JAKARTA, Cobisnis.com – Banjir yang melanda Desa Cijayanti dan Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (11/2/2026), kini mulai surut. Kondisi wilayah perlahan kembali kondusif setelah intensitas hujan di kawasan hulu menurun.
Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras di daerah hulu yang memicu meluapnya Kali Cijayanti dan Kali Cisarapati. Luapan air tersebut tidak hanya menggenangi permukiman warga, tetapi juga menyeret material lumpur serta bebatuan ke jalan utama dan lingkungan perumahan.
Mobil Terseret Arus, Jalan Perumahan Tertutup Material
Salah satu kejadian yang menjadi sorotan publik adalah sebuah mobil abu-abu yang terseret arus banjir di kawasan perumahan Desa Cijayanti. Kendaraan yang sedang terparkir itu hanyut hingga belasan meter dan mengalami kerusakan pada bagian belakang.
Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, memastikan bahwa peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
“Mobil sedang parkir di perumahan Cijayanti dan terseret arus. Alhamdulillah tidak ada korban, situasi aman,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menyampaikan bahwa banjir berasal dari anak sungai di kawasan perumahan yang tidak mampu menampung debit air.
“Luapan air membawa lumpur dan bebatuan hingga menutup akses jalan perumahan. Kondisi ini masih membutuhkan penanganan lanjutan dari instansi terkait,” ujarnya.
Akses ke Kediaman Presiden Sempat Terhambat
Banjir juga berdampak pada jalur nasional yang mengarah ke kawasan Bojong Koneng, termasuk akses menuju kediaman Presiden Prabowo Subianto. Genangan air sempat mengganggu arus lalu lintas dan mobilitas warga.
Namun, Kasi Pemerintahan Kecamatan Babakan Madang, Wahyudi, menyatakan bahwa penanganan cepat telah dilakukan dan jalur tersebut sudah kembali normal.
“Akses jalur nasional sudah bisa dilalui kembali sejak Rabu sekitar pukul 17.30 WIB setelah air surut,” jelasnya.
Menurut Wahyudi, banjir di Desa Cijayanti merendam wilayah Kampung Cicerewed, sementara di Bojong Koneng genangan terjadi di kawasan Perumahan Citra. Ia menegaskan bahwa banjir tersebut murni disebabkan kiriman air dari hulu yang melebihi kapasitas sungai.













