• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Dukung Mobil Listrik, Pabrik Tesla Segera Hadir di Jawa Tengah

Gilang Praditya by Gilang Praditya
November 17, 2020
in Teknologi
0
Dukung Mobil Listrik, Pabrik Tesla Segera Hadir di Jawa Tengah

Cobisnis.com – Perusahaan kendaraan listrik (EV) Amerika dan energi bersih, Tesla (NASDAQ: TSLA), hampir mencapai kesepakatan untuk membangun pabrik baterai di Indonesia. Untuk merealisasikan rencana tersebut, Presiden Joko Widodo akan mengirimkan tim untuk menemui pimpinan perusahaan pada pekan depan.

Seperti diberitakan, perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk itu tertarik untuk mendirikan pabrik baterai baru di Indonesia. Untuk diketahui, pabrikan tersebut berupaya mendapatkan lebih banyak pasokan nikel untuk mendukung produksi mobil listrik. Saat ini, perusahaan yang membeli pasokan baterai dari Panasonic dan CATL sedang berusaha memiliki produsen baterai sendiri.

Oktober lalu, Menteri Senior Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengaku sudah dihubungi Tesla terkait rencana tersebut.

“Saya baru menelpon Tesla di Amerika, mereka juga tertarik untuk membangun baterai lithium di Indonesia, karena mereka melihat Indonesia memiliki cadangan bijih nikel terbesar di dunia,” jelasnya dilansir TheinsiderStories, Senin (16/11/2020).

Produsen tersebut, lanjutnya, sedang mencari pembangunan pabrik bahan baku baterai lithium di kawasan Indonesian Morowali Industrial Park (IMIP) yang terletak di provinsi Sulawesi Tengah. Tahun lalu, kawasan industri itu mengumpulkan investasi USD5 miliar.

Kawasan tersebut memiliki produksi besi pig nikel berkapasitas dua juta ton dan baja tahan karat 3,5 juta ton. Dengan pembangunan pabrik baru baterai lithium, Indonesia diharapkan bisa memangkas lebih banyak impor demi mengurangi defisit transaksi berjalan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, menilai tindakan tersebut penting untuk membuat Indonesia lebih merdeka.

Luhut menjelaskan, Tesla merupakan salah satu dari beberapa perusahaan yang ingin membangun fasilitas manufaktur baterai di Indonesia. CATL (Contemporary Amperex Technology), produsen baterai terbesar untuk kendaraan listrik di China, tampaknya sedang dalam tahap paling maju dari proyek tersebut, tetapi LG dan Tesla juga terlibat, kata menteri tersebut.

“CATL yang masuk ke Morowali, lalu itu dan LG adalah pemain utamanya. Tesla juga bergabung, tapi seberapa banyak, saya tidak tahu. Saya tidak tahu tentang peran Tesla, karena konsorsium mereka yang mengaturnya,” ungkap Menko Maritim dan Investasi.

Asalkan, dilanjutkan Luhut, fasilitas tersebut benar-benar rusak, pabrik bahan baku baterai lithium Tesla di Indonesia dilaporkan akan selesai dalam waktu sekitar tiga tahun. “Mungkin (jika selesai) dalam tiga tahun ke depan. Baterai saya dalam tiga tahun ke depan akan menjadi lebih baik, mungkin lebih cepat. Saya kira pasti yang terbesar karena kita semua, dan biaya kita lebih murah karena biayanya,” ujarnya.

Pabrik serupa, kata dia, sedang dinegosiasikan untuk dibangun di Karawang, Purwakarta, dan Bekasi, Jawa Barat. Investasi tersebut bisa mendekatkan produk tersebut ke Hyundai Motor Corp., pabrik mobil listrik.

Luhut mengungkapkan, pemerintah sudah bersiap menyambut kedatangan perusahaan aki besar-besaran, termasuk produsen mobil listrik yang berbasis di Silicon Valley. Hal ini sejalan dengan rencana kementerian perindustrian untuk membawa investasi di sektor otomotif sekitar Rp100 triliun (USD7,14 miliar). Target tersebut rencananya akan tercapai dalam lima tahun ke depan.

Menurut dia, sejumlah investor baru sudah tertarik untuk terjun di bidang komponen pendukung EV, seperti baterai. Namun, detail investasinya belum bisa disampaikan karena masih dalam proses pembahasan dengan pihak terkait.

Saat ini, terdapat dua pabrik besar yang siap berinvestasi kendaraan listrik di Indonesia, yakni Hyundai dan Toyota. Total investasi mencapai Rp50 triliun untuk lima tahun ke depan. Bagi Toyota, nilai investasinya mencapai USD2 miliar selama empat tahun ke depan.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download huawei firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free

Related Posts

OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

by Iwan Supriyatna
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pemeriksaannya terhadap penyelenggaran pindar Dana Syariah Indonesia (DSI) menemukan delapan pelanggaran yang...

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

by Hidayat Taufik
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa sistem pemilihan...

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Chatbot kecerdasan buatan Grok milik Elon Musk tidak lagi diizinkan untuk mengedit “gambar orang asli dalam pakaian...

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketika grup K-pop terbesar di dunia ini mengumumkan hiatus pada akhir 2022, BTS sedang berada di puncak...

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ada beberapa hal yang paling dinikmati Arabella Carey Adolfsson sejak tinggal di Swedia, mulai dari memancing di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Kredit dan DPK Tumbuh Dua Digit, Likuiditas Terjaga Dukung Akselerasi Kinerja Bank Mandiri Jelang Tutup Buku 2025

Fundamental Kuat, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp9,3 Triliun

January 14, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved