• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

B20 TF ESC Hasilkan Potensi Proyek Lebih dari USD 11,5 Miliar

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
November 20, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
B20 TF ESC Hasilkan Potensi Proyek Lebih dari USD 11,5 Miliar

JAKARTA,Cobisnis.com – Task Force Energy, Sustainability and Climate Business 20 (TF ESC-B20) atau Satuan Tugas Energi, Keberlanjutan dan Perubahan Iklim dalam konferensi B20, berhasil menelurkan hasil yaitu nilai potensi proyek sebesar lebih dari 11,5 miliar dolar AS.

“Diskusi antara pemangku kepentingan dalam TF ESC-B20 memiliki tujuan untuk mencari implementasi paling realistis dari transisi energi yang berkelanjutan dengan konsep kemandirian energi,” kata Chairman TF ESC-B20, Nicke Widyawati.

B20 Summit berlangsung dari tanggal 13-14 November 2022, di Bali. Tugas atau misi utama dari TF-ESC B20 adalah yang pertama percepatan penggunaan energi baru terbarukan di seluruh dunia.

Kedua adalah Memastikan Transisi energi yang adil dan terjangkau. Dan yang terakhir adalah meningkatkan keamanan energi.

Dari tiga pembahasan utama tersebut memunculkan pembicaraan mengenai kerja sama global lintas negara yang lebih dikembangkan baik di negara maju serta berkembang.

TF ESC juga berperan sebagai katalisator dalam kerja sama global dengan capaian perjanjian kerja sama sebanyak 38 kesepakatan dari lintas negara. Sebanyak 11 negara setidaknya terlibat dalam proses “business action” dalam mewujudkan percepatan proyek rendah karbon dengan total nilai proyek lebih dari 11,5 miliar dolar AS.

Tindakan implementasi lainnya adalah TF ESC sebagai ajang keselarasan bisnis secara global. Sebanyak 12 peluang kerja sama lintas negara terwujud usai ajang B20 terselenggara.

Dari peluang kerja sama tersebut sebanyak 5 bisnis terjalin kesepakatan dalam ajang tersebut dalam upaya penurunan proyek rendah karbon.

Aksi bisnis lainnya yang tercapai adalah dua kolaborasi investasi bisnis terjalin dalam konferensi B20.

Secara umum TF ESC B20 berfungsi sebagai jembatan bagi negara yang ingin mencapai kesepakatan bersama pada isu transisi energi secara global. Satuan tugas ESC B20 memberikan pemahaman kerja sama bagi negara yang tengah melalui masa transisi energi dengan negara yang memiliki sumber energi fosil melimpah, seperti Arab Saudi misalnya. Upaya nyata dari TF ESC atas menjembatani pemahaman transisi energi adalah adanya pengembangan teknologi Carbon Captures Utilization Storage (CCUS). CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage) merupakan teknologi yang bisa menangkap Karbon Dioksida yang telah terlepas ke atmosfer. Sehingga energi bersih diupayakan bisa tercapai dengan langkah ini.

Selanjutnya, fungsi dan visi kedua adalah TF ESC sebagai akselerator/katalis untuk mewujudkan agenda-agenda global, misalnya NZE, transisi energi dan lainnya. NET Zero Emission (NZE) atau netralitas karbon tahun 2060 menjadi agenda kerja dan proses berkelanjutan untuk transisi penggunaan energi. Dari energi fosil yang polutif ke energi bersih, minim emisi, dan ramah lingkungan hasil dari pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Menindaklanjuti langkah tujuan dari konferensi besar tersebut, PT Pertamina Group, Indonesia menjadi aktor utama penyelenggara perhelatan puncak Konferensi Tingkat Tinggi Government 20 (KTT-G20), Task Force Energy, Sustainability and Climate Business 20 (TF ESC-B20) dan siap mengawal 3 (tiga) rekomendasi utama yang membahas intensif oleh 152 peserta dari 25 negara perwakilan.

Tiga rekomendasi final dari TF ESC-B20 yang dimaksud yakni pertama, mempercepat transisi ke penggunaan energi berkelanjutan dengan mengurangi intensitas karbon dari penggunaan energi. Kedua, memastikan transisi yang berkeadilan dan terjangkau, dan ketiga, meningkatkan akses serta kemampuan konsumen untuk mengonsumsi energi bersih juga modern. Nicke Widyawati yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) menjelaskan poin utamanya adalah Indonesia mendukung dekarbonisasi industri akan mempercepat emisi nol bersih yang ditargetkan tahun 2060 atau lebih cepat.

Secara umum peserta B20 TF ESC berasal dari berbagai perusahaan belahan dunia, peserta dari Indonesia antara lain Pertamina, Vale Indonesia, EMITS, Jababeka, WIKA, Pupuk Indonesia, Indonesia Stock Exchange, Grab Indonesia, Astra Agro Lestari, WIMA, Krakatau Steel, Unilever Indonesia, Badak NGL, Indonesia Battery Corp, L’oreal Indonesia, dan Hitachi Astemo Indo.

Sedangkan dari belahan Asia Timur dan Asia Tenggara adalah Japan (JBIC, NYK, Tepco, Inpex, Chiyoda, JOGMEC, Mitsubishi, MHI), China (Sepco, CATL, Zheijang Huayou Cobalt), Korea (KIS), serta Singapore (Ignis, Cobalt). Salah satu kesepakatan kerja sama juga terjalin mengenai “Pra-Studi Kelayakan Terkait Pengembangan E-Methane” antara PT Pertamina dengan IHI Corp. dari Jepang guna menuju industri rendah karbon.

Kemudian dari Amerika Utara diikuti oleh Exxon mobil, Chevron dan Ormat. Selanjutnya dari Timur Tengah Saudi Arabia (Saudi Aramco, ACWA Power), dan UAE (Masdar, ADNOC).

Tidak ketinggalan diikuti juga dari perusahaan asal benua biru Eropa, yaitu, Turkiye (BOTAS), Netherland (Pondera), Spain (Semba Corp), France (Schlumberger).

Tiga rumusan dari TF ESC (mempercepat transisi ke penggunaan energy berkelanjutan dengan mengurangi intensitas karbon dari penggunaan energi, memastikan transisi yang berkeadilan dan terjangkau, serta meningkatkan akses) sejalan dengan fokus isu strategis Presidensi G20 dan target Sustainable Development Goals (SDGs).

Nicke Widyawati juga sempat memberikan pesan secara lugas, mengemukakan bahwa upaya pencegahan pemanasan global serta perubahan iklim, adalah hal yang sangat kompleks. Upaya besar-besaran ini membutuhkan perubahan skala global, termasuk mengubah teknologi yang sudah jamak, pasar keuangan dan produk, rantai pasokan, model bisnis, kerangka tata kelola, serta pertimbangan ekonomi politik yang mengakar dengan baik.

Dan juga tidak kalah pentingnya agar transisi energi tidak menjadi hambatan bagi agenda pembangunan yang tengah dicanangkan di negara-negara berkembang dunia, di mana tentu saja kekuatan ekonomi pendanaan berada di bawah negara-negara maju, dalam hal pendapatan per kapita, konsumsi energi dan emisi.

Ini adalah tantangan dan hal-hal yang menjadi pertimbangan dan tujuan dari Satuan Tugas Energi, Keberlanjutan dan Iklim.

Negara-negara maju lebih terdepan dalam transisi energi karena kekuatan kerangka pemerintahan, kapasitas kelembagaan, pengembangan pasar dan kapasitas keuangan. Sedangkan negara berkembang kekurangan satu atau lebih kekuatan tersebut. Mengatasi ini, Nicke memberikan solusi peningkatan kerja sama global dalam pengembangan kapasitas serta menggandakan dukungan keuangan tahunan untuk negara-negara berkembang. “Tanpa kolaborasi ini adalah tantangan berat bagi negara maju, dalam hal pendanaan transisi energi,” katanya.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: B20 TF esccobisnis.com

Related Posts

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Guru Besar IPB Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tidak Membebani Pendidikan

by Dwi Natasya
January 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik menyusul anggapan bahwa kebijakan tersebut berpotensi membebani sektor...

Persija Tundukkan Madura United 2-0 Lewat Dua Penalti di GBK

Persija Tundukkan Madura United 2-0 Lewat Dua Penalti di GBK

by Hidayat Taufik
January 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persija Jakarta berhasil mengamankan tiga poin saat menjamu Madura United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026. Bermain...

Netzme Hadirkan Game “Gang Dagang” untuk Tingkatkan Literasi Keuangan UMKM di NumoFest

Netzme Hadirkan Game “Gang Dagang” untuk Tingkatkan Literasi Keuangan UMKM di NumoFest

by Dwi Natasya
January 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Nusantara Modest Fashion Festival (NumoFest) memasuki pekan kedua dengan penyelenggaraan serentak di empat kota, yakni Gandaria City...

Mantan Pemain Profesional Hampir Tampil Untuk Alabama, Potret Absurdnya Olahraga Kampus

Mantan Pemain Profesional Hampir Tampil Untuk Alabama, Potret Absurdnya Olahraga Kampus

by Zahra Zahwa
January 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jika Charles Bediako benar-benar bermain untuk tim basket Alabama melawan Tennessee pada Sabtu malam, hal itu bukan...

Kesepakatan Masa Depan TikTok Di AS Akhirnya Resmi Ditutup

Kesepakatan Masa Depan TikTok Di AS Akhirnya Resmi Ditutup

by Zahra Zahwa
January 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kesepakatan untuk mengamankan masa depan TikTok di Amerika Serikat akhirnya resmi ditutup. Perusahaan patungan yang mengakuisisi aset...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Astra International

Anak Usaha UNTR Terseret Isu Pencabutan Izin, Astra Angkat Bicara

January 23, 2026
PT United Tractors Tbk (UNTR).

Izin Agincourt Dicabut Prabowo, UNTR: Belum Ada Surat Resmi

January 23, 2026
Saham Konglomerat Jatuh Berjamaah, Efek Jelang MSCI Februari?

Saham Konglomerat Jatuh Berjamaah, Efek Jelang MSCI Februari?

January 23, 2026
Ini Faktor yang Bikin Saham Bisa Longsor ARB di Pasar Modal

BUMI dan DEWA Koreksi Dalam, Masih Berpeluang Masuk MSCI?

January 23, 2026
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Guru Besar IPB Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tidak Membebani Pendidikan

January 23, 2026
Persija Tundukkan Madura United 2-0 Lewat Dua Penalti di GBK

Persija Tundukkan Madura United 2-0 Lewat Dua Penalti di GBK

January 23, 2026
Netzme Hadirkan Game “Gang Dagang” untuk Tingkatkan Literasi Keuangan UMKM di NumoFest

Netzme Hadirkan Game “Gang Dagang” untuk Tingkatkan Literasi Keuangan UMKM di NumoFest

January 23, 2026
Mantan Pemain Profesional Hampir Tampil Untuk Alabama, Potret Absurdnya Olahraga Kampus

Mantan Pemain Profesional Hampir Tampil Untuk Alabama, Potret Absurdnya Olahraga Kampus

January 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved