JAKARTA, Cobisnis.com – Pencurian berskala besar mengguncang sektor perbankan Jerman setelah sebuah cabang bank Sparkasse di Gelsenkirchen dibobol saat libur Natal 2025. Aksi ini menyebabkan dana nasabah dalam jumlah fantastis raib.
Total kerugian akibat pembobolan tersebut diperkirakan mencapai 10–90 juta euro, atau setara Rp196 miliar hingga Rp1,76 triliun dengan kurs Rp19.607 per euro.
Para pelaku memanfaatkan suasana sepi selama libur Natal, ketika sebagian besar toko dan bank di Jerman tutup sejak 24 Desember 2025.
Untuk melancarkan aksinya, pelaku mengebor dinding beton tebal bank hingga berhasil menembus ruang brankas penyimpanan uang dan barang berharga.
Aksi pencurian ini baru terungkap setelah alarm kebakaran berbunyi pada dini hari 29 Desember 2025. Polisi kemudian menemukan lubang besar bekas pengeboran di tembok beton.
Kejadian tersebut langsung memicu kepanikan dan kemarahan nasabah. Pada 30 Desember 2025, puluhan orang berkumpul di depan bank menuntut penjelasan.
Menurut kepolisian setempat, sekitar 2.700 nasabah terdampak langsung akibat pencurian ini, karena brankas pribadi mereka berada di dalam ruang yang dibobol.
Sejumlah nasabah mengaku tidak menerima informasi jelas dalam waktu cepat, sehingga menambah keresahan dan ketidakpastian terkait keamanan simpanan mereka.
Kasus ini memunculkan sorotan serius terhadap sistem keamanan bank, terutama saat periode libur panjang ketika aktivitas operasional terbatas.
Pihak berwenang Jerman kini melakukan penyelidikan intensif untuk memburu pelaku dan menilai potensi kelemahan sistem pengamanan perbankan.














