• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Pertimbangkan Serangan Besar Baru Ke Iran Setelah Negosiasi Nuklir Buntu

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 30, 2026
in News
0
Trump Pertimbangkan Serangan Besar Baru Ke Iran Setelah Negosiasi Nuklir Buntu

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah mempertimbangkan serangan militer besar baru terhadap Iran setelah pembicaraan awal antara Washington dan Teheran terkait pembatasan program nuklir dan produksi rudal balistik Iran tidak menunjukkan kemajuan signifikan.

Menurut sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, ancaman terbaru Trump memicu kemarahan Iran. Teheran berjanji akan memberikan respons langsung terhadap setiap aksi militer AS. Bahkan, salah satu penasihat utama Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengancam akan menargetkan Israel jika serangan benar-benar dilakukan.

Situasi ini menandai pergeseran cepat fokus kebijakan pemerintahan AS terhadap Iran. Hanya beberapa pekan lalu, Trump sempat mempertimbangkan aksi militer yang ia bingkai sebagai bentuk dukungan terhadap gelombang protes nasional di Iran, yang saat itu dibalas dengan tindakan keras aparat keamanan hingga menewaskan ratusan orang.

Pada Rabu, Trump menulis di Truth Social, mendesak Iran untuk kembali ke meja perundingan guna mencapai “kesepakatan yang adil dan setara – TANPA SENJATA NUKLIR.” Ia memperingatkan bahwa serangan AS berikutnya ke Iran “akan jauh lebih buruk” dibandingkan serangan musim panas lalu, ketika militer AS menghantam tiga fasilitas nuklir Iran.

Opsi yang kini dipertimbangkan Trump meliputi serangan udara terhadap para pemimpin Iran, pejabat keamanan yang diduga bertanggung jawab atas pembunuhan demonstran, hingga fasilitas nuklir dan institusi pemerintahan Iran. Meski demikian, Trump belum mengambil keputusan final, namun menilai opsi militernya kini lebih luas setelah kehadiran kelompok kapal induk AS di kawasan.

Kapal induk USS Abraham Lincoln Carrier Strike Group telah memasuki Samudra Hindia dan terus bergerak mendekati Iran, yang dapat mendukung operasi militer potensial sekaligus melindungi sekutu regional dari kemungkinan serangan balasan Iran.

Sebelumnya, AS dan Iran sempat bertukar pesan melalui diplomat Oman serta komunikasi antara utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Namun, rencana pertemuan langsung tak pernah terwujud dan negosiasi serius belum terjadi seiring meningkatnya ancaman militer AS.

AS kini menuntut sejumlah prasyarat untuk perundingan, termasuk penghentian permanen pengayaan uranium, pembatasan program rudal balistik Iran, serta penghentian dukungan terhadap kelompok proksi di kawasan. Permintaan pembatasan jangkauan rudal balistik menjadi titik buntu utama, terutama karena kekhawatiran Israel.

Di tengah ketegangan ini, AS terus memperkuat kehadiran militernya dengan memindahkan sistem pertahanan udara, termasuk Patriot dan rencana pengerahan sistem THAAD. Angkatan Udara AS juga akan menggelar latihan udara multihari di Timur Tengah.

Iran menegaskan kesiapan militernya. Araghchi memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran siap merespons “segera dan kuat” terhadap setiap agresi. Penasihat Khamenei, Ali Shamkhani, bahkan menyebut serangan militer sebagai awal perang dan mengancam respons “belum pernah terjadi sebelumnya” dengan menyebut Tel Aviv sebagai target.

Meski laporan intelijen AS menyebut rezim Iran berada dalam posisi terlemah secara historis, para analis menilai serangan penentu yang menjatuhkan rezim tetap sulit dilakukan. Pemerintah AS menyadari kompleksitas situasi ini, sementara sekutu utama AS seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah menolak penggunaan wilayah dan ruang udara mereka untuk operasi militer terhadap Iran.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download intex firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: ASIrancobisnis.comDonaldTrumpNuklirIran

Related Posts

Perjalanan Karier Iman Rachman hingga Mundur dari Jabatan Direktur Utama BEI

Mundur dari Kursi Dirut BEI, Harta Kekayaan Iman Rachman Jadi Sorotan

by Desti Dwi Natasya
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengunduran diri Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) ikut menarik perhatian publik terhadap...

Uni Eropa Tetapkan Garda Revolusi Iran sebagai Organisasi Teroris

Uni Eropa Tetapkan Garda Revolusi Iran sebagai Organisasi Teroris

by Desti Dwi Natasya
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Uni Eropa resmi memasukkan Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) ke dalam daftar organisasi...

Trump Kembali Dorong Penguasaan Greenland, Denmark Tegaskan Penolakan

Trump Beri Ultimatum ke Iran, Isyaratkan Opsi Serangan Militer Lebih Besar

by Desti Dwi Natasya
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan bernada keras terhadap Iran seiring meningkatnya ketegangan hubungan kedua...

Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Panggil Gus Yaqut untuk Diperiksa

KJRI Johor Bahru Pulangkan 133 PMI dari Malaysia Lewat Skema Deportasi

by Desti Dwi Natasya
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan 133 pekerja migran Indonesia (PMI) atau warga negara...

Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Panggil Gus Yaqut untuk Diperiksa

Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Panggil Gus Yaqut untuk Diperiksa

by Desti Dwi Natasya
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada Jumat (30/1/2026). Pemanggilan ini...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Shin Eun Soo dan Yoo Seon Ho Resmi Berpacaran, Hubungan Terjalin Sejak Akhir 2025

Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2026 Menurut Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

January 30, 2026
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

January 29, 2026
Perjalanan Karier Iman Rachman hingga Mundur dari Jabatan Direktur Utama BEI

Mundur dari Kursi Dirut BEI, Harta Kekayaan Iman Rachman Jadi Sorotan

January 30, 2026
Uni Eropa Tetapkan Garda Revolusi Iran sebagai Organisasi Teroris

Uni Eropa Tetapkan Garda Revolusi Iran sebagai Organisasi Teroris

January 30, 2026
Trump Kembali Dorong Penguasaan Greenland, Denmark Tegaskan Penolakan

Trump Beri Ultimatum ke Iran, Isyaratkan Opsi Serangan Militer Lebih Besar

January 30, 2026
Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Panggil Gus Yaqut untuk Diperiksa

KJRI Johor Bahru Pulangkan 133 PMI dari Malaysia Lewat Skema Deportasi

January 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved