(Ki-Ka) Dr. Sulastri Sardjo (Tim Peneliti LabSosio Universitas Indonesia); Dra. Jo Kumala Dewi, M.Sc. (Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup, KLH); Maulani Mega Hapsari, S.I.P., M.A. (Direktur SMP, Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikdasmen); Dian A. Purbasari (Direktur Yayasan Bakti Barito) berfoto bersama saat meluncurkan Instrumen Pengukuran Perilaku Peduli Lingkungan Hidup di Sekolah yang merupakan program dari Kementeriam KLH dan didukung oleh YBB dan LabSosio UI di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (6/8/2025). Peluncuran ini menandai dimulainya penyusunan dua instrumen baru, yaitu Instrumen Perilaku Peduli Lingkungan Hidup Sekolah (IPPLHS) dan Instrumen Program Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup Sekolah (IPPBLHS), yang akan digunakan untuk menilai tingkat kepedulian siswa dan sekolah terhadap lingkungan. Kedua alat ukur ini diharapkan dapat memperkuat Program Adiwiyata yang sejak 2006 mendorong sekolah-sekolah di Indonesia mengajarkan kebiasaan ramah lingkungan, mulai dari perilaku individu hingga kebijakan sekolah secara menyeluruh.
UEA, Turki dan Australia Mulai Puasa Ramadan 2026 pada 19 Februari
JAKARTA, Cobisnis.com – Menjelang datangnya Ramadan 1447 Hijriah, sejumlah negara telah lebih dulu mengumumkan penetapan awal puasa tahun 2026. Jika...













