• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, February 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Asuransi

Catat Pendapatan Kontribusi Bruto Rp3,7 Triliun, Prudential Indonesia Tetap Pimpin Industri Asuransi Jiwa Syariah

Rizki Meirino by Rizki Meirino
May 19, 2020
in Asuransi
0
Prudential Indonesia Kasih Perlindungan Jiwa untuk Relawan dan Tenaga Medis COVID-19

Cobisnis.com-Jakarta, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) hari
ini melaporkan kinerja unit syariah yang sehat di sepanjang 2019, sekaligus menegaskan
kembali kepemimpinannya di industri asuransi jiwa syariah melalui pendapatan kontribusi
bruto sebesar Rp3,7 triliun, tertinggi di industri.1 Unit syariah Prudential Indonesia juga
mampu mempertahankan total aset yang stabil sebesar Rp9,1 triliun.

Selain itu, Dana
Tabarru tercatat meningkat dari Rp770M di 2018 menjadi Rp887M di 2019, dengan
pertumbuhan mencapai 15%.
Perusahaan juga tetap mempertahankan tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) yang
kuat dengan mencatatkan tingkat solvabilitas dari Dana Tabarru sebesar 2.581%, lebih
dari 20 kali lipat dari batas minimum yang ditetapkan regulator, dan tingkat solvabilitas
dari Dana Perusahaan sebesar 7.300%, lebih dari 60 kali lipat dari batas minimum yang
ditetapkan regulator.

Hasil positif ini berhasil kami capai berkat kepercayaan nasabah yang
terus meningkat dalam 13 tahun terakhir, serta berkat kerja keras para tenaga pemasar
berlisensi syariah Prudential Indonesia yang berjumlah lebih dari 114.000 orang, terbesar
di industri2.

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia mengatakan, “Indonesia
berpotensi untuk menjadi pemimpin ekonomi syariah global, dengan jumlah populasi
Muslim yang merupakan salah satu terbesar di dunia dan didukung oleh kesamaan
beberapa nilai syariah dengan nilai kehidupan budaya orang Indonesia. Untuk membantu
mewujudkan hal tersebut, sejak 13 tahun lalu kami mendirikan unit syariah dan terus
berupaya menjadi kontributor terkemuka yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi
syariah Indonesia. Dalam mewujudkan aspirasi tersebut, kami menerapkan prinsip “Sharia
for all” atau “Syariah untuk Semua” dan menghadirkan produk asuransi jiwa syariah dapat
diterima oleh lebih banyak lapisan masyarakat Indonesia, senantiasa melakukan inovasi
produk dan saluran pemasaran, edukasi ke publik yang lebih luas melalui kemitraan
dengan lebih banyak pihak, serta meningkatkan profesionalisme dan kapabilitas tenaga
pemasar.”

Nini Sumohandoyo, Sharia, Government Relations and Community Investment
Director Prudential Indonesia mengatakan, “Prinsip-prinsip asuransi syariah, di
antaranya tolong menolong dan saling berderma untuk saling berbagi dan menanggung
risiko sebagai antisipasi bila terjadi musibah, senantiasa relevan dengan ciri gotong royong
khas masyarakat Indonesia, dan kami berharap, prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan
untuk membantu mereka yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Di Prudential sendiri,
kontribusi kami untuk membantu masyarakat berfokus pada 3 aspek, yaitu kesehatan,
ekonomi, dan sosial. Untuk aspek kesehatan, misalnya, kami tetap memberikan
perlindungan meskipun COVID-19 telah berstatus pandemi global dan bencana nasional.

Selain itu, 95% karyawan kami juga bekerja dari rumah, namun kami tetap
mempertahankan kualitas layanan kepada peserta. Untuk aspek ekonomi, kami tetap membuka proses perekrutan tenaga pemasar secara digital yang diikuti ribuan orang.
Untuk aspek sosial, kami difasilitasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk
memberikan perlindungan asuransi jiwa bagi lebih dari 500 tenaga relawan dan medis
yang berada di garis depan membantu penanganan pandemi COVID-19.”
Afdhal Aliasar, Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal
Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mengungkapkan,
“Didukung dengan jumlah populasi Muslim yang mencapai lebih dari 87%3, ekonomi
berbasis syariah dapat membangun kesejahteraan masyarakat Indonesia. Lebih lanjut lagi,
sistem dan value dari ekonomi & keuangan syariah dan juga sangat memperhatikan
ketahanan ekonomi dan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan terus
mempromosikan pembagian risiko (risk sharing) dan integrasi antara keuangan komersial
dan sosial, maka kehadiran ekonomi & keuangan syariah menjadi sesuatu yang sangat
penting dalam memastikan ketahanan ekonomi dan inklusi, terutama di masa pandemi
ini.”
Untuk lebih mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat akan solusi
perlindungan jiwa berbasis syariah, awal tahun ini Prudential Indonesia mengadakan survei
yang melibatkan 5.000 responden di 20 kota besar di Indonesia, dan berasal dari keluarga
kelas menengah ke atas yang berusia 25 sampai 50 tahun. Beberapa hasil dari survei ini
adalah pemahaman masyarakat Indonesia terhadap asuransi jiwa syariah berada di level
39%, atau meningkat sebesar 8% dari periode riset sebelumnya di tahun 2016. Dengan
meningkatnya literasi produk syariah, minat masyarakat Indonesia untuk membeli produk
asuransi jiwa syariah di masa mendatang juga meningkat menjadi 58% atau tumbuh 18%
dari periode riset sebelumnya. Hampir separuh dari peminat produk asuransi jiwa syariah
berasal dari generasi milenial (usia 25 hingga 34 tahun).

Survei juga mengungkap bahwa Indonesia memiliki potensi bisnis baru asuransi jiwa
syariah untuk tiga tahun ke depan senilai Rp9,6 triliun, di mana 19%-nya berasal dari
konsumen Non-Muslim. Manfaat asuransi kesehatan akan terus menjadi primadona bagi
industri asuransi jiwa syariah di Indonesia, diikuti dengan asuransi kecelakaan diri dan
pendidikan.

“Hasil survei tersebut semakin menambah keyakinan kami akan potensi yang dimiliki
Indonesia untuk produk asuransi jiwa syariah. Kedepannya, kami akan terus memperkuat
posisi kami di industri dengan terus menambah jumlah tenaga pemasar, menambah
kemitraan, baik dengan bank maupun non-bank, membangun kemitraan untuk
mengembangkan layanan digital syariah, serta mempromosikan unit syariah melalui
aplikasi kesehatan digital Pulse by Prudential,” ujar Jens.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
Tags: Cobisniscobisnis & bisnisprudential indonesiaPrudential syariah

Related Posts

Sambut Ramadan 1447 H dengan Doa dan Niat yang Lebih Baik

Sambut Ramadan 1447 H dengan Doa dan Niat yang Lebih Baik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Umat Muslim di seluruh dunia kini menantikan datangnya bulan suci Ramadhan, waktu istimewa yang setiap tahun menghadirkan...

Sambut Ramadan dengan Kata-kata Baik yang Menguatkan Hati dan Silaturahmi

Sambut Ramadan dengan Kata-kata Baik yang Menguatkan Hati dan Silaturahmi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, umat Islam di Indonesia mulai bersiap secara spiritual untuk memasuki...

Data Badan Pusat Statistik: Makin Tinggi Pendidikan, Makin Besar Gaji Pekerja

Data Badan Pusat Statistik: Makin Tinggi Pendidikan, Makin Besar Gaji Pekerja

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tingkat pendidikan masih menjadi faktor penting yang menentukan peluang kerja dan besaran penghasilan pekerja di Indonesia. Semakin...

Sidang Isbat Malam Ini Tentukan Awal Puasa, Ramadan Bisa Mulai Besok

Sidang Isbat Malam Ini Tentukan Awal Puasa, Ramadan Bisa Mulai Besok

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Agama menggelar sidang isbat penentuan 1 Ramadan 1447 H/2026 M hari ini untuk memastikan awal bulan...

Singapura Mau Wajibkan Peluang Isi Blind Box Dibuka, Sistem Untung-untungan Disorot

Singapura Mau Wajibkan Peluang Isi Blind Box Dibuka, Sistem Untung-untungan Disorot

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Singapura bersiap menetapkan aturan penjualan blind box setelah otoritas setempat meninjau sistem pemasaran mainan koleksi tersebut....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bripka Alexander Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Lalu Lintas yang Menewaskan Anak Usia 13 Tahun di Lubuklinggau

Bripka Alexander Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Lalu Lintas yang Menewaskan Anak Usia 13 Tahun di Lubuklinggau

January 20, 2024
Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

February 16, 2026
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Ada Promo Tiket Pesawat Murah di Ulang Tahun ke-75 Garuda Indonesia

Ada Promo Tiket Pesawat Murah di Ulang Tahun ke-75 Garuda Indonesia

January 20, 2024
Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

Panduan Lengkap Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh dan Harian Sesuai Pendapat Ulama

February 17, 2026
Hilal Masih di Bawah Ufuk! Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari

Hilal Masih di Bawah Ufuk! Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari

February 17, 2026
Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

February 17, 2026
Pengamatan Hilal di Jakarta

Pengamatan Hilal di Jakarta

February 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved