• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, January 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Inaplas: Hak Paten Matikan Industri Plastik Kelas Menengah dan Kecil

Rizki Meirino by Rizki Meirino
March 8, 2021
in Industri
0
Inaplas: Hak Paten Matikan Industri Plastik Kelas Menengah dan Kecil

Cobisnis.com – Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik (Inaplas) menerima keluhan dari para pelaku usaha produsen bubble wrap (pembungkus bergelembung berbahan plastik) yang menyampaikan adanya praktik produksi dan perdagangan yang tidak sesuai nilai-nilai etika bisnis dan tidak berkeadilan.

Salah satu aduan bahwa produsen bubble wrap yang telah menerima hak paten untuk memproduksi bubble wrap berwarna, melakukan tindakan-tindakan yang dapat dikategorikan sebagai hambatan serius terhadap pelaku usaha lainnya.

“Kami menerima pengaduan bahwa ada satu perusahaan yang telah menerima paten untuk memproduksi bubble wrap berwarna telah melakukan pemaksaan sepihak. Pada dasarnya, kami dari asosiasi melihat bahwa pemberian hak paten ini perlu ditinjau kembali oleh pemerintah, karena tidak mengandung invensi, teknologi atau proses produksi baru dalam industri plastik,” ujar Suhat Miyarso, Ketua Umum Inaplas, dalam keterangan yang diterima Cobisnis.com, Senin (8 Maret 2021).

“Paten ini berpotensi mematikan  industri plastik kelas menengah dan kecil  yang sudah lebih dulu berproduksi serta akan menyebabkan iklim usaha yang tidak kondusif,” ujarnya.

Penggunaan bubble wrap ini menjadi kebutuhan utama pada transaksi belanja online. Pembungkus ini berguna untuk melindungi barang yang rentan pecah agar tidak mudah retak dan menutup kemasan sehingga tidak tembus pandang.

Bubble wrap ini juga sepenuhya dapat didaur ulang jika sampahnya terpisah dan bersih.

Industri pembuat bubble wrap di tanah air telah berkembang sejak 20 tahun yang lalu. Saat itu dimulai oleh beberapa pelaku usaha menengah yang kemudian berkembang menjadi 16 pelaku usaha baik di Jawa maupun luar Jawa.

Awalnya bubble wrap diproduksi dengan warna bening, namun semenjak tahun 2003, pelaku usaha mulai memenuhi permintaan pasar dengan menambahkan warna.

“Kami berharap agar prinsip keadilan dalam berusaha menjadi landasan utama bagi para pelaku usaha. Industri bubble wrap ini termasuk yang berkembang pesat dan mampu menyerap banyak tenaga kerja, jangan sampai harus mati karena ada pemberian paten pada satu pihak yang akan memonopoli,” kata Suhat Miyarso.

Selain itu, Inaplas juga menerima laporan bahwa pelaku usaha yang keberatan atas hak paten ini telah mengajukan banding melalui  Pengadilan Niaga sesuai perundang-undangan yang berlaku dengan argumen yang menitikberatkan bahwa sebenarnya tidak ada unsur kebaruan dalam produksi bubble wrap berwarna.

Karena sejatinya telah dilakukan oleh para pelaku usaha semenjak 20 tahun yang lalu saat industri ini mulai berproduksi di Indonesia dimana ketika itu perusahaan penerima paten belum berdiri. ***

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
online free course

Related Posts

Kapolresta Sleman Dicecar DPR Usai Suami Korban Jambret Justru Jadi Tersangka

Kapolresta Sleman Dicecar DPR Usai Suami Korban Jambret Justru Jadi Tersangka

by Hidayat Taufik
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto mendapat sorotan tajam dari Komisi III DPR RI terkait penetapan tersangka...

Mengundurkan diri

Wakil Presdir Bussan Auto Finance Mengundurkan Diri

by Iwan Supriyatna
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bussan Auto Finance menyampaikan keterbukaan informasi terkait pengunduran diri salah satu anggota Direksi Perseroan. Informasi tersebut...

Pengunduran diri

Direksi dan Komisaris JACCS MPM Finance Ramai-ramai Resign, Kenapa?

by Iwan Supriyatna
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia menyampaikan keterbukaan informasi terkait pengunduran diri sejumlah anggota Direksi dan...

Palu sidang gugatan INRU.

Toba Pulp Lestari Digugat KLH Rp 3,89 Triliun, Saham INRU Jadi Sorotan

by Iwan Supriyatna
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait gugatan perdata...

BMKG: Musim Hujan 2026 Berakhir Bertahap, Kemarau Mulai April

BMKG: Musim Hujan 2026 Berakhir Bertahap, Kemarau Mulai April

by Hidayat Taufik
January 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi iklim Indonesia akan kembali normal mulai April 2026. Fenomena...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Lapakgaming Kembangkan Layanan Hiburan Digital, Siap Tembus Pasar Global

Indonesia Summit 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Penjual dan Affiliate Creator Tokopedia–TikTok Shop

January 27, 2026
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Pemerintah Tawarkan ORI029, Targetkan Penghimpunan Dana Rp25 Triliun

January 27, 2026
Pengusaha Chen Tsen Nan Jadi Pemilik Besar Diamond Food Indonesia

Pengusaha Chen Tsen Nan Jadi Pemilik Besar Diamond Food Indonesia

November 18, 2025
Kapolresta Sleman Dicecar DPR Usai Suami Korban Jambret Justru Jadi Tersangka

Kapolresta Sleman Dicecar DPR Usai Suami Korban Jambret Justru Jadi Tersangka

January 28, 2026
Mengundurkan diri

Wakil Presdir Bussan Auto Finance Mengundurkan Diri

January 28, 2026
Pengunduran diri

Direksi dan Komisaris JACCS MPM Finance Ramai-ramai Resign, Kenapa?

January 28, 2026
Palu sidang gugatan INRU.

Toba Pulp Lestari Digugat KLH Rp 3,89 Triliun, Saham INRU Jadi Sorotan

January 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved