• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Jenius Hadirkan Solusi Life Finance yang Makin Lengkap

Indra Purnama by Indra Purnama
February 4, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Jenius Hadirkan Solusi Life Finance yang Makin Lengkap

JAKARTA, Cobisnis.com – Jenius dari PT Bank BTPN Tbk, pelopor digital banking di Indonesia, meluncurkan fitur terbaru, Investasi. Kini, pengguna Jenius dapat mulai berinvestasi reksa dana dengan mudah dan simpel langsung dari aplikasi Jenius.

Waasi B. Sumintardja, Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, mengatakan, sebagai solusi life finance bagi masyarakat digital savvy, Jenius ingin hadir untuk membantu mereka mengelola kehidupan dan keuangan dengan lebih simpel, cerdas, dan aman.

“Oleh karena itu, setelah melalui proses kokreasi dengan masyarakat digital savvy, Jenius meluncurkan fitur Investasi untuk menjawab kebutuhan mereka yang ingin mulai berinvestasi dengan simpel langsung dari aplikasi Jenius. Fitur ini juga semakin melengkapi sederet fitur-fitur revolusioner di aplikasi Jenius yang membantu digital savvy untuk bertransaksi, mengatur cash flow, dan menabung dengan mudah dan simpel,” ujar Waasi, dikutip Jumat 4 Februari.

Berdasarkan Jenius Study: “Adaptasi Gaya Hidup Digital Savvy Selama Pandemi 2021” yang melibatkan sebanyak 527 responden masyarakat digital savvy, usia 26 – 40 tahun yang dilangsungkan pada Maret 2021, ditemukan bahwa lima topik yang paling dicari selama pandemi adalah COVID-19 (33 persen), investasi (28 persen), streaming hiburan (10 persen), bisnis (8 persen), dan financial planning (7 persen).

Masih dalam studi yang sama, masyarakat digital savvy juga mengalokasikan ulang dana yang telah disiapkan untuk rencana yang tertunda akibat pandemi untuk menabung (38 persen), investasi (24 persen), kebutuhan sehari-hari (14 persen), deposito (9 persen), dan kesehatan (3 persen).

Melihat kebutuhan masyarakat digital savvy atas kemudahan untuk memulai berinvestasi tersebut, maka di awal tahun ini Jenius menghadirkan fitur terbaru, yaitu Investasi. Fitur terbaru ini memudahkan pengguna dapat mengakses produk reksa dana dari beragam manajer investasi terpilih.

Jenius juga menyediakan rekomendasi alokasi investasi berdasarkan profil risiko pengguna yang dapat dijadikan jadikan pertimbangan sebelum melakukan pembelian reksa dana sehingga investasi lebih optimal. Tidak hanya itu, pengguna juga bisa melakukan transaksi dengan lebih mudah karena hanya perlu memindahkan dana dari Saldo Aktif tanpa perlu berpindah aplikasi.

Fitur Investasi di Jenius ini juga menyediakan komposisi kategori produk investasi untuk pengguna jadikan referensi. Komposisi portofolio ini Jenius siapkan sesuai dengan profil risiko masing-masing pengguna, agar investasi bisa tumbuh lebih optimal. Saat ini tersedia 17 produk investasi reksa dana dari tiga manajer investasi, yaitu Ashmore, Mandiri, dan Schroders, serta empat kategori produk, yaitu pasar uang, obligasi jangka pendek, obligasi jangka panjang, dan ekuitas.

Fitur terbaru Investasi di Jenius menghadirkan cara simpel bagi pengguna mulai dari simpel membuka akun reksa dana, simpel memilih produk, simpel bertransaksi, hingga simpel memantai portofolio langsung dari aplikasi Jenius. Pengguna dapat dengan Simpel Memulai Berinvestasi, pengguna dapat mengakses fitur Investasi melalui menu Wealth di aplikasi Jenius, lalu mengikuti kuis profil risiko untuk mengetahui produk investasi yang cocok berdasarkan tingkat toleransi terhadap risiko investasi.

Ada enam pertanyaan terkait pengalaman, rencana, dan tujuan berinvestasi yang perlu dijawab. Setelah mengisi kuis profil risiko ini, Jenius akan menginformasikan profil risiko pengguna yaitu, konservatif, konservatif moderat, moderat, agresif moderat, dan agresif.

Selanjutnya, untuk membuka akun reksa dana di Jenius, pengguna hanya perlu mengisi pertanyaan mengenai pendidikan terakhir dan menyetujui syarat dan ketentuan. Proses pembukaan akun reksa dana ini terbagi menjadi tiga tahap, yakni pengajuan, verifikasi data, dan persetujuan pengajuan. Proses Verifikasi sendiri membutuhkan waktu maksimal dua hari bursa. Setelah itu, Jenius akan mengirim pemberitahuan informasi status akun reksa dana berhasil terverifikasi.

Lalu pengguna juga dapat dengan Simpel Memilih Produk Reksa Dana. Pengguna dapat membuat portofolio dengan memberikan nama portofolio sesuai tujuan keuangan yang ingin diwujudkan.

Ada dua cara yang bisa digunakan ketika mencari produk reksa dana di Jenius, yaitu berdasarkan manajer investasi dan kategori produk. Selanjutnya, pengguna dapat Simpel Bertransaksi, karena proses membeli reksa dana di aplikasi Jenius langsung mengambil dana dari Saldo Aktif tanpa perlu transfer uang atau top up e-Wallet.

Untuk proses penjualan, pengguna hanya perlu memilih reksa dana yang ingin dijual lalu masuk ke tahap verifikasi, dan penjualan pun telah sukses diproses. Masing-masing manajer investasi di Jenius juga menawarkan kemudahan dalam hal minimum pembelian. Dengan fitur Investasi ini pengguna dapat melakukan investasi reksa dana tanpa modal besar, pengguna dapat berinvestasi reksa dana mulai dari Rp10.000.

Pengguna juga dapat dengan Simpel Memantau produk Investasi di Jenius, cukup dengan mengakses halaman Wealth di aplikasi Jenius untuk melihat informasi terkait performa portofolio, seperti Total Investment-total investasi yang dimiliki serta Total Return Investasi–informasi return dalam Rupiah beserta nilai persentasenya.

“Diluncurkannya fitur Investasi di Jenius ini menunjukkan bukti nyata komitmen Jenius untuk menjadi solusi life finance yang semakin lengkap agar terus relevan dengan kebutuhan masyarakat digital savvy di Indonesia. Ke depannya, kami berharap untuk terus berkembang dan menghadirkan inovasi-inovasi baru, tentunya dengan melalui proses kokreasi dan kolaborasi,” tutup Waasi.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free online course
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: BTPNCobisnisJenius

Related Posts

RLCO Meledak di Bursa, ARA 14x Lewati CDIA & Antrean Rp750 M

RLCO Melonjak ke Rp6.050, IPO Paling Ngegas di 2025

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Saham PT RLCO Tbk menjadi salah satu fenomena pasar modal sepanjang 2025. Sejak melantai di bursa dengan...

IPO Jalan, Dana Diam: Uang Hasil IPO COIN Masih Utuh

IPO Jalan, Dana Diam: Uang Hasil IPO COIN Masih Utuh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) hingga kini belum digunakan...

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sri Mulyani Indrawati memulai babak baru dalam kariernya setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia. Mantan...

Drill

Harga Minyak Stabil Usai Isu Serangan AS ke Iran Mereda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat setelah kekhawatiran pasar terhadap potensi serangan Amerika Serikat...

Investasi Asing ke RI Tembus Rp 1.931 T, Singapura Masih Dominan

Investasi Asing ke RI Tembus Rp 1.931 T, Singapura Masih Dominan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Singapura tercatat sebagai negara dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia sepanjang 2025. Nilainya mencapai US$ 17,4 miliar,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

January 16, 2026
BSI Optimalkan Rantai Nilai UMKM untuk Perkuat Bisnis Ritel Syariah

BSI Optimalkan Rantai Nilai UMKM untuk Perkuat Bisnis Ritel Syariah

January 15, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Situasi Memanas, Kapal Induk AS Menuju Kawasan Timur Tengah

Situasi Memanas, Kapal Induk AS Menuju Kawasan Timur Tengah

January 16, 2026
Vlada Hranchar: Bocah Pengungsi Perang Ukraina Yang Diprediksi Menjadi Superstar Tenis Dunia

Vlada Hranchar: Bocah Pengungsi Perang Ukraina Yang Diprediksi Menjadi Superstar Tenis Dunia

January 16, 2026
Skandal Pengaturan Skor Melanda Atletik Perguruan Tinggi Amerika Di Tengah Arus Uang Ilegal

Skandal Pengaturan Skor Melanda Atletik Perguruan Tinggi Amerika Di Tengah Arus Uang Ilegal

January 16, 2026
Restoran Bintang Dua Michelin Mendapat Peringkat Kebersihan Bintang Satu Setelah Inspeksi Standar Makanan

Restoran Bintang Dua Michelin Mendapat Peringkat Kebersihan Bintang Satu Setelah Inspeksi Standar Makanan

January 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved