JAKARTA, Cobisnis.com – Langit mungkin mendung saat Milan Men’s Fashion Week Musim Gugur–Dingin 2026 berlangsung, namun semangat di kota mode Italia itu justru sedang tinggi. Antusiasme publik terdongkrak oleh euforia Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin yang tahun ini digelar di Milan dan Cortina.
Dengan waktu kurang dari tiga minggu menuju pembukaan pesta olahraga dunia tersebut, atmosfer perayaan terasa di seluruh Italia, khususnya Milan. Toko resmi Olimpiade hadir di Piazza Duomo, etalase artistik department store La Rinascente dihiasi tema olahraga musim dingin, hingga pameran khusus tentang olahraga salju digelar di Kastil Sforzesco yang bersejarah.
Dunia fashion mewah pun turut memanfaatkan momentum ini. Ralph Lauren, yang menjadi perancang busana resmi Tim Amerika Serikat, menggelar peragaan busana pria khusus di Milan yang pertama dalam dua dekade terakhir. Sementara itu, Emporio Armani mengadakan mini show di butik mereka, menampilkan koleksi kapsul EA7 yang terinspirasi dari seragam Tim Italia, yang memang mereka tangani sebagai outfitter resmi.
Antusiasme besar juga datang dari Dsquared2, yang musim ini kembali ke catwalk dengan koleksi bertema ski. Koleksi tersebut diperagakan oleh Hudson Williams, bintang serial “Heated Rivalry”, yang kemudian juga terlihat menghadiri peragaan Giorgio Armani.
Meski begitu, kemeriahan pekan mode ini berlangsung di tengah jadwal yang semakin menyusut. Sejumlah merek besar seperti Bottega Veneta dan Jil Sander kini memilih format peragaan gabungan pria dan wanita pada Februari. Pergantian direktur kreatif di Gucci dan Fendi juga membuat dua nama besar tersebut absen dari Milan Men’s Fashion Week kali ini.
Menjelang penutupan acara, kabar duka datang dari industri mode Italia. Valentino Garavani, salah satu pionir fashion dunia, wafat pada usia 93 tahun. Dengan latar belakang haute couture yang ketat dan estetika Italia yang romantis, Valentino dikenal sebagai ikon glamor yang pengaruhnya masih terasa kuat hingga kini.














