JAKARTA, Cobisnis.com – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan reruntuhan pesawat ATR-400 rute Yogyakarta–Makassar yang sempat dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Badan pesawat beserta sejumlah serpihan ditemukan di kawasan Puncak Gunung Bulusaraung pada Minggu pagi, 18 Januari 2026.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Hamsidar, mengungkapkan bahwa operasi pencarian dimulai sejak pukul 06.47 WITA dengan mengerahkan unsur udara menggunakan helikopter. Hasil awal diperoleh sekitar pukul 07.17 WITA ketika kru helikopter AI 7301 mendeteksi serpihan pesawat berwarna putih di area Bukit Bulusaraung.
“Setelah menerima laporan tersebut, kru AI 7301 menyampaikan koordinat temuan pada posisi S 04 55 46 dan E 119 44 51. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan pergerakan helikopter H-2213 menuju lokasi,” kata Hamsidar.
Selanjutnya, pada pukul 07.33 WITA, kembali terpantau serpihan lain yang diduga merupakan bagian jendela pesawat di sisi utara Puncak Bulusaraung. Temuan ini diperkuat oleh hasil pemantauan dari helikopter H-2213.
Perkembangan penting terjadi sekitar pukul 08.02 WITA ketika tim SAR darat berhasil menemukan serpihan berukuran besar yang diduga merupakan bagian utama badan pesawat. Namun, upaya evakuasi melalui jalur udara belum dapat dilakukan karena kondisi angin di sekitar lokasi yang cukup kencang.
“Tim darat telah menemukan badan pesawat dan saat ini masih dilakukan proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, unsur helikopter terus mencari titik pendaratan terdekat yang aman untuk menurunkan personel SAR,” jelasnya.
Hingga saat ini, operasi SAR masih terus dilanjutkan dengan fokus pada pengamanan lokasi temuan, pendalaman identifikasi reruntuhan pesawat, serta upaya menjangkau titik badan pesawat secara aman.
Sebelumnya, pesawat ATR-400 rute Yogyakarta–Makassar dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pesawat tersebut membawa delapan orang kru dan tiga penumpang.












