bernama Anggi mengeluhkan omzet penjualannya yang sudah menurun hingga 90 persen belakangan ini.

Dia menilai, penjualan yang dilakukan secara daring seperti di TikTok atau platform lainnya telah mematikan para pedagang di Pasar Tanah Abang secara perlahan.

“(Penjualan di online) berpengaruh pesat ke pedagang di Tanah Abang, ya. Masalahnya kami, kan, dagangnya fisik atau datang langsung bertatap muka. Kalau TikTok itu enggak perlu ke Tanah Abang, langsung belanja,” ungkapnya.

“Para pedagang itu keluhkan omzet berkurang 80-90 persen. Biasanya penjualan saya Rp40-50 juta, sekarang Rp1 juta saja sulit. Jadi, pedagang di sini (merasa kesulitan). Kami ini sudah banting harga, masih tetap enggak laris,” pungkasnya.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download micromax firmware
Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Barang imporcobisnis.comMenkop tetenpasar tanah abang

Related Posts

Maraknya Kekerasan Debt Collector dan STNK Only Mengancam Industri Pembiayaan

Maraknya Kekerasan Debt Collector dan STNK Only Mengancam Industri Pembiayaan

by Dwi Natasya
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Maraknya aksi penagihan utang oleh debt collector yang disertai kekerasan, serta semakin luasnya praktik jual beli kendaraan...

Jamkrindo Bangun 21 Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Aceh

Jamkrindo Bangun 21 Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Aceh

by Dwi Natasya
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menyalurkan bantuan berupa 21 unit hunian sementara bagi masyarakat yang terdampak bencana...

IPO

Multi Makmur Lemindo Mengaku Tak Tahu Kasus IPO PIPA

by Iwan Supriyatna
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Multi Makmur Lemindo Tbk menyampaikan tanggapan resmi atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemberitaan...

BUVA

BUVA Buka Suara Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

by Iwan Supriyatna
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menyampaikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang mengaitkan Perseroan dengan penetapan tersangka...

Ramadhan 2026, BMKG Waspadai Hujan Lebat di Jawa dan Bali

Ramadhan 2026, BMKG Waspadai Hujan Lebat di Jawa dan Bali

by Hidayat Taufik
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi sepanjang bulan Ramadhan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

February 4, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
Buyback Rp 3,75 T, Saham Prajogo Pangestu Merangkak Naik

Buyback Rp 3,75 T, Saham Prajogo Pangestu Merangkak Naik

February 4, 2026
Timnas Futsal Indonesia Menang 5-3 atas Jepang dan Lolos ke Final

Timnas Futsal Indonesia Menang 5-3 atas Jepang dan Lolos ke Final

February 5, 2026
Maraknya Kekerasan Debt Collector dan STNK Only Mengancam Industri Pembiayaan

Maraknya Kekerasan Debt Collector dan STNK Only Mengancam Industri Pembiayaan

February 5, 2026
Jamkrindo Bangun 21 Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Aceh

Jamkrindo Bangun 21 Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Aceh

February 5, 2026
IPO

Multi Makmur Lemindo Mengaku Tak Tahu Kasus IPO PIPA

February 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved