• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pembuat Pisau Swiss Army, Victorinox, Cari Cara Hadapi Dampak Tarif Trump

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pembuat Pisau Swiss Army, Victorinox, Cari Cara Hadapi Dampak Tarif Trump

JAKARTA, Cobisnis.com – Produsen Swiss Army Knife, Victorinox, tengah berupaya menahan kenaikan harga produknya di Amerika Serikat serta mencari pasar baru di tengah tekanan tarif dagang tinggi yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump.

Pisau lipat ikonik berwarna merah-perak itu, yang populer di AS sejak masa pasca-Perang Dunia II, diproduksi di pabrik Ibach, Swiss tengah. Di sana, lembaran baja tahan karat dibentuk menjadi bilah, diasah dengan batu keramik abrasif, dan dipanaskan lebih dari 1.000°C sebelum akhirnya diasah menjadi pisau tajam.

Victorinox, yang memproduksi sekitar 10 juta pisau Swiss Army setiap tahun serta memasarkan pisau dapur, jam tangan, dan koper, menjadi salah satu produsen Swiss yang terdampak kebijakan tarif 39% untuk barang impor dari Swiss ke AS sejak Agustus.

Menurut CEO Carl Elsener, yang merupakan cicit pendiri perusahaan pada tahun 1884, tarif tersebut dapat menambah beban biaya hingga $13 juta per tahun. Dengan pasar AS menyumbang 13% dari total penjualan 417 juta franc Swiss ($519 juta) pada 2024, Elsener mengaku setiap produk yang dikirim ke AS akan merugi jika tarif tetap diberlakukan.

Sebagai respons, Victorinox telah mengirim stok tambahan ke AS, meningkatkan efisiensi produksi di Swiss, dan mempertimbangkan melakukan proses akhir seperti pemolesan dan pengemasan di AS untuk menekan biaya impor.

“Kami berusaha mengurangi ketergantungan pada pasar AS dengan memperluas penjualan di Amerika Latin dan Asia,” ujar Elsener.

Namun, Victorinox menegaskan tidak akan memindahkan produksi utama ke luar negeri karena untuk mempertahankan label ‘Swiss Made’, minimal 60% biaya produksi harus dilakukan di Swiss.

“Memproduksi Swiss Army Knife di luar negeri bukan pilihan,” tegas Elsener, menambahkan bahwa kekuatan merek terletak pada warisan Swiss-nya.

Kondisi serupa juga dirasakan oleh banyak produsen Swiss lain. Menurut survei asosiasi Swiss Mechanic, sekitar 45% perusahaan manufaktur kecil dan menengah Swiss mengalami penurunan pesanan sejak tarif diberlakukan. Kenaikan nilai franc terhadap dolar sebesar 12% tahun ini juga memperburuk margin keuntungan mereka.

Meski begitu, Elsener tetap optimistis:
“Kami telah melewati Perang Dunia, Depresi Besar, krisis ekonomi global, dan krisis minyak. Ini hanya tantangan terbaru yang pasti bisa kami atasi.”

Tags: cobisnis.comDonal Trumpswiss army knife

Related Posts

Nama Maruli Masuk Bursa Panglima TNI, Ini Responsnya

Nama Maruli Masuk Bursa Panglima TNI, Ini Responsnya

by Hidayat Taufik
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak ikut mencuat dalam bursa calon Panglima TNI. Maruli...

Hari Ini, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hadapi Sidang Perdana

Hari Ini, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hadapi Sidang Perdana

by Hidayat Taufik
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjadwalkan sidang perdana mantan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus)...

Kasus ATR/BPN, KPK Periksa Menteri Nusron Wahid Hari Ini

Kasus ATR/BPN, KPK Periksa Menteri Nusron Wahid Hari Ini

by Hidayat Taufik
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid pada Rabu...

MK Nyatakan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Dapat Diterima

MK Nyatakan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Dapat Diterima

by Hidayat Taufik
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak dapat menerima gugatan terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat...

Syarat Cawapres Gibran Digugat di MK, Puan Angkat Bicara

Syarat Cawapres Gibran Digugat di MK, Puan Angkat Bicara

by Hidayat Taufik
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokter anak dr. Shyrien Amalina menjelaskan pentingnya orang tua mengenali potensi anak tanpa menjadikan nilai akademis dan IQ sebagai satu-satunya ukuran kepintaran.

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Begini Tanggapan Dokter Anak

October 6, 2026
Surpres Panglima TNI Dikabarkan Masuk DPR, Dasco Membantah

Surpres Panglima TNI Dikabarkan Masuk DPR, Dasco Membantah

October 6, 2026
UNESCO

UNESCO Ungkap Dunia Kekurangan 50 Juta Guru

October 6, 2026
Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

October 6, 2026
Donald Trump

Trump Disorot Usai Singgung Serangan Iran ke LA

October 7, 2026
UEFA

UEFA Selidiki Insiden Irlandia vs Israel

October 7, 2026
Nama Maruli Masuk Bursa Panglima TNI, Ini Responsnya

Nama Maruli Masuk Bursa Panglima TNI, Ini Responsnya

October 7, 2026
Lebih dari 130.000 orang mengungsi di Yaman sejak Agustus akibat eskalasi konflik, sementara kasus kolera meningkat tiga kali lipat.

Lebih 130 Ribu Orang Mengungsi di Yaman

October 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved