JAKARTA, Cobisnis.com – Sebanyak 18 orang dilaporkan hilang dan diduga tewas setelah ledakan besar menghancurkan sebuah pabrik amunisi di pedesaan Tennessee, Amerika Serikat, pada Jumat waktu setempat. Ledakan tersebut terjadi di fasilitas Accurate Energetic Systems, sekitar 100 kilometer barat Nashville, dan getarannya terasa hingga beberapa mil jauhnya.
Sheriff Humphreys County, Chris Davis, menyebut kejadian ini sebagai “salah satu situasi paling menghancurkan yang pernah saya tangani sepanjang karier.” Ia menambahkan, penyelidikan penyebab ledakan akan memakan waktu lama dan melibatkan agen federal dari FBI serta Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF).
“Tidak ada yang bisa dijelaskan soal bangunan itu, karena semuanya telah lenyap,” ujar Davis. Rekaman udara dari stasiun TV lokal menunjukkan puing-puing yang masih mengeluarkan asap dan api di lokasi bekas bangunan tersebut.
Awalnya dilaporkan 19 orang hilang, namun kemudian satu orang ditemukan selamat di rumahnya. Hingga Jumat malam, pihak berwenang belum memastikan jumlah pasti korban jiwa.
Dalam pernyataannya, perusahaan mengatakan, “Doa kami menyertai keluarga, rekan kerja, dan komunitas yang terdampak oleh insiden ini,” seraya berterima kasih kepada para petugas yang telah merespons di lokasi. Menurut situs resminya, Accurate Energetic Systems memproduksi bahan peledak untuk keperluan militer, kedirgantaraan, dan komersial.
Fasilitas perusahaan seluas 1.300 hektar di Bucksnort, Tennessee, mencakup delapan bangunan produksi dan satu laboratorium kualitas.













