JAKARTA, Cobisnis.com – Kawasan Kota Tua Jakarta kembali menarik sorotan dunia internasional. Salah satu bangunan bersejarahnya, Gedoeng Jasindo, dipercaya menjadi lokasi pengambilan gambar film Korea yang dibintangi oleh artis global Lisa Blackpink. Kehadiran produksi film internasional ini semakin memperkuat citra Kota Tua sebagai destinasi wisata sejarah yang memiliki nilai budaya tinggi sekaligus daya tarik visual berkelas dunia.
Gedoeng Jasindo dikenal sebagai salah satu bangunan ikonik di Kota Tua yang menyimpan peran penting dalam sejarah industri asuransi nasional. Gedung ini merupakan tempat lahirnya cikal bakal PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo), yang hingga kini menjadi bagian dari perjalanan panjang perlindungan risiko dan perkembangan ekonomi Indonesia.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, menyampaikan bahwa Gedoeng Jasindo tidak hanya bernilai sebagai bangunan heritage, tetapi juga sebagai saksi sejarah komitmen Jasindo dalam melindungi masyarakat Indonesia. Menurutnya, terpilihnya gedung tersebut sebagai lokasi syuting film internasional membuktikan bahwa warisan sejarah dan estetika Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
“Kehadiran Gedoeng Jasindo dalam produksi film internasional menunjukkan bahwa bangunan bersejarah Indonesia memiliki nilai visual dan historis yang diapresiasi dunia,” ujarnya.
Sementara itu, kawasan Kota Tua terus berkembang sebagai salah satu destinasi wisata favorit, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Beragam aktivitas seperti wisata sejarah, berjalan kaki menikmati arsitektur kolonial, hingga pembuatan konten kreatif menjadi daya tarik utama kawasan ini.
Di balik pengalaman berwisata yang menyenangkan, aspek keamanan dan perlindungan perjalanan tetap menjadi hal yang perlu diperhatikan. Sejalan dengan meningkatnya aktivitas pariwisata, Jasindo mengimbau masyarakat untuk melengkapi perjalanan wisata, baik di dalam maupun luar negeri, dengan asuransi perjalanan.
Perlindungan tersebut mencakup berbagai risiko, mulai dari kecelakaan diri, gangguan perjalanan, hingga kondisi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Dengan adanya perlindungan asuransi, wisatawan diharapkan dapat menikmati perjalanan dengan rasa aman dan nyaman.
“Berwisata akan terasa lebih tenang ketika dibarengi dengan perlindungan yang memadai. Asuransi perjalanan merupakan langkah antisipasi sederhana, namun sangat penting bagi wisatawan,” tambah Brellian.
Melalui keberadaan Gedoeng Jasindo di kawasan Kota Tua, Jasindo menegaskan komitmennya untuk terus hadir lintas generasi, menjaga nilai sejarah, sekaligus memberikan perlindungan risiko yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia masa kini.














