• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, February 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Air Isi Ulang Belum Tentu Aman: Warga Kebayoran Lama Selatan Dapat Penyuluhan soal Risiko dan Cara Meminimalisir Kontaminasi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 8, 2025
in Lifestyle
0
Air Isi Ulang Belum Tentu Aman: Warga Kebayoran Lama Selatan Dapat Penyuluhan soal Risiko dan Cara Meminimalisir Kontaminasi

JAKARTA, Cobisnis.com — Lebih dari dua miliar orang di dunia masih kekurangan akses terhadap air minum yang aman. Dampaknya bukan hanya menyebabkan 1,4 juta kematian setiap tahun, tetapi juga berkontribusi terhadap 50 persen angka malnutrisi global. Di Indonesia, situasi tak kalah memprihatinkan. Data Survei Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) 2023 dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa sekitar 80 persen akses air minum masih belum tergolong aman. Bahkan, cemaran bakteri E.coli ditemukan pada 45,4 persen air minum isi ulang yang diuji.

Kondisi ini mendorong Yayasan Jiva Svastha Nusantara untuk terus mengadakan edukasi publik tentang air minum yang layak konsumsi. Pada Kamis (7/8), yayasan menyelenggarakan kegiatan penyuluhan di Kantor Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program “Indonesia Sehat Mulai dari Air Bermutu”, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kualitas air minum, serta membekali warga dengan pengetahuan seputar risiko kontaminasi air dan cara meminimalisirnya.

Dalam sesi penyuluhan, Wuhgini, SKM., M.A., Sanitarian Ahli Muda dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, menyampaikan bahwa kualitas air yang tampak bersih secara fisik belum tentu aman untuk dikonsumsi.

“Air minum yang aman harus lolos tiga parameter: fisik, kimia, dan mikrobiologi. Dua parameter terakhir hanya bisa dipastikan lewat uji laboratorium, terutama untuk mendeteksi keberadaan bakteri seperti E.coli,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya legalitas dan kebersihan dalam praktik depot air minum isi ulang. “SLHS itu jaminan mutu pangan. Kalau depot air isi ulang tidak punya SLHS, itu ibarat naik motor tanpa SIM. Berisiko dan tidak bertanggung jawab. SLHS memastikan depot tersebut

sudah diperiksa oleh petugas kesehatan lingkungan dan memenuhi standar sanitasi yang ditentukan,” jelasnya. Wuhgini mengimbau agar masyarakat lebih berani bersikap kritis terhadap depot air minum isi ulang.

Jangan ragu menolak beli dari depot yang tempatnya kotor, peralatannya tidak food grade, atau operatornya terlihat jorok dan tidak memakai masker atau alat pelindung diri. Ini menyangkut kesehatan keluarga kita sendiri,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa konsumsi air yang terkontaminasi berisiko menyebabkan diare, hepatitis, kolera, dan gangguan penyerapan nutrisi. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa meningkatkan risiko stunting, terutama pada anak-anak.

Dari sisi penyelenggara, Surya Putra, Kepala Bidang Hukum dan Advokasi Kebijakan Yayasan Jiva Svastha Nusantara, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang sadar terhadap kualitas air minum.

“Kami berharap masyarakat di sini mulai peka terhadap apa yang diminum setiap hari. Mulai dari memilih sumber air yang aman, menjaga kebersihan galon dan dispenser, hingga jadi konsumen yang berani bertanya tentang uji lab dan legalitas depot air minum isi ulang,” ujarnya.

Dalam penyuluhan ini, depot air minum isi ulang juga menjadi topik pembahasan utama, mengingat banyaknya masalah yang dihadapi industri ini, mulai dari lemahnya pengawasan hingga minimnya kesadaran pengusaha akan standar kebersihan.

Sebagai informasi, hasil uji laboratorium sebelumnya yang dilakukan oleh Yayasan Jiva di Kota Bandung memperkuat urgensi penyuluhan ini. Dari 86 sampel air minum rumah tangga yang diuji, 73 (84,9%) di antaranya terbukti terkontaminasi bakteri E.coli dan/atau coliform.

Sementara itu, dari 72 sampel air depot air minum isi ulang yang diuji, 61 (84,7%) juga terkontaminasi bakteri yang sama.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Jiva berharap semakin banyak warga yang teredukasi dan mampu menjadi agen perubahan dalam memastikan air minum yang dikonsumsi keluarganya benar-benar aman.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
free online course
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: Air isi ulangcobisnis.comPenyuluhan

Related Posts

Sahur yang Paling Berkah: Waktu Terbaik Menurut Teladan Rasulullah SAW

Sahur yang Paling Berkah: Waktu Terbaik Menurut Teladan Rasulullah SAW

by Hidayat Taufik
February 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sahur merupakan bagian penting dalam ibadah puasa Ramadan yang tidak hanya berfungsi sebagai persiapan fisik, tetapi juga...

BMKG Catat Gempa 4,6 M di Kabupaten Tangerang, Warga Mengaku Tak Merasa

BMKG Catat Gempa 4,6 M di Kabupaten Tangerang, Warga Mengaku Tak Merasa

by Hidayat Taufik
February 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gempa bumi berkekuatan 4,6 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Tangerang, Sabtu malam (21/2/2026). Meski demikian, warga di sekitar...

NOC Indonesia Bergerak Cepat, Lobi QFA Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia 2026

NOC Indonesia Bergerak Cepat, Lobi QFA Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia 2026

by Hidayat Taufik
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi langsung...

KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

by Iwan Supriyatna
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - P​T Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan realisasi pengiriman lebih 45.854 barang retail atau 17.773 kilogram selama...

Ngabuburit Jadi Seru! 8 Lokasi War Takjil Favorit Warga Ibu Kota Ramadhan 2026

Ngabuburit Jadi Seru! 8 Lokasi War Takjil Favorit Warga Ibu Kota Ramadhan 2026

by Hidayat Taufik
February 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah resmi menetapkan awal puasa Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Menyambut bulan suci...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tren Smart Luxury 2026: Alasan Wanita Modern Beralih ke Thiqla

Tren Smart Luxury 2026: Alasan Wanita Modern Beralih ke Thiqla

February 20, 2026
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Program MBG Dinilai Perkuat Pertanian dan Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja

February 21, 2026
Sahur yang Paling Berkah: Waktu Terbaik Menurut Teladan Rasulullah SAW

Sahur yang Paling Berkah: Waktu Terbaik Menurut Teladan Rasulullah SAW

February 22, 2026
BMKG Catat Gempa 4,6 M di Kabupaten Tangerang, Warga Mengaku Tak Merasa

BMKG Catat Gempa 4,6 M di Kabupaten Tangerang, Warga Mengaku Tak Merasa

February 22, 2026
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

February 21, 2026
NOC Indonesia Bergerak Cepat, Lobi QFA Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia 2026

NOC Indonesia Bergerak Cepat, Lobi QFA Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia 2026

February 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved