• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, May 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kemenperin: Gelombang PHK di Sektor Manufaktur Bisa Terjadi Sampai September

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 1, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kemenperin Bawa IKM Komponen Alat Angkut Masuk Rantai Pasok Industri Otomotif

JAKARTA, Cobisnis.com – Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif memperkirakan, tren Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di sektor manufaktur yang terjadi saat ini bisa berlangsung hingga dua bulan ke depan atau September mendatang.

Febri mengakui, maraknya PHK saat ini merupakan residu dari kebijakan relaksasi impor, sehingga sektor manufaktur padat karya masih tertekan hingga kini.

Setidaknya, gelombang PHK dapat terus berlanjut hingga revisi Permendag Nomor 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor berlaku.

“PHK yang terjadi saat ini disebabkan karena risiko dari kebijakan relaksasi impor. Risiko ini kami perkirakan masih akan terus dirasakan dampaknya sampai revisi Permendag 8/2024 diberlakukan, yakni sekitar dua bulan dari sekarang,” ujar Febri dalam Rilis IKI Juli 2025 di Gedung Kemenperin, Jakarta, Kamis, 31 Juli.

Berdasarkan data Kemenperin, sedikitnya ada dua juta tenaga kerja terkena PHK selama periode Agustus 2024 sampai dengan Februari 2025.

Dia mengungkap, ada banyak industri padat karya terutama di sektor hulu yang kehilangan permintaan (demand) di pasar, sehingga membuat pelaku usaha sektor hilir memutuskan untuk mengurangi tenaga kerja.

Menurut Febri, relaksasi impor melalui pemberlakuan Permendag 8/2024 membuat produk impor murah makin marak dan membanjiri pasar dalam negeri.

“Kami sekali lagi menyatakan hal tersebut disebabkan karena ekses dari kebijakan relaksasi impor yang membuat pasar domestik banjir produk impor murah,” tutur dia.

Diketahui, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), angka PHK pada periode Januari-Juni 2025 mencapai 42.385 orang.

Jumlah itu meningkat 32,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 32.064 orang. Merujuk Satu Data Kemnaker, korban PHK tertinggi sepanjang Januari-Juni 2025 terjadi di Jawa Tengah.

Menurut sektornya, kasus PHK terbanyak terjadi di sektor pengolahan yakni 22.671 orang, diikuti perdagangan besar dan eceran serta pertambangan dan penggalian.

Tags: cobisnis.comKemenperinPHK

Related Posts

Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara RI–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara RI–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

by Rizki Meirino
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) resmi menjadi salah satu Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) first mover dalam implementasi...

KPK Usut Dugaan Kerugian Rp222 Miliar, Pimpinan Cabang BJB Diperiksa

KPK Usut Dugaan Kerugian Rp222 Miliar, Pimpinan Cabang BJB Diperiksa

by Desti Dwi Natasya
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Pimpinan Cabang Bank BJB Suci Bandung, Dadang Hamdani Djumayat, dalam kasus dugaan...

MUI Kecam Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Pati 2026, Sebut Kejahatan Berat

MUI Kecam Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Pati 2026, Sebut Kejahatan Berat

by Hidayat Taufik
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Majelis Ulama Indonesia mengecam keras kasus kekerasan seksual di sebuah pesantren di Pati, Jawa Tengah. Oleh karena...

.389 Pekerja Kena PHK hingga April 2026, Ini Empat Solusi yang Diusulkan Ekonom

.389 Pekerja Kena PHK hingga April 2026, Ini Empat Solusi yang Diusulkan Ekonom

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelombang PHK di sektor manufaktur mulai mengkhawatirkan. Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet menilai tekanannya bukan sektoral, melainkan...

KPK Periksa Plt Bupati Cilacap Terkait Dugaan Pemerasan THR

KPK Periksa Plt Bupati Cilacap Terkait Dugaan Pemerasan THR

by Desti Dwi Natasya
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, terkait kasus dugaan korupsi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran Xiaomi 17T dan 17T Pro, Spesifikasi dan Harga Mulai Terungkap

Bocoran Xiaomi 17T dan 17T Pro, Spesifikasi dan Harga Mulai Terungkap

May 5, 2026
Pemerintah Kembangkan CNG Pengganti LPG 3 Kg, Ini Penjelasannya

Wedding Expo GAS Hadirkan Akad Nikah Langsung di CFD Medan

May 5, 2026
Traveloka Umumkan Pemenang Gebyar 2025, Hadirkan Hadiah Mobil Listrik

Traveloka Umumkan Pemenang Gebyar 2025, Hadirkan Hadiah Mobil Listrik

May 5, 2026
Transjakarta Blok M–Bandara Soekarno Hatta Segera Dibuka

Pertalite Hilang di Sejumlah SPBU, Pertamina Ungkap Penyebabnya

May 5, 2026
Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara RI–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara RI–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

May 6, 2026
KPK Usut Dugaan Kerugian Rp222 Miliar, Pimpinan Cabang BJB Diperiksa

KPK Usut Dugaan Kerugian Rp222 Miliar, Pimpinan Cabang BJB Diperiksa

May 6, 2026
MUI Kecam Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Pati 2026, Sebut Kejahatan Berat

MUI Kecam Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Pati 2026, Sebut Kejahatan Berat

May 6, 2026
.389 Pekerja Kena PHK hingga April 2026, Ini Empat Solusi yang Diusulkan Ekonom

.389 Pekerja Kena PHK hingga April 2026, Ini Empat Solusi yang Diusulkan Ekonom

May 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved