• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Budi Darmawan Klarifikasi Keterlibatan PT Djarum dalam Proyek IKN

Saeful Imam by Saeful Imam
January 6, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Budi Darmawan Klarifikasi Keterlibatan PT Djarum dalam Proyek IKN

Smart City IKN yang pembangunan infrastrtukrnya masih terhambat

JAKARTA, Cobisnis.com – Corporate Communication Manager PT Djarum, Budi Darmawan, menegaskan bahwa Djarum tidak terlibat dari awal dalam Konsorsium Nusantara yang dipimpin oleh Sugianto Kusuma atau Aguan. Menurut Budi, keterlibatan perusahaan dalam proyek IKN terfokus pada program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan membangun taman botani sebagai ruang publik non-profit di IKN.

“Berdasarkan informasi yang kami miliki, Djarum terlibat dalam pengembangan dan pembangunan taman botani di IKN. Ini bukan dalam hal investasi, melainkan merupakan program CSR kami,” jelas Budi saat dihubungi Kompas.com pada hari Kamis, 4 Januari 2024. Saat ini, proyek taman botani Djarum masih dalam tahap perencanaan dengan target groundbreaking yang masih akan dijadwalkan.

Sementara Konsorsium Nusantara, sebelumnya dikenal sebagai Konsorsium ASG, sedang membangun kawasan terpadu di IKN senilai Rp 20 triliun.

Pada awalnya, nama Djarum termasuk dalam daftar 10 investor yang diungkapkan oleh Otorita IKN (OIKN) dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, pada hari Senin, 18 September 2023. Sepuluh investor tersebut mencakup ASG yang dimiliki oleh Aguan, Salim Group milik Anthony Salim, Sinarmas milik Franky Wijaya, Pulauintan milik Pui Sudarto, dan Djarum milik Budi Hartono. Selain itu, Wings Group milik William Katuari, Adaro milik TP Rahmat/Boy Tohir, Barito Pacific milik Prajogo Pangestu, Mulia Group milik Eka Tjandranegara, dan Astra milik Jardine Cycle & Carriage Limited (50,11 persen) dan publik (49,89 persen).

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono, menjelaskan bahwa komposisi perusahaan dalam konsorsium merupakan hal internal konsorsium. “Tingkat keterlibatan dalam proyek pembangunan di IKN dapat berubah-ubah sesuai dengan jenis kebutuhan pembangunan. Pembagian peran antara perusahaan merupakan wewenang internal konsorsium. Secara proyek demi proyek,” kata Agung.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download redmi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: djarum grup IKNDjarum tak terlibat IKNProyek IKN Aguan

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved