JAKARTA, Cobisnis.com – Bintang snowboard Amerika Serikat Chloe Kim mengonfirmasi pada Kamis bahwa ia mengalami dislokasi bahu saat menjalani latihan di Swiss, yang membuat partisipasinya di Olimpiade Musim Dingin 2026 bulan depan menjadi diragukan.
Peraih dua medali emas Olimpiade nomor halfpipe putri itu membagikan video insiden cederanya melalui Instagram. Cedera tersebut terjadi di Laax, Swiss, yang menjadi tuan rumah salah satu ajang penting Piala Dunia akhir pekan depan dalam rangkaian pra-Olimpiade, di mana Kim dijadwalkan tampil.
Dalam video tersebut, Kim terlihat melaju naik di halfpipe sebelum kehilangan keseimbangan dan terjatuh dengan posisi canggung di dinding vertikal lintasan, lalu berhenti di bagian datar.
Dengan nomor halfpipe putri Olimpiade Milan–Cortina dijadwalkan dimulai pada 11 Februari, Kim mengaku belum dapat memastikan apakah dirinya bisa tampil. Ia menyebut akan menjalani pemeriksaan MRI pada Jumat untuk mengetahui tingkat keparahan cedera serta perkiraan waktu pemulihan.
“Saya hanya mencoba tetap sangat optimistis,” kata Kim dalam unggahan Instagram tersebut. Atlet yang membidik emas Olimpiade ketiganya secara beruntun itu menambahkan bahwa ia merasa performa snowboarding-nya sedang berada di level yang sangat baik. “Begitu saya dinyatakan pulih dan siap bertanding, saya yakin akan baik-baik saja.”
Kim juga mengungkapkan bahwa meski rasa sakit tidak terlalu parah dan bahunya masih memiliki rentang gerak, kekhawatiran terbesarnya adalah sendi bahu tersebut kembali terlepas sesuatu yang ia akui sudah sempat terjadi sejak cedera awal.
Meski mengalami pasang surut emosi, Kim menegaskan dirinya berusaha tetap berpikir positif. “Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah beristirahat dan melakukan segala cara untuk bisa kembali secepat mungkin. Terima kasih atas dukungan kalian semua dalam perjalanan yang penuh tantangan ini,” tulisnya.
Cedera ini menjadi pukulan besar bagi atlet superstar tersebut. Chloe Kim meraih emas Olimpiade pertamanya di PyeongChang 2018 saat berusia 17 tahun, menjadikannya perempuan termuda yang memenangkan emas halfpipe. Ia kemudian kembali meraih emas di Beijing 2022, sekaligus menjadi perempuan pertama yang memenangkan dua emas Olimpiade di nomor tersebut.
Jika juara dunia tiga kali itu pulih tepat waktu dan mampu tampil dalam kondisi terbaik, Kim tetap menjadi favorit kuat untuk mempertahankan gelarnya bulan depan dan mencatat sejarah sebagai peraih tiga medali emas Olimpiade.














