JAKARTA, Cobisnis.com – Masyarakat berkesempatan menyaksikan fenomena astronomi menarik berupa parade planet yang diperkirakan terjadi pada 28 Februari 2026 dan dapat diamati dari Bumi.
Parade planet merupakan peristiwa ketika beberapa planet di Tata Surya tampak berada dalam satu garis pandang yang sama jika dilihat dari Bumi. Meski terlihat seolah berjejer, secara ilmiah planet-planet tersebut tetap berada di orbitnya masing-masing dengan jarak yang sangat berjauhan.
Fenomena ini terjadi akibat perbedaan kecepatan revolusi planet saat mengelilingi Matahari. Dari sudut pandang pengamat di Bumi, posisi planet-planet tersebut tampak sejajar di sepanjang bidang ekliptika.
Dalam kajian astronomi, peristiwa ini dikenal sebagai konjungsi planet atau planetary alignment. Para ahli menegaskan bahwa keselarasan ini bukanlah garis lurus sempurna dalam ruang tiga dimensi, melainkan efek visual yang terjadi karena planet-planet berada pada bidang orbit yang hampir sama.
Parade planet umumnya dapat diamati menjelang matahari terbit atau sesaat setelah matahari terbenam, bergantung pada posisi planet dan kondisi langit. Beberapa planet terang seperti Venus, Jupiter, dan Mars dapat dilihat dengan mata telanjang, sementara planet yang lebih redup seperti Uranus dan Neptunus memerlukan bantuan teleskop atau binokular.
Penggunaan aplikasi astronomi seperti Star Walk 2 atau Stellarium dapat membantu masyarakat mengenali posisi planet saat pengamatan.
Para astronom memastikan bahwa fenomena ini tidak membawa dampak fisik bagi Bumi. Parade planet tidak berhubungan dengan bencana alam maupun gangguan gravitasi ekstrem, melainkan merupakan bagian alami dari dinamika Tata Surya.
Peristiwa ini menjadi kesempatan menarik bagi penggemar astronomi maupun masyarakat umum untuk menikmati keindahan langit sekaligus memahami pergerakan planet secara ilmiah.














