• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Plan Indonesia Serukan Perlindungan bagi Awak Kapal Perikanan dari Kerja Paksa dan Perdagangan Orang di Masa Pandemik COVID-19

Nina Karlita by Nina Karlita
July 30, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Plan Indonesia Serukan Perlindungan bagi Awak Kapal Perikanan dari Kerja Paksa dan  Perdagangan Orang di Masa Pandemik COVID-19

Cobisnis.com – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyelenggarakan diskusi
nasional tentang “Perlindungan bagi Awak Kapal Perikanan dari Pandemik COVID-19 dan Perdagangan
Orang” pada Kamis (30/7). Acara daring ini membahas upaya berbagai pemangku kepentingan dalam
memberantas praktik eksploitatif di industri perikanan termasuk kerja paksa dan perdagangan orang,
sekaligus melindungi keselamatan awak kapal perikanan (AKP). Gejolak ekonomi di tengah pandemik
COVID-19 meningkatkan resiko perdagangan orang, termasuk pada AKP.

Melalui acara ini, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves),
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Departemen Ketenagakerjaan Amerika Serikat (USDOL),
SAFE Seas Project dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) sepakat bahwa forum ini sangat penting
untuk memperkuat dan meningkatkan regulasi, kebijakan dan koordinasi untuk memperkuat perlindungan
bagi awak kapal perikanan dari kerja paksa dan perdagangan orang.

Laporan FAO: Fish to 2030 memproyeksikan bahwa produksi ikan global akan naik menjadi 187 juta ton
pada tahun 2030 sehingga permintaan tenaga kerja AKP akan meningkat1. Bertambahnya permintaan dan
berkurangnya pasokan sumber daya ikan menyebabkan kapal semakin menjauhi daratan dan bertahan di
tengah laut dalam waktu yang lama. Akibatnya, praktik eksploitatif pun sangat mungkin terjadi, seperti kerja
paksa dan perdagangan orang pada AKP.

“Hari Menentang Perdagangan Manusia Sedunia mengingatkan kita akan perlunya bekerja secara
kolaboratif untuk mengakhiri perbudakan modern ini termasuk praktik pekerja anak di industri perikanan,”
kata Romatio Wulandari, Direktur Program Yayasan Plan International Indonesia.

Perdagangan manusia mempengaruhi setiap negara di dunia, baik sebagai negara asal, transit atau tujuan
bahkan kombinasi dari ketiganya. Implikasi pandemik COVID-19 juga telah menyebabkan peningkatan
perdagangan manusia di laut karena memicu ketidakpastian ekonomi bagi para AKP.

Saat ini, pemerintah Indonesia sedang dalam proses meratifikasi Konvesi ILO tentang Kerja di Bidang
Penangkapan Ikan No. 188/2007. “Kerangka peraturan ini akan menjadi dasar kami untuk menegakkan
hukum terhadap perlangaran hak-hak dasar pekerja ikan di Indonesia, yang terjadi di dalam negeri dan di
luar negeri. Diharapkan untuk mendorong sinergi yang lebih baik di antara lembaga kementerian dalam
menyelaraskan peraturan dan menerapkan prosedur standar perekrutan pekerja ikan, sebelum
keberangkatan, penempatan, tempat kerja dan sampai mereka kembali ke rumah.” jelas Basilio Dias
Araujo, Kepala Tim Nasional untuk Perlindungan Awak Kapal Perikanan dan Asisten Deputi Keamanan
dan Ketahanan Maritim Kemenko Marves.

Melalui proyek SAFE Seas, Plan Indonesia, didukung oleh USDOL, membentuk Safe Fishing Alliance
(SFA) untuk mendorong rantai pasokan yang adil dan transparan dalam industri perikanan di antara sektor
swasta dan pemerintah. Di tingkat komunitas, SAFE Seas bermitra dengan Destructive Fishing Watch
(DFW) Indonesia dengan mendirikan dua Fishers’ Center di Tegal, Jawa Tengah dan Bitung, Sulawesi,
Utara. Fishers’ Center memastikan mekanisme pelaporan untuk para AKP relevan, mudah di akses dan
responsif.

“Dengan adanya Fishers’ Center, kami bertujuan untuk mengakhiri praktik-praktik ekspolitatif di kapal
penangkapan, dan juga meningkatan pemahanan pekerja di industri perikanan pada hak-hak kerja mereka
dan kondisi kerja yang layak,” jelas Nono Sumarsono, Direktur SAFE Seas Project.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: CobisnisKapalPlan Indonesia

Related Posts

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat pajak...

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyampaikan perkembangan terbaru pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Dari puluhan daerah terdampak, sebagian besar mulai kembali...

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Para peneliti penyakit menular mengidentifikasi virus zoonosis baru yang ditularkan dari kelelawar pada manusia di Bangladesh. Virus...

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

by Hidayat Taufik
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai rencana melibatkan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai personel...

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kopi Kenangan mengungkapkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
BSI Tetapkan Pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah

BSI Tetapkan Pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah

February 4, 2026
Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

February 4, 2026
Pramono Tawarkan Bantuan ke Banten untuk Tangani Krisis Sampah Tangsel

Pramono Tawarkan Bantuan ke Banten untuk Tangani Krisis Sampah Tangsel

February 5, 2026
Apa Itu Ngabuburit Tradisi Masyarakat Menjelang Sore Menunggu Buka Puasa

Apa Itu Ngabuburit Tradisi Masyarakat Menjelang Sore Menunggu Buka Puasa

February 5, 2026
Kinerja Bank Mandiri Tetap Tangguh Sepanjang 2025, Dorong Intermediasi dan Sinergi Program Pemerintah

Siap Masuk Dunia Kerja, Ini Alasan HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition Cocok untuk First Jobber

February 5, 2026
BRIN: Fenomena Pergerakan Tanah di Tegal Diprediksi Masih Aktif

BRIN: Fenomena Pergerakan Tanah di Tegal Diprediksi Masih Aktif

February 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved