• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ini Dia Solusi Membangkitkan Koperasi dan UMKM di Masa Pamdemi

Mukhtar by Mukhtar
August 4, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Ini Dia Solusi Membangkitkan Koperasi dan UMKM di Masa Pamdemi

Cobisnis.com – Kebijakan subsidi bunga sebagai stimulus ekonomi oleh Pemerintah dalam masa Pandemi Covid – 19 dinilai tidak berimbas langsung terhadap pemulihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab, masalah mendasar yang dihadapi UMKM adalah ketidaktersediaan modal untuk memulai kembali bisnis serta hilangnya akibat penyebaran virus tersebut.

Pengamat Kebijakan UMKM Suhaji Lestiadi mengungkapkan, pasar menghilang seiring daya beli masyarakat lapisan bawah yang terus merosot akibat pembatasan aktivitas sosial sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Padahal, konsumsi produk-produk UMKM mayoritas berasal dari kalangan masyarakat itu. 

“Selama ini bantuan sembilan bahan pokok (Sembako) yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah dirasa lebih menguntungkan usaha besar dan agen-agen Pemerintah. Imbas bantuan tersebut pada pemulihan ekonomi sektor mikro tergolong sangat lemah,” kata Suhaji dalam Webinar “Mencari Jalan Terang UMKM dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional”, di Jakarta, Selasa (4/8/2020).  

Dia menilai, kebijakan subsidi bunga kepada UMKM hanya akan menguntungkan perbankan. Pun bantuan sembako berupa produk-produk industri tertentu hanya membesarkan bisnis para produsen besar. Seharusnya, Pemerintah justru memperbanyak program bantuan tunai, sebab dalam praktiknya daya beli masyarakat berpenghasilan rendah akan terdongkrak. Alhasil, dana tersebut bisa dibelanjakan untuk kebutuhan mereka sehari-hari di warung-warung sekitar yang mayoritas menjajakan aneka produk olahan UMKM. 

Suhaji khawatir, bila kebijakan subsidi bunga diteruskan, maka pemulihan ekonomi akan semakin melambat. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Indonesia akan memasuki masa resesi ekonomi. Sebab, pelemahan ekonomi di sektor mikro dipastikan bakal memicu kian meningkatnya jumlah pengangguran, yang diperkirakan mencapai 10,7 – 12,7 juta orang pada tahun 2021.

“Jika hal itu terjadi, maka keterpurukan ekonomi akan lebih mengerikan daripada ancaman Pandemi Covid-19 itu sendiri. Dan, segala upaya membangkitan UMKM yang telah susah payah kita lakukan beberapa waktu ke belakang menjadi seakan tidak berbekas,” ujarnya. 

Karena itu, Suhaji mendorong agar Pemerintah dan seluruh stakeholders Negeri ini untuk bahu-membahu mempersiapkan solusi extra ordinary layaknya sebuah simponi orchestra yang indah. Setidaknya, ada tujuh langkah solutif yang bisa ditempuh pemerintah untuk pemulihan ekonomi terutama di sektor UMKM, yaitu: Pertama, resetting konsep pembangunan ekonomi rakyat kearah sistem perekonomian yang lebih berkeadilan dan kekeluargaan sebagaimana diamanatkan UUD 1945 pasal 33. 

Kedua, hingga tiga tahun ke depan menyiapkan skema pembiayaan Pandemi Covid-19 (pandemic finance) bagi koperasi dan UMKM senilai Rp500 triliun per tahun, dengan pola chanelling. Pembiayaan tersebut dapat dinikmati langsung oleh pelaku koperasi dan UMKM untuk kembali menjalankan usahanya tanpa harus melalui syarat serta skema yang rumit. “Pembiayaan ini dijamin oleh lembaga penjaminan seperti Perum Jamkrindo atau Askrindo. Adapun dalam pelaksanaannya diawasi secara ketat oleh BPK,” imbuh Suhaji. 

Ketiga, lanjutnya, pengembangan produk lokal unggulan mulai dari bidang pertanian, peternakan, perikanan, pengolahan, hingga pemasaran terintegrasi sebagai basis usaha Koperasi dan UMKM. Keempat, sinergi dan orkestrasi pembangunan ekonomi rakyat. Hal ini penting karena pembagunan ekonomi rakyat bukan hanya tugas atau kewenangan Kementerian Koperasi dan UKM, tetapi hajat bangsa yang menjadi tanggung jawab kementerian lain.

Kelima, penyiapan peraturan dan ketentuan yang mendukung pelaksanaan resetting perubahan mindset pembangunan ekonomi rakyat. Keenam, adalah scale up usaha dan penguatan digitalisasi produk-produk koperasi dan UMKM. Hal ini sangat strategis di masa sekarang dimana penggunaan teknologi digital menunjukkan trend yang terus meningkat. Banyak pakar menyampaikan teknologi digital akan mendominasi perekonomian nasional dalam masa yang tidak terlalu lama. 

Terakhir, penguatan sistem monitoring dan evaluasi dari segenap stakeholders Koperasi dan UMKM secara terstruktur dan berkelanjutan berbasis Dashboard Management System. “Ketujuh strategi ini dipercaya dapat menghindarkan Indonesia dari resesi ekonomi dan membangkitkan kembali ekonomi nasional yang berkeadilan dilandasi semangat gotong royong,” pungkas Suhaji.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download redmi firmware
Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: adhi commuterCobisnisumkm

Related Posts

Sebanyak 30 penerbangan di Bandara SMB II Palembang terdampak kabut asap akibat jarak pandang di bawah standar keselamatan penerbangan.

Kabut Asap Ganggu 30 Penerbangan di Palembang

by Desti Dwi Natasya
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 30 penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang, Sumatera Selatan, terdampak kabut...

Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.

Penjualan Mobil BBM Australia Anjlok 36,2 Persen

by Desti Dwi Natasya
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penjualan kendaraan berbahan bakar minyak di Australia turun tajam pada September 2026, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap...

Pelatih Persija, Shin Tae-yong

Shin Tae-yong Ungkap Kapan Marselino Gabung Persija

by Desti Dwi Natasya
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelandang Persija Jakarta, Marselino Ferdinan, masih menjalani rehabilitasi cedera di Spanyol sehingga belum bergabung dengan skuad Macan...

Persib Bandung membalikkan keadaan dan menang 3-1 atas Port FC di Thailand. Igor Tolic memuji kecerdasan pemain dalam mengubah strategi.

Persib Bangkit Dramatis, Igor Tolic Puji Pemain

by Desti Dwi Natasya
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persib Bandung meraih kemenangan dramatis 3-1 atas Port FC dalam laga ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup...

Bank Mandiri menghadirkan layanan emas terintegrasi di Livin’ by Mandiri, mulai dari tabungan, jual beli, cicilan, hingga penarikan emas fisik.

Bank Mandiri Integrasikan Layanan Emas di Livin’

by Rizki Meirino
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bank Mandiri memperkuat layanan emas terintegrasi melalui super app Livin’ by Mandiri. Nasabah kini dapat membuka tabungan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Hilirisasi Tembaga Menguat

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Hilirisasi Tembaga Menguat

October 8, 2026
Kasus Tol MBZ, Febrie Didakwa Menerima Uang dari Jasa Marga-Waskita

Kasus Tol MBZ, Febrie Didakwa Menerima Uang dari Jasa Marga-Waskita

October 8, 2026
Panasonic Gobel dan UNSADA Perkuat Kompetensi SDM Industri Tata Udara

Panasonic Gobel dan UNSADA Perkuat Kompetensi SDM Industri Tata Udara

October 8, 2026
Jamkrindo Syariah dan Privy Perkuat Sinergi Digital Penjaminan

Jamkrindo Syariah dan Privy Perkuat Sinergi Digital Penjaminan

October 8, 2026
Sebanyak 30 penerbangan di Bandara SMB II Palembang terdampak kabut asap akibat jarak pandang di bawah standar keselamatan penerbangan.

Kabut Asap Ganggu 30 Penerbangan di Palembang

October 9, 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.

Penjualan Mobil BBM Australia Anjlok 36,2 Persen

October 9, 2026
Pelatih Persija, Shin Tae-yong

Shin Tae-yong Ungkap Kapan Marselino Gabung Persija

October 9, 2026
Duduk Terlalu Lama Ternyata Bisa Bikin Leher Nyeri

Duduk Terlalu Lama Ternyata Bisa Bikin Leher Nyeri

October 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved