JAKARTA, Cobisnis.com – Sejak pagi, Pasar Tanah Abang mulai dipadati pengunjung jelang bulan puasa 2026. Mayoritas pengunjung adalah perempuan yang berburu pakaian muslim, terutama gamis dan mukena. Dua item ini menjadi yang paling dicari menjelang Ramadan.
Pantauan di lokasi, Kamis (12/2/2026), blok A dan B pasar terlihat ramai dengan aktivitas jual-beli yang cukup padat. Banyak pengunjung duduk beristirahat sambil membawa kantong belanja atau bal pakaian dekat mereka.
Memasuki koridor pasar, kepadatan semakin terasa. Ibu-ibu datang berkelompok, beberapa membawa anak kecil, membuat lorong-lorong tampak ramai meski tidak sampai berdesak-desakan.
Tak jarang pengunjung berhenti di toko untuk memilih produk atau menawar harga. Beberapa terlihat mencoba-coba gamis dan mukena sebelum memutuskan membeli.
Kawasan sekitar toko pakaian muslim menjadi titik paling padat. Toko gamis dan mukena selalu ramai, diikuti toko baju koko, sementara toko yang menjual sajadah dan perlengkapan ibadah lainnya mulai dikunjungi setelah itu.
Sementara itu, toko-toko pakaian non-muslim seperti batik, kemeja, celana, jaket, hingga pakaian anak lebih sepi, meski masih ada pembeli.
Kepadatan menurun di lantai atas. Lantai 2 dan 3 terlihat lebih lengang dengan beberapa toko tutup, sementara pengunjung semakin sedikit.
Blok B menunjukkan pola serupa. Lantai bawah ramai, tapi jumlah pengunjung menipis di lantai atas. Aktivitas jual-beli tetap berlangsung di toko-toko yang buka, terutama penjual pakaian muslim.
Kondisi ini menunjukkan tren belanja musiman menjelang Ramadan masih kuat, khususnya untuk pakaian muslim. Para pedagang di Tanah Abang berharap momentum ini bisa meningkatkan omzet mereka hingga akhir bulan puasa.
Pasar Tanah Abang kembali membuktikan posisinya sebagai pusat grosir terbesar di Jakarta yang menjadi tujuan utama para ibu-ibu dan keluarga mencari kebutuhan Ramadan, khususnya gamis dan mukena.













