• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Menyelami Asal-Usul Sistem Kalender Masehi yang Kita Gunakan Saat Ini

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
October 7, 2025
in Humaniora
0
Menyelami Asal-Usul Sistem Kalender Masehi yang Kita Gunakan Saat Ini

JAKARTA, Cobisnis.com – Sistem kalender Masehi adalah penanggalan yang paling banyak digunakan di dunia saat ini. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa kalender ini memiliki sejarah panjang yang berawal dari masa kekaisaran Romawi. Sebelum dikenal seperti sekarang, sistem ini telah mengalami beberapa kali perubahan dan penyesuaian.

Awalnya, bangsa Romawi menggunakan kalender lunar yang didasarkan pada siklus bulan. Kalender tersebut hanya memiliki 10 bulan dengan total 304 hari, sementara musim dingin tidak dimasukkan ke dalam hitungan. Hal ini membuat penanggalan mereka tidak sinkron dengan peredaran matahari.

Sekitar tahun 713 SM, Raja Numa Pompilius menambahkan dua bulan baru, yaitu Januari dan Februari. Dengan tambahan itu, jumlah bulan menjadi 12 seperti sekarang, namun masih belum akurat karena panjang tahunnya tidak sesuai dengan waktu yang dibutuhkan bumi mengelilingi matahari.

Ketidaktepatan tersebut akhirnya diperbaiki oleh Julius Caesar pada tahun 45 SM. Ia memperkenalkan kalender baru yang dikenal sebagai Kalender Julian. Kalender ini menggunakan sistem solar, dengan satu tahun terdiri dari 365 hari dan tambahan satu hari setiap empat tahun sekali, yang dikenal sebagai tahun kabisat.

Meskipun lebih akurat dibanding sebelumnya, Kalender Julian masih menyisakan kesalahan kecil dalam perhitungan waktu. Setiap tahunnya, terjadi selisih sekitar 11 menit dari tahun tropis bumi. Dalam jangka waktu berabad-abad, selisih ini menyebabkan pergeseran tanggal terhadap musim.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Paus Gregorius XIII melakukan reformasi pada tahun 1582. Ia memperkenalkan Kalender Gregorian, yang menyesuaikan kembali perhitungan tahun kabisat agar lebih presisi. Kalender inilah yang kemudian menjadi dasar sistem penanggalan Masehi yang digunakan hingga sekarang.

Perubahan ke Kalender Gregorian tidak langsung diterima di seluruh dunia. Beberapa negara Eropa baru mengadopsinya bertahun-tahun kemudian, bahkan Rusia dan Yunani baru resmi menggunakannya pada abad ke-20. Namun seiring globalisasi, kalender ini akhirnya menjadi standar internasional.

Menariknya, sistem kalender Masehi juga erat kaitannya dengan sejarah agama Kristen. Istilah “Masehi” berasal dari nama Yesus Kristus (Mesias), karena perhitungan tahun dimulai dari perkiraan kelahirannya. Karena itu, kalender ini juga dikenal sebagai Anno Domini (AD) yang berarti “tahun Tuhan kita”.

Kini, kalender Masehi menjadi alat penting dalam kehidupan modern. Ia menjadi dasar dalam menentukan tanggal, peristiwa sejarah, hingga kegiatan internasional. Asal-usulnya yang panjang menunjukkan bagaimana manusia terus berusaha menyempurnakan cara menghitung waktu dengan lebih akurat dan universal.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: bangsa Romawicobisnis.comJulius Caesarkalender lunarkalender Masehimasa kekaisaran RomawiRaja Numa PompiliusSejarah

Related Posts

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

by Hidayat Taufik
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian mengamankan seorang guru silat berinisial MY, warga Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, atas dugaan tindak pelecehan...

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

by Hidayat Taufik
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komite III DPD RI mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Bahasa Daerah sebagai respons atas meningkatnya ancaman...

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wabah campak di Bangladesh kembali menjadi perhatian setelah menewaskan puluhan anak sepanjang tahun ini. Oleh karena itu, wabah...

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

by Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program KUR Syariah BSI menunjukkan akselerasi signifikan di awal tahun dengan penyaluran mencapai Rp1,65 triliun. Pembiayaan tersebut telah...

Colorado Larang Tes Narkoba Cepat Sebagai Dasar Tunggal Penangkapan

Colorado Larang Tes Narkoba Cepat Sebagai Dasar Tunggal Penangkapan

by Zahra Zahwa
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Keputusan Colorado larang penangkapan yang hanya memakai hasil tes narkoba cepat kini menjadi perhatian nasional di United...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved