• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Keluarga Migran Gambarkan Kondisi Buruk di Pusat Detensi ICE Texas

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 9, 2025
in Humaniora
0
Keluarga Migran Gambarkan Kondisi Buruk di Pusat Detensi ICE Texas

JAKARTA, Cobisnis.com – Dokumen pengadilan terbaru mengungkap kesaksian memilukan dari keluarga migran yang ditahan di South Texas Family Residential Center, fasilitas detensi ICE di Dilley, Texas. Para keluarga menggambarkan masa tinggal berkepanjangan, anak-anak yang kehilangan semangat, akses terbatas terhadap air minum layak, hingga adanya petugas yang menawarkan uang agar mereka bersedia pulang secara sukarela.

Fasilitas tersebut menampung sekitar 160 keluarga per November, termasuk mereka yang baru melintasi perbatasan AS-Meksiko serta yang ditangkap di dalam negeri sebagai bagian dari penindakan besar-besaran di era Presiden Donald Trump. Meski disebut sebagai pusat hunian keluarga, kondisi di dalamnya digambarkan bak penjara, dengan ruangan padat, pencahayaan menyulitkan tidur, hingga makanan yang tak layak dikonsumsi anak-anak.

Sejumlah orang tua mengungkap penurunan kondisi fisik dan emosional anak mereka, seperti penurunan berat badan, keengganan makan, hingga rasa takut akibat ketidakpastian status detensi. Kesaksian juga menyebut air keran di fasilitas tersebut berbau dan menyebabkan sakit perut, sementara air kemasan sangat terbatas sehingga keluarga harus membeli jika memiliki uang. Produk kebersihan pun dilaporkan tidak mencukupi.

Meski ICE mengklaim telah melakukan perbaikan seperti pemasangan filter air dan penggantian lampu kamar pengacara imigrasi menyatakan kondisi yang dilaporkan keluarga sangat bertolak belakang dengan temuan resmi pemerintah.

Selain kondisi fisik, muncul pula tudingan tekanan agar para keluarga menyetujui deportasi sukarela, termasuk ancaman pemisahan keluarga dan tawaran insentif finansial sebesar USD 1.000 untuk kembali ke negara asal. Para pengacara menekankan bahwa praktik ini menambah tekanan psikologis bagi keluarga dan bertentangan dengan semangat Perjanjian Flores 1997 yang mewajibkan pelepasan anak dari detensi tanpa penundaan yang tidak perlu.

Beberapa orang tua bahkan memohon agar anak mereka dibebaskan kepada kerabat di AS, meski mereka sendiri tetap ditahan, demi memberi kesempatan anak melanjutkan sekolah dan menjalani proses hukum dengan layak. Situasi ini menunjukkan jurang lebar antara laporan resmi dan realitas pahit yang harus dialami keluarga migran di fasilitas detensi tersebut.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: AScobisnis.comdetensiICEhakimigranMigranTexas

Related Posts

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

by Hidayat Taufik
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan mencengangkan sepanjang tahun 2025 terkait dugaan penyembunyian omzet...

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

by Hidayat Taufik
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sari Yuliati resmi ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPR RI untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Ia menggantikan Adies...

PDC

PDC Bukukan Pendapatan Rp 2,83 Triliun dan Laba Bersih Rp 141 Miliar di 2025

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Patra Drilling Contractor (PDC) memaparkan capaian kinerja perusahaan sepanjang 2025 sekaligus strategi bisnis 2026 dalam kegiatan...

PGN

PGN Salurkan Gas Perdana ke Pabrik Baterai Kendaraan Listrik CATIB di Karawang

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, melalui Sales and Operation Region II (SOR...

PHM

PHM Dongkrak Produksi Minyak Lapangan Handil hingga 2.000 bph

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencatatkan pencapaian positif pada awal tahun 2026 ini melalui tambahan produksi minyak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

January 20, 2026
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Pemerintah Tawarkan ORI029, Targetkan Penghimpunan Dana Rp25 Triliun

January 27, 2026
PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

January 29, 2026
Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

January 29, 2026
PDC

PDC Bukukan Pendapatan Rp 2,83 Triliun dan Laba Bersih Rp 141 Miliar di 2025

January 29, 2026
PGN

PGN Salurkan Gas Perdana ke Pabrik Baterai Kendaraan Listrik CATIB di Karawang

January 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved