• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kimia Farma Apotek Bakal Melantai di Bursa pada 2025

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
November 2, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF).

PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF).

JAKARTA,Cobisnis.com – PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berencana lakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada anak usahanya yaitu Kimia Farma Apotek.

Sekretaris Perusahaan KAEF Ganti Winarno Putro mengatakan, saat ini perseroan telah melakukan persiapan terkait hal tersebut.

Rencananya, Kimia Farma Apotek ditargetkan paling lambat IPO pada 2025 di Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Semua masih disiapkan, belum sampai ke arah sana (izin), proyeksinya di 2025. Semuanya harus dipersiapkan telebih dulu lah,” jelas Ganti kepada wartawan, Selasa, 31 Oktober.

Selain itu, Ganti menyampaikan, rencana IPO Kimia Farma Apotek harus dipersiapkan dan juga melihat kondisi perekonomian saat ini.

Adapun tujuan dari IPO anak usaha Kimia Farma adalah untuk pengembangan bisnis usaha.

Pasalnya, ia melihat, bisnis kesehatan masih memiliki prospek yang bagus ke depannya.

“Tujuannya untuk pengembangan, kalau dengan adanya dana dari luar kita pasti akan berkembang lebih baik,” ungkap dia.

Menurut Ganti, Kimia Farma Apotek saat ini mendominasi pasar dengan jumlah cabang sebanyak 1.250.

Namun, Ganti belum dapat menginformasikan lebih lanjut karena belum ada detail kesepakatan dari rencana IPO tersebut.

“Market share Kimia Farma Apotek itu paling besar, hampir 1.250 saat ini. Karena memang belum ada data detail jadi kita belum bisa beri gambaran,” ujarnya.

Ganti menyampaikan untuk rencana ekspansi ke depannya akan tetap dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sebab, tujuan dari ekspansi bisnis adalah untuk pengembangan usaha.

“Dari sisi kebutuhan, kita lihat pasarnya seperti apa. Kalau kita paksakan di Jawa itu kan sudah penuh semua, kita juga punya aplikasi kimia farma mobile, artinya kita mengembangkan diri untuk dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Sebagai informasi, KAEF menorehkan kenaikan pendapatan sebesar 8,15 persen menjadi sebesar Rp7,71 triliun hingga kuartal III-2023 jika dibandingkan pada sebelumnya yang hanya sebesar Rp7,13 triliun.

Sementara rugi perseroan tercatat turun 1,97 persen menjadi Rp177,36 miliar, jika dibandingkan pada sebelumnya sebesar Rp180,93 miliar.

Pertumbuhan pendapatan KAEF didorong oleh pertumbuhan penjualan produk etikal yang meningkat 12,25 persen atau sebesar Rp2,89 triliun jika dibandingkan dari tahun sebelumnya sebesar Rp2,58 triliun.

Selain itu, produk generik juga menjadi salah satu pendongkrak pertumbuhan pendapatan KAEF pada kuartal III tahun 2023 tumbuh 27,17 persen menjadi Rp1,82 triliun jika dibandingkan dari sebelumnya sebesar Rp1,43 triliun.

Selanjutnya, penjualan produk over the counter (OTC) secara konsolidasi tumbuh 2,56 persen jika dibandingkan dari sebelumnya sebesar Rp1,62 triliun menjadi Rp1,66 triliun.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
online free course
download intex firmware
Download WordPress Themes Free
online free course
Tags: Bursacobisnis.comKimia Farma

Related Posts

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

by Hidayat Taufik
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian mengamankan seorang guru silat berinisial MY, warga Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, atas dugaan tindak pelecehan...

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

by Hidayat Taufik
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komite III DPD RI mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Bahasa Daerah sebagai respons atas meningkatnya ancaman...

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wabah campak di Bangladesh kembali menjadi perhatian setelah menewaskan puluhan anak sepanjang tahun ini. Oleh karena itu, wabah...

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

by Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program KUR Syariah BSI menunjukkan akselerasi signifikan di awal tahun dengan penyaluran mencapai Rp1,65 triliun. Pembiayaan tersebut telah...

Colorado Larang Tes Narkoba Cepat Sebagai Dasar Tunggal Penangkapan

Colorado Larang Tes Narkoba Cepat Sebagai Dasar Tunggal Penangkapan

by Zahra Zahwa
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Keputusan Colorado larang penangkapan yang hanya memakai hasil tes narkoba cepat kini menjadi perhatian nasional di United...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved