• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

Mimpi Idol K-Pop Hancur, Reinvensi Ejae Justru Menghidupkannya Kembali

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 28, 2026
in Entertaiment
0
Mimpi Idol K-Pop Hancur, Reinvensi Ejae Justru Menghidupkannya Kembali

JAKARTA, Cobisnis.com – Suara Ejae berhasil mengalahkan monster pemakan jiwa dalam klimaks emosional film animasi blockbuster KPop Demon Hunters. Namun bagi penyanyi Korea-Amerika itu, pencapaian tersebut memberikan sesuatu yang jauh lebih berharga daripada popularitas semata: validasi.

Bertahun-tahun sebelumnya, Ejae adalah seorang trainee K-pop yang bercita-cita debut sebagai idol. Ia menandatangani kontrak dengan salah satu agensi hiburan terbesar di Korea Selatan sejak usia 11 tahun dan menjalani lebih dari satu dekade pelatihan intensif tanpa henti mulai dari menyanyi, menari, hingga menjaga penampilan.

Namun, mimpi itu kandas. Ejae tidak pernah debut. Kontraknya dibiarkan berakhir tanpa pernah terpilih masuk ke dalam grup mana pun.

“Saya bekerja keras. Saya berusaha memperbaiki suara, menari lebih baik, dan terlihat sesuai standar. Tapi saya rasa saya tidak cukup menonjol,” kata Ejae. Tekanan kompetisi yang konstan bahkan berdampak pada pendidikannya. “Saya merasa gagal dalam segalanya.”

Setelah meninggalkan agensi, ia mengaku sempat merasa putus asa dan kehilangan arah. Masa mudanya telah dihabiskan untuk sebuah mimpi yang tidak terwujud.

Namun, Ejae belum sepenuhnya meninggalkan industri K-pop. Ia mengambil satu langkah berani terakhir: menciptakan ulang dirinya sebagai penulis lagu.

Langkah tersebut membawanya kembali ke New York dan akhirnya ke proyek film KPop Demon Hunters film Netflix terlaris sepanjang masa. Film ini mengisahkan grup idola perempuan Korea yang memburu iblis dengan kekuatan musik. Ejae berperan besar di balik layar sebagai penulis lagu dan penyanyi demo, termasuk untuk lagu utama “Golden”.

Lagu “Golden” memenangkan Golden Globe untuk Lagu Orisinal Terbaik, masuk nominasi empat Grammy, dan dijadwalkan bersaing di Oscar. Ejae juga menjadi pengisi suara nyanyian tokoh utama film tersebut, Rumi.

“Ini sangat jarang terjadi bagi mantan trainee yang tidak debut untuk bisa sukses sebesar ini,” kata Claire Marie Lim, pakar K-pop sekaligus dosen di Berklee College of Music.

Industri K-pop dikenal dengan sistem pelatihannya yang keras dan penuh tekanan. Para trainee sering direkrut sejak usia sangat muda, menjalani latihan berjam-jam setiap hari, serta menghadapi kritik ketat terhadap kemampuan dan penampilan fisik mereka.

Ejae bergabung dengan SM Entertainment salah satu agensi terbesar Korea Selatan pada usia 11 tahun. Ia kerap mendengar penilaian seperti, “Kamu tidak cukup baik.”

Ketika kontraknya berakhir pada 2015, Ejae sudah berada di usia awal 20-an usia yang dianggap “terlalu tua” bagi trainee K-pop.

Kepergiannya dari SM ia gambarkan seperti sebuah perpisahan yang menyakitkan. Namun, dari titik terendah itu, Ejae menemukan jalur baru. Ia mulai mempelajari produksi musik secara mandiri, menulis lagu, dan mengeksplorasi dunia di balik panggung sektor yang saat itu masih jarang diisi perempuan.

Kesempatan datang ketika sebuah lagu yang ia tulis dirilis oleh penyanyi K-pop Hani berjudul “Hello”. Sejak saat itu, kariernya sebagai penulis lagu melesat. Ia kemudian menulis dan memproduksi lagu untuk artis-artis besar seperti Twice, Suzy, Aespa, hingga Red Velvet, termasuk lagu hits “Psycho”.

Dalam KPop Demon Hunters, Ejae tercatat sebagai kontributor di empat lagu. Kreator film tersebut, Maggie Kang, mengatakan bahwa demo suara Ejae berperan penting dalam meyakinkan studio untuk melanjutkan proyek film.

Kini, “Golden” menjadi fenomena global, menduduki puncak Billboard Hot 100 selama berminggu-minggu dan diputar di berbagai belahan dunia. Lagu tersebut bahkan sempat diperdengarkan dalam momen diplomatik antara pemimpin Jepang dan Korea Selatan.

Dua puluh tahun setelah bermimpi menjadi idol K-pop, dan sepuluh tahun setelah mimpinya hancur, suara dan karya Ejae justru menjangkau dunia.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk semua orang yang pintunya pernah ditutup,” ujar Ejae saat menerima Golden Globe. “Penolakan adalah pengalihan arah. Jangan pernah menyerah.”

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: cobisnis.comEjaeKPopKPopDemonHunters

Related Posts

Pantai Tiga Warna Malang, Laut Cantik yang Wajib Dijaga

Pantai Tiga Warna Malang, Laut Cantik yang Wajib Dijaga

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pantai Tiga Warna di Kabupaten Malang menawarkan pengalaman wisata yang memadukan keindahan pesisir dengan kepedulian terhadap kelestarian...

Rocky Gerung di Dalam Istana, Pengkritik Pemerintah atau Pemberi Pertimbangan?

Rocky Gerung di Dalam Istana, Pengkritik Pemerintah atau Pemberi Pertimbangan?

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI, Rocky Gerung, menjelaskan bahwa lembaga tersebut tidak bertugas mengkritik kebijakan pemerintah....

2 Hari Menjabat, Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati dan Pamen

2 Hari Menjabat, Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati dan Pamen

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan pergeseran jabatan terhadap 88 personel Polri yang terdiri atas perwira tinggi...

Satu Guru, Tiga Ideologi: Kisah Soekarno, Musso dan Kartosuwiryo

Satu Guru, Tiga Ideologi: Kisah Soekarno, Musso dan Kartosuwiryo

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rumah H.O.S. Tjokroaminoto di Peneleh, Surabaya, menjadi salah satu tempat yang mempertemukan sejumlah tokoh yang kelak memiliki...

Dituding Danai Hamas, 2 Badan Amal Prancis Kena Sanksi AS

Dituding Danai Hamas, 2 Badan Amal Prancis Kena Sanksi AS

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberikan sanksi kepada dua organisasi amal yang beroperasi di Prancis. Keduanya dituding terhubung...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri menghadirkan promo serba 28 berupa diskon, cashback hingga Rp2,8 juta, bonus Livin’poin, dan 280 hadiah kejutan.

Bank Mandiri Tebar Promo Serba 28

October 2, 2026
KAI Siapkan 23 Trainset KRL Bekas Jepang yang Bakal Didatangkan Akhir 2026

KAI Siapkan 23 Trainset KRL Bekas Jepang yang Bakal Didatangkan Akhir 2026

October 2, 2026
ASABRI Gencarkan Sosialisasi Program Manfaat di Maluku

ASABRI Gencarkan Sosialisasi Program Manfaat di Maluku

September 23, 2026
Pantai Tiga Warna Malang, Laut Cantik yang Wajib Dijaga

Pantai Tiga Warna Malang, Laut Cantik yang Wajib Dijaga

October 3, 2026
Sarapan Sehat - pexels/Meletus

3 Kebiasaan Pagi yang Dapat Mendukung Kesehatan Hati Lebih Baik

October 3, 2026
Rocky Gerung di Dalam Istana, Pengkritik Pemerintah atau Pemberi Pertimbangan?

Rocky Gerung di Dalam Istana, Pengkritik Pemerintah atau Pemberi Pertimbangan?

October 3, 2026
Kondisi Masyarakat di Gaza

WHO: Pasokan Medis untuk Gaza dipersulit dan Harus Menunggu Izin dari Israel

October 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved