JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat menghentikan seluruh bantuan kepada Pemerintah Somalia setelah muncul tuduhan bahwa sejumlah pejabat Somalia menyita dan merusak gudang milik World Food Programme (WFP) yang berisi bantuan pangan hasil pendanaan AS.
Melalui unggahan di media sosial pada Rabu (8/1/2026), pemerintahan Presiden Donald Trump menyebut bahwa sekitar 76 metrik ton bantuan makanan yang diperuntukkan bagi warga Somalia yang membutuhkan telah disita secara ilegal oleh otoritas setempat. Gudang penyimpanan bantuan tersebut dilaporkan dihancurkan meskipun berisi bantuan kemanusiaan penting.
Pernyataan itu disampaikan melalui akun resmi yang mewakili Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Bantuan Luar Negeri, Kemanusiaan, dan Kebebasan Beragama. Dalam keterangannya, pemerintah AS menegaskan memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap pemborosan, pencurian, maupun pengalihan bantuan kemanusiaan yang bersifat menyelamatkan nyawa.
Hingga saat ini, pihak Pemerintah Somalia belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut.
Langkah penghentian bantuan ini dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintahan Trump dalam beberapa bulan terakhir. Selain memangkas bantuan kemanusiaan ke luar negeri, Trump juga meningkatkan retorika keras terhadap komunitas Somalia, baik di dalam negeri AS maupun di Somalia.
Sejak kembali menjabat pada 2025, pemerintahan Trump tercatat memperketat kebijakan imigrasi terhadap warga Somalia serta meningkatkan serangan udara terhadap kelompok bersenjata di wilayah Somalia. Dalam beberapa kesempatan, Trump juga melontarkan pernyataan kontroversial yang menyudutkan warga Somalia di Amerika Serikat.
Sebelumnya, pemerintahan Presiden Joe Biden diketahui mengucurkan bantuan senilai sekitar 770 juta dolar AS untuk Somalia, meski hanya sebagian kecil yang disalurkan langsung melalui pemerintah setempat.
Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa bantuan dapat kembali diberikan, namun dengan syarat Pemerintah Federal Somalia mengakui kesalahan, bertanggung jawab atas insiden tersebut, serta mengambil langkah perbaikan yang jelas.














