JAKARTA, Cobisnis.com – Aktris peraih Oscar Jennifer Lawrence mengungkapkan bahwa dirinya pernah kehilangan kesempatan bermain dalam film garapan Quentin Tarantino karena dianggap tidak cukup cantik. Meski dikenal lewat film-film laris seperti The Hunger Games dan waralaba X-Men, Lawrence mengatakan penampilannya menjadi alasan ia tidak terpilih untuk salah satu proyek besar sutradara tersebut.
Dalam podcast langsung Happy Sad Confused with Josh Horowitz yang dirilis Senin, Lawrence membahas sejumlah sutradara yang ingin ia ajak bekerja sama. Saat Horowitz menyebut bahwa Tarantino tertarik padanya, Lawrence merespons ragu. Horowitz kemudian menegaskan bahwa peran Daisy Domergue dalam film The Hateful Eight (2015), yang akhirnya dimainkan Jennifer Jason Leigh, awalnya ditulis untuk Lawrence.
Lawrence mengakui ia menolak tawaran tersebut karena jadwal yang padat, sebuah keputusan yang kini ia sesali. Tarantino sendiri pernah mengatakan pada 2015 bahwa ia adalah penggemar berat Lawrence, namun saat itu sang aktris tengah sibuk dengan promosi The Hunger Games.
Percakapan berlanjut ke film Once Upon a Time… In Hollywood (2019). Lawrence mengatakan ia sempat dikaitkan dengan peran Sharon Tate, tetapi akhirnya tidak dipilih karena disebut “tidak cukup cantik” untuk memerankan sosok tersebut. Ia mengaku tidak sepenuhnya yakin apakah hal itu benar atau hanya cerita yang berkembang di internet, namun ia merasa isu tersebut memang pernah terjadi.
Peran Sharon Tate akhirnya dimainkan oleh Margot Robbie. Bahkan sebelum film dirilis, saudari Sharon Tate, Debra Tate, sempat menyatakan preferensinya terhadap Robbie karena kemiripan fisik dan pesona yang menurutnya sesuai dengan sosok Sharon Tate. Ia juga secara terbuka mengatakan bahwa Lawrence “tidak cukup cantik” untuk peran tersebut.
Meski demikian, Tarantino menyebut pada 2021 bahwa ia sempat mempertimbangkan Lawrence untuk memerankan karakter Squeaky, salah satu pengikut Charles Manson. Lawrence bahkan sempat membaca naskah di rumah Tarantino, namun pada akhirnya peran tersebut diberikan kepada Dakota Fanning.
Di akhir podcast, Lawrence menutup ceritanya dengan nada bercanda, mengatakan bahwa ia juga pernah mengikuti audisi Twilight namun tidak lolos, seraya menyindir bahwa mungkin lagi-lagi karena dianggap “terlalu jelek”.














