JAKARTA, Cobisnis.com – PT TASPEN (Persero) menerima kunjungan benchmark dari Bank Kalsel terkait penyelenggaraan kearsipan sebagai bagian dari upaya berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam tata kelola arsip. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026, di Kantor Pusat PT TASPEN (Persero).
Kunjungan ini menjadi wujud komitmen bersama antarinstansi dalam memperkuat sinergi guna mewujudkan pengelolaan arsip yang tertib, aman, dan berkelanjutan. Rombongan Bank Kalsel diterima langsung oleh Kepala Unit Kearsipan sekaligus Corporate Communication & Media Relations TASPEN, Rizky Bachrudin.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menegaskan bahwa pengelolaan arsip memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan perusahaan. Menurutnya, manajemen kearsipan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dokumen, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menjaga akuntabilitas dan keberlanjutan korporasi.
“Melalui kegiatan benchmark ini, TASPEN berbagi pengalaman dalam mengelola arsip agar tidak hanya tersimpan dengan baik, tetapi juga mudah diakses serta terlindungi keamanannya sesuai standar Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI),” ujar Henra.
Dalam kesempatan tersebut, delegasi Bank Kalsel mempelajari secara mendalam siklus hidup arsip yang diterapkan di TASPEN, mulai dari penciptaan hingga penyusutan arsip. Pembahasan juga mencakup penerapan tanda tangan elektronik (TTE) dalam tata naskah dinas, serta proses alih media dan perekaman arsip digital untuk mendukung layanan operasional.
Selain sesi diskusi, tim Bank Kalsel turut meninjau langsung Record Center TASPEN yang mengelola beragam aset informasi, mulai dari dokumen fisik, cetak biru (blueprint), hingga jenis arsip lainnya. Unit Kearsipan TASPEN secara konsisten melakukan penyempurnaan sistem pengelolaan arsip guna memastikan keamanan dan keselamatan arsip tetap terjaga sesuai ketentuan ANRI.
TASPEN juga secara rutin berkoordinasi dengan ANRI, khususnya dalam pelaksanaan pemusnahan arsip. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, PT TASPEN (Persero) telah memusnahkan sebanyak 833.423 arsip sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah sekaligus pilar penting dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance).
Melalui kegiatan benchmark ini, TASPEN menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan sebagai bagian dari upaya mendukung layanan yang andal serta memastikan perlindungan data peserta. Komitmen tersebut sejalan dengan visi dan misi TASPEN sebagai perusahaan asuransi sosial dan dana pensiun yang unggul, terpercaya, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan tertata.














