JAKARTA, Cobisnis.com – Ratusan pendaki yang terjebak badai salju di dekat sisi timur Gunung Everest, Tibet, berhasil diselamatkan oleh tim penyelamat pada Minggu (5/10), setelah hujan dan salju lebat melanda wilayah Himalaya, lapor media pemerintah China.
Menurut CCTV, sebanyak 350 pendaki telah mencapai kota kecil Qudang, sementara lebih dari 200 pendaki lainnya telah berhasil dihubungi dan tengah menuju tempat aman.
Para pendaki yang berkunjung ke lembah terpencil Karma, jalur menuju sisi timur Kangshung Gunung Everest, memanfaatkan libur panjang Hari Nasional delapan hari di China.
“Sangat dingin dan basah di pegunungan, risiko hipotermia sangat tinggi,” kata Chen Geshuang, anggota tim beranggotakan 18 orang yang berhasil mencapai Qudang. Ia menambahkan bahwa cuaca tahun ini “tidak normal” dan badai datang “terlalu tiba-tiba.”
Chen menggambarkan bagaimana mereka harus bertahan semalaman dalam salju lebat disertai petir dan kilat, sebelum akhirnya disambut hangat oleh warga desa dengan teh manis dan makanan hangat.
Lebih dari ratusan warga lokal dan tim penyelamat dikerahkan untuk membersihkan jalur yang tertutup salju, setelah hampir 1.000 orang sempat terjebak di kawasan tersebut. Pendaki yang tersisa akan tiba di Qudang secara bertahap di bawah pengawasan petugas penyelamat.
Sementara itu, salju mulai turun sejak Jumat malam dan terus berlanjut hingga Sabtu di lembah Karma yang berada di ketinggian 4.200 meter. Pendaki lainnya, Eric Wen, mengatakan kelompoknya harus membersihkan salju setiap 10 menit agar tenda tidak roboh.
Tiga orang dalam rombongannya mengalami hipotermia ketika suhu turun di bawah titik beku, meski mereka sudah mengenakan pakaian hangat. Namun sebagian besar kelompoknya berhasil selamat.
Lembah Karma, yang pertama kali dijelajahi lebih dari seabad lalu, dikenal sebagai wilayah alami yang subur dengan hutan pegunungan dan vegetasi hijau, berbeda dengan sisi utara Everest yang kering dan berbatu. Saat ini, tiket dan akses ke seluruh kawasan wisata Everest telah ditangguhkan sejak Sabtu malam.
Di sisi selatan Tibet, wilayah Nepal juga dilanda hujan deras yang memicu tanah longsor dan banjir bandang, menewaskan sedikitnya 47 orang sejak Jumat, termasuk 35 korban di Distrik Ilam dekat perbatasan India.














