• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Garuda Indonesia Rugi Rp 5,4 Triliun, Operasional Tersendat Akibat Banyak Pesawat Tak Siap Terbang

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 23, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Garuda Indonesia Rugi Rp 5,4 Triliun, Operasional Tersendat Akibat Banyak Pesawat Tak Siap Terbang

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatat kerugian besar sepanjang 2025. Maskapai pelat merah ini membukukan rugi bersih sebesar US$ 319,39 juta atau sekitar Rp 5,42 triliun.

Kerugian ini meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar US$ 69,77 juta. Lonjakan rugi ini menunjukkan tekanan berat yang masih dihadapi perusahaan dalam proses pemulihan.

Salah satu penyebab utama adalah banyaknya armada pesawat yang tidak layak terbang atau unserviceable aircraft pada semester I-2025. Kondisi ini membatasi kapasitas operasional secara signifikan.

Terbatasnya jumlah pesawat yang bisa digunakan membuat produksi penerbangan tidak optimal. Dampaknya, jumlah penumpang ikut mengalami penurunan sepanjang tahun.

Garuda mencatat jumlah penumpang hanya 21,2 juta pada 2025. Angka ini turun 10,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan dampak langsung dari keterbatasan armada.

Selain itu, tekanan nilai tukar rupiah juga memperburuk kondisi keuangan perusahaan. Pelemahan rupiah membuat biaya operasional, terutama yang berbasis dolar, menjadi lebih mahal.

Kenaikan fixed cost turut memperbesar beban perusahaan. Biaya perawatan dan pemulihan armada yang belum siap terbang menjadi salah satu faktor utama pembengkakan biaya.

Hingga akhir 2025, Garuda memiliki 99 pesawat yang siap terbang. Jumlah ini meningkat dari 84 pesawat pada pertengahan tahun, namun masih belum cukup untuk mengoptimalkan operasional.

Di sisi lain, masih terdapat 43 pesawat yang belum bisa dioperasikan dan sedang dalam proses perawatan. Hal ini terus membebani kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Pendapatan usaha Garuda juga mengalami penurunan menjadi US$ 3,21 miliar dari sebelumnya US$ 3,41 miliar. Penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya beban usaha.

Total beban usaha tercatat sebesar US$ 3,10 miliar. Beban terbesar berasal dari operasional penerbangan yang mencapai US$ 1,54 miliar.

Biaya pemeliharaan dan perbaikan juga cukup besar, mencapai US$ 661,36 juta. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan perawatan armada dalam proses pemulihan.

Ke depan, Garuda menargetkan perbaikan kinerja melalui transformasi bisnis dan peningkatan jumlah armada aktif. Dukungan pendanaan juga diharapkan mempercepat proses pemulihan.

Perusahaan menargetkan dapat mengoperasikan 68 pesawat Garuda dan 50 pesawat Citilink pada 2026. Target ini menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat kapasitas dan meningkatkan kinerja operasional.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Tags: AviasibumnCobisnisgaruda indonesiaGIAAmaskapaiPebisnismuda

Related Posts

Penjualan EV Melemah di Maret, BYD Atto 1 Hanya Mampu Catat Angka Ini

Penjualan EV Melemah di Maret, BYD Atto 1 Hanya Mampu Catat Angka Ini

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penjualan mobil listrik di Indonesia pada Maret 2026 mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya. Total distribusi tercatat 10.572...

Kisah Pemuda 20 Tahun dengan Paru-paru Rusak seperti Usia 60, Diduga Akibat Kebiasaan Vape

Kisah Pemuda 20 Tahun dengan Paru-paru Rusak seperti Usia 60, Diduga Akibat Kebiasaan Vape

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang pria berusia 20 tahun mengalami kerusakan paru-paru serius setelah dua tahun menggunakan vape. Kondisinya disebut menyerupai...

Bayar di Luar Negeri Makin Praktis, QRIS Dibidik Berlaku di China dan Korsel Tahun Ini

Bayar di Luar Negeri Makin Praktis, QRIS Dibidik Berlaku di China dan Korsel Tahun Ini

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Indonesia (BI) menargetkan QRIS bisa digunakan di China dan Korea Selatan pada kuartal pertama 2026. Langkah...

Skema Baru Haji Tanpa Antre, Pakai Sistem “War Tiket”

Skema Baru Haji Tanpa Antre, Pakai Sistem “War Tiket”

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah tengah mengkaji skema baru penyelenggaraan ibadah haji tanpa antrean. Konsep ini membuka peluang jemaah berangkat lebih...

Haji Furoda Ditiadakan pada 2026, Kemenhaj Imbau Masyarakat Waspada Tawaran Ilegal

Haji Furoda Ditiadakan pada 2026, Kemenhaj Imbau Masyarakat Waspada Tawaran Ilegal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Arab Saudi memastikan tidak menerbitkan visa haji furoda pada musim haji tahun ini. Kebijakan ini otomatis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Kapan Batas Puasa Syawal 2026? Simak Jadwal dan Keutamaannya

April 13, 2026
Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Iran Terapkan Prosedur Ketat

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Iran Terapkan Prosedur Ketat

April 12, 2026
Mengapa Iran Berpengaruh Besar di Selat Hormuz? Ini Penjelasannya

Mengapa Iran Berpengaruh Besar di Selat Hormuz? Ini Penjelasannya

April 12, 2026
PTPN IV PalmCo Siap Jadi Lokasi Implementasi Awal Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

PTPN IV PalmCo Siap Jadi Lokasi Implementasi Awal Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

April 11, 2026
Justin Bieber Siap Comeback Besar di Coachella 2026

Justin Bieber Siap Comeback Besar di Coachella 2026

April 13, 2026
Pemilu Hungaria Memanas, Orbán vs Penantang Baru

Pemilu Hungaria Memanas, Orbán vs Penantang Baru

April 13, 2026
Nostalgia Jersey Lama Warnai Piala Dunia 2026

Nostalgia Jersey Lama Warnai Piala Dunia 2026

April 13, 2026
Perang Iran Bikin Pasar Kerja Amerika Serikat Terancam Membeku Lebih Lama

Inflasi AS 2026 Naik Lagi, Beban Hidup Diprediksi Bertahan Lebih Lama

April 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved