JAKARTA, Cobisnis.com – Jus jeruk selama ini identik sebagai sumber utama vitamin C. Minuman ini dikenal menyegarkan, mudah didapat, dan kerap dikaitkan dengan gaya hidup sehat. Namun, seiring berkembangnya ilmu gizi, pandangan tersebut mulai berubah. Faktanya, jus jeruk bukan satu-satunya, bahkan bukan yang tertinggi, dalam hal kandungan vitamin C.
Sejumlah minuman berbahan buah ternyata mengandung vitamin C jauh lebih tinggi dibandingkan jus jeruk. Konsumsi sumber vitamin C yang beragam dinilai penting untuk mendukung sistem imun, pembentukan kolagen, serta menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Pentingnya Vitamin C bagi Tubuh
Vitamin C merupakan zat gizi mikro esensial yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh manusia. Oleh karena itu, asupannya harus diperoleh dari makanan dan minuman. Kebutuhan vitamin C harian orang dewasa berkisar 90 mg untuk pria dan 75 mg untuk wanita.
Nutrisi ini berperan besar dalam menjaga daya tahan tubuh, membantu melawan infeksi, serta mempercepat proses pemulihan. Selain itu, vitamin C mendukung pembentukan kolagen yang berfungsi menjaga elastisitas kulit, kekuatan jaringan, pembuluh darah, dan tulang.
Sebagai antioksidan, vitamin C juga melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas serta membantu penyerapan zat besi dari sumber nabati.
Kandungan Vitamin C dalam Jus Jeruk
Dalam satu gelas jus jeruk berukuran sekitar 170 ml terkandung kurang lebih 93 mg vitamin C. Jumlah ini sudah mencukupi kebutuhan harian orang dewasa. Meski demikian, jika dibandingkan dengan minuman lain, kandungan vitamin C dalam jus jeruk masih bisa dikalahkan.
Berikut beberapa minuman yang diketahui memiliki kandungan vitamin C lebih tinggi, sebagaimana dilansir dari Healthshots.com.
Minuman dengan Vitamin C Lebih Tinggi dari Jus Jeruk
Jus Jambu Biji
Jambu biji dikenal sebagai salah satu buah dengan kandungan vitamin C tertinggi. Dalam satu cangkir jambu biji segar terdapat sekitar 376 mg vitamin C, atau lebih dari tiga kali lipat jus jeruk. Untuk hasil maksimal, jambu biji sebaiknya diolah sendiri menjadi jus tanpa tambahan gula berlebih.
Jus Tomat
Meski sering dianggap sebagai sayuran, tomat secara botani termasuk buah dan mengandung vitamin C cukup tinggi. Sekitar 170 ml jus tomat mengandung sekitar 128 mg vitamin C. Selain diminum langsung, jus tomat juga cocok dijadikan campuran smoothie atau bahan sup sehat.
Jus Kiwi Emas
Kiwi emas memiliki rasa lebih manis dibandingkan kiwi hijau dan kaya vitamin C. Satu buah kiwi emas mengandung sekitar 130 mg vitamin C. Jus kiwi emas memang jarang dijual, tetapi mudah dibuat sendiri di rumah dengan cara diblender dan disaring.
Jus Ceri Acerola
Ceri acerola termasuk buah dengan kandungan vitamin C tertinggi di dunia. Sekitar 30 ml jus acerola dapat mengandung lebih dari 480 mg vitamin C. Meski sangat kaya nutrisi, konsumsinya perlu dibatasi atau diencerkan agar tidak berlebihan.
Cara Aman Memenuhi Kebutuhan Vitamin C
Selain dari jus, vitamin C juga dapat diperoleh dari buah dan sayuran segar seperti paprika merah, brokoli, bayam, tomat, dan stroberi. Mengonsumsi buah secara utuh lebih dianjurkan karena kandungan seratnya tetap terjaga.
Perlu diperhatikan, vitamin C mudah rusak oleh panas. Proses memasak terlalu lama dapat menurunkan kadar nutrisinya. Suplemen vitamin C dapat menjadi pelengkap jika asupan harian belum tercukupi, namun penggunaannya sebaiknya tidak berlebihan.
Siapa yang Perlu Waspada?
Konsumsi vitamin C dalam dosis sangat tinggi, terutama di atas 2.000 mg per hari, berisiko menimbulkan gangguan pencernaan dan meningkatkan risiko batu ginjal. Individu dengan riwayat gangguan lambung, batu ginjal, atau yang sedang menjalani pengobatan tertentu disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi suplemen vitamin C dosis tinggi.
Dengan memilih sumber vitamin C yang beragam dan mengonsumsinya secara seimbang, tubuh dapat memperoleh manfaat optimal untuk menjaga imunitas dan kesehatan secara alami.














