JAKARTA, Cobisnis.com – Pergantian tahun dirayakan oleh masyarakat di hampir seluruh penjuru dunia dengan tradisi dan kebiasaan yang beragam. Di balik kemeriahan pesta kembang api, hitung mundur, dan doa di malam tahun baru, ternyata terdapat sejarah panjang serta sejumlah fakta menarik yang belum banyak diketahui. Berikut beberapa fakta ilmiah dan historis seputar perayaan Tahun Baru yang patut disimak.
1. Penetapan 1 Januari sebagai Awal Tahun
Tanggal 1 Januari ditetapkan sebagai hari pertama dalam kalender oleh Julius Caesar, Kaisar Romawi. Ia juga menjadi tokoh pertama yang menetapkan 1 Januari sebagai hari libur resmi, sehingga momen tersebut mulai dianggap sebagai awal tahun yang baru secara formal.
2. Perayaan Tahun Baru Tertua dalam Sejarah
Catatan sejarah menunjukkan bahwa perayaan Tahun Baru tertua berasal dari peradaban Babilonia sekitar 4.000 tahun yang lalu. Tradisi ini menjadi salah satu bukti bahwa pergantian tahun telah dirayakan manusia sejak zaman kuno.
3. Awalnya Dirayakan pada Akhir Maret
Pada masa Babilonia, Tahun Baru tidak dirayakan pada Januari. Perayaan justru berlangsung di akhir Maret dan bertepatan dengan festival keagamaan besar bernama Akitu, yang menandai awal musim semi dan siklus pertanian baru.
4. Tradisi Makanan di Hari Tahun Baru
Di beberapa budaya, terdapat kebiasaan mengonsumsi sayuran saat Tahun Baru. Tradisi ini dipercaya melambangkan harapan akan kehidupan yang sehat, keberuntungan, serta kesejahteraan di tahun yang akan datang.
5. Sampanye sebagai Simbol Perayaan di Barat
Di banyak negara Barat, membuka sebotol sampanye saat pergantian tahun menjadi tradisi yang populer. Minuman ini dianggap sebagai simbol kemewahan, kegembiraan, dan perayaan atas awal yang baru.
6. Penamaan Era yang Lebih Netral
Dalam perkembangan sejarah modern, muncul usulan penggunaan istilah CE (Common Era/Masehi) dan B.C.E (Before Common Era/Sebelum Masehi) sebagai penamaan era waktu. Istilah ini dianggap lebih netral dan digunakan untuk menggantikan istilah BC dan AD dalam konteks akademik.
Beragam fakta tersebut menunjukkan bahwa perayaan Tahun Baru bukan sekadar tradisi modern, melainkan hasil dari perjalanan sejarah panjang yang dipengaruhi budaya, kepercayaan, dan perkembangan peradaban manusia. Dari ritual keagamaan kuno hingga perayaan global masa kini, Tahun Baru selalu menjadi simbol harapan dan awal yang baru bagi banyak orang.














