JAKARTA, Cobisnis.com – Harga Kijang Innova Reborn Diesel tahun 2026 resmi mengalami kenaikan. Toyota kini memasarkan varian termurahnya di angka Rp417 jutaan, lebih mahal dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan harga ini tercermin pada varian Kijang Innova Reborn 2.4 G M/T Diesel yang saat ini dibanderol Rp417,8 juta. Sebelumnya, model yang sama masih dijual di kisaran Rp416,6 juta.
Artinya, terdapat penyesuaian harga sebesar Rp1,2 juta. Meski terbilang tipis, kenaikan ini menunjukkan adanya tekanan biaya produksi dan penyesuaian strategi pasar di segmen MPV diesel.
Berdasarkan pantauan di laman resmi Auto2000, saat ini hanya harga varian manual yang tercantum. Sementara untuk versi otomatis, ketersediaan harga masih terbatas di beberapa dealer.
Jika mengacu pada harga lama, Kijang Innova Reborn 2.4 G A/T Diesel berada di angka Rp437,5 juta. Apabila kenaikan diterapkan serupa, maka harga barunya berpotensi mendekati Rp438 jutaan.
Menariknya, meski harga naik, minat konsumen terhadap Innova Reborn Diesel tetap terjaga. Mobil ini masih dianggap sebagai pilihan rasional untuk kebutuhan keluarga dan operasional bisnis.
Toyota sendiri telah merilis versi terbaru Innova Reborn pada Desember 2025. Penyegarannya memang tidak besar, namun cukup memberi pembeda pada tampilan dan kenyamanan.
Di bagian eksterior, Innova Reborn kini dibekali desain grille baru dengan aksen palang abu-abu serta lampu depan yang tampil lebih tegas. Sentuhan ini memberi kesan lebih modern dan percaya diri.
Interior juga mendapat peningkatan melalui head unit layar sentuh 9 inci dengan konektivitas smartphone. Selain itu, hadir ornamen panel kayu baru yang memperkuat kesan premium di dalam kabin.
Dari sisi performa, Toyota masih mempertahankan mesin diesel 2.4 liter 2GD-FTV. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 149 PS dan torsi besar 342 Nm yang dikenal efisien dan andal.
Di tengah tren elektrifikasi, bertahannya Innova Reborn Diesel menunjukkan bahwa pasar kendaraan diesel di Indonesia masih relevan, terutama untuk konsumen yang mengutamakan daya tahan dan efisiensi jarak jauh.














