• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Pertimbangkan Serangan Besar Baru Ke Iran Setelah Negosiasi Nuklir Buntu

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 30, 2026
in News
0
Trump Pertimbangkan Serangan Besar Baru Ke Iran Setelah Negosiasi Nuklir Buntu

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah mempertimbangkan serangan militer besar baru terhadap Iran setelah pembicaraan awal antara Washington dan Teheran terkait pembatasan program nuklir dan produksi rudal balistik Iran tidak menunjukkan kemajuan signifikan.

Menurut sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, ancaman terbaru Trump memicu kemarahan Iran. Teheran berjanji akan memberikan respons langsung terhadap setiap aksi militer AS. Bahkan, salah satu penasihat utama Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengancam akan menargetkan Israel jika serangan benar-benar dilakukan.

Situasi ini menandai pergeseran cepat fokus kebijakan pemerintahan AS terhadap Iran. Hanya beberapa pekan lalu, Trump sempat mempertimbangkan aksi militer yang ia bingkai sebagai bentuk dukungan terhadap gelombang protes nasional di Iran, yang saat itu dibalas dengan tindakan keras aparat keamanan hingga menewaskan ratusan orang.

Pada Rabu, Trump menulis di Truth Social, mendesak Iran untuk kembali ke meja perundingan guna mencapai “kesepakatan yang adil dan setara – TANPA SENJATA NUKLIR.” Ia memperingatkan bahwa serangan AS berikutnya ke Iran “akan jauh lebih buruk” dibandingkan serangan musim panas lalu, ketika militer AS menghantam tiga fasilitas nuklir Iran.

Opsi yang kini dipertimbangkan Trump meliputi serangan udara terhadap para pemimpin Iran, pejabat keamanan yang diduga bertanggung jawab atas pembunuhan demonstran, hingga fasilitas nuklir dan institusi pemerintahan Iran. Meski demikian, Trump belum mengambil keputusan final, namun menilai opsi militernya kini lebih luas setelah kehadiran kelompok kapal induk AS di kawasan.

Kapal induk USS Abraham Lincoln Carrier Strike Group telah memasuki Samudra Hindia dan terus bergerak mendekati Iran, yang dapat mendukung operasi militer potensial sekaligus melindungi sekutu regional dari kemungkinan serangan balasan Iran.

Sebelumnya, AS dan Iran sempat bertukar pesan melalui diplomat Oman serta komunikasi antara utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Namun, rencana pertemuan langsung tak pernah terwujud dan negosiasi serius belum terjadi seiring meningkatnya ancaman militer AS.

AS kini menuntut sejumlah prasyarat untuk perundingan, termasuk penghentian permanen pengayaan uranium, pembatasan program rudal balistik Iran, serta penghentian dukungan terhadap kelompok proksi di kawasan. Permintaan pembatasan jangkauan rudal balistik menjadi titik buntu utama, terutama karena kekhawatiran Israel.

Di tengah ketegangan ini, AS terus memperkuat kehadiran militernya dengan memindahkan sistem pertahanan udara, termasuk Patriot dan rencana pengerahan sistem THAAD. Angkatan Udara AS juga akan menggelar latihan udara multihari di Timur Tengah.

Iran menegaskan kesiapan militernya. Araghchi memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran siap merespons “segera dan kuat” terhadap setiap agresi. Penasihat Khamenei, Ali Shamkhani, bahkan menyebut serangan militer sebagai awal perang dan mengancam respons “belum pernah terjadi sebelumnya” dengan menyebut Tel Aviv sebagai target.

Meski laporan intelijen AS menyebut rezim Iran berada dalam posisi terlemah secara historis, para analis menilai serangan penentu yang menjatuhkan rezim tetap sulit dilakukan. Pemerintah AS menyadari kompleksitas situasi ini, sementara sekutu utama AS seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah menolak penggunaan wilayah dan ruang udara mereka untuk operasi militer terhadap Iran.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download lenevo firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: ASIrancobisnis.comDonaldTrumpNuklirIran

Related Posts

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan keluhan kepada DPR terkait belum adanya kepastian dari Kementerian Agraria dan...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ajang Emmy Awards ke-78 menghadirkan sejumlah kejutan dan catatan sejarah. Salah satu sorotan utama datang dari serial...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Keuangan menggelar serah terima jabatan Menteri Keuangan pada Selasa (15/9/2026) di Jakarta. Dalam agenda tersebut, Purbaya...

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

September 15, 2026
Pisang - pexels/Alleksana

Tingkat Kematangan Pisang Mempengaruhi Gula dan Serat

September 15, 2026
Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved