• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Penguatan UMKM, APINDO Libatkan Ratusan Perguruan Tinggi, Puluhan APINDO Daerah, dan Ribuan Mahasiswa

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
February 1, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Penguatan UMKM, APINDO Libatkan Ratusan Perguruan Tinggi, Puluhan APINDO Daerah, dan Ribuan Mahasiswa

JAKARTA, Cobisnis.com — Menandai ulang tahun ke 73, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mencatatkan beberapa impact dari APINDO UMKM Merdeka (AUM), yang diluncurkan pada Juli 2023 untuk konsisten memberdayakan UMKM melalui pendekatan pentahelix. Hingga kini, program AUM telah melibatkan 269 perguruan tinggi dan 17 DPP APINDO, menggerakkan 1.099 mahasiswa untuk mendampingi UMKM, dan memberdayakan ratusan UMKM di seluruh Indonesia.

APINDO juga menegaskan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan pendidikan yang menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem dalam rangka menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri. Untuk itu, pada masa kepemimpinan Shinta W. Kamdani, APINDO memiliki satu bidang khusus, yaitu bidang Pendidikan APINDO
yang diharapkan mampu menguraikan sejumlah kendala di bidang pendidikan, khususnya mismatch untuk menyelaraskan keahlian lulusan dengan kebutuhan dunia usaha.

Pendekatan pentahelix APINDO UMKM Merdeka melibatkan pemerintah, dunia usaha,akademisi, masyarakat, dan media, untuk pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkontribusi sebesar 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) melalui lebih
dari 66 juta unit usaha, serta berperan vital dalam penciptaan lapangan kerja dan ekonomi lokal.

Ulang Tahun APINDO ke – 73 juga ditandai oleh sinergi APINDO memperkuat UMKM melalui sinergi lintas sektor dan dihadiri oleh stakeholders UMKM, diantaranya Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo
Soemantri Brodjonegoro, pengurus APINDO nasional dan perwakilan APINDO Daerah dari seluruh Indonesia, mitra program APINDO UMKM Merdeka, perwakilan dari berbagai industri,
media dan para pelaku UMKM.

Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani, dalam kata sambutannya mengatakan:
“Perjalanan panjang APINDO sejak didirikan pada tahun 1952 merupakan bukti nyata semangat kolaborasi dan adaptasi dalam menghadapi tantangan zaman. Tujuh puluh tiga tahun
merupakan milestone penting dimana dunia usaha konsisten mendukung menguatkan UMKM untuk Indonesia yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing global.

“APINDO lahir dengan visi menciptakan ekosistem bisnis yang tidak hanya kompetitif tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. UMKM merupakan fokus strategis kami karena sektor ini merupakan pendorong ekonomi nasional,” Shinta melanjutkan.

Acara ini menjadi momentum APINDO untuk konsisten berkontribusi dalam membangun ekonomi nasional yang inklusif dan berdaya saing global, sekaligus refleksi akan tantangan dan perbaikan. APINDO melihat sejumlah tantangan kesenjangan dalam UMKM masih memiliki
tantangan besar dalam tatanan ekonomi global.APINDO melihat ada empat (4) tantangan kesenjangan dalam UMKM yaitu tantangan dalam tatanan ekonomi global, dimana keterlibatan UMKM Indonesia dalam rantai pasok global masih
hanya sebesar 4,1% dan jauh tertinggal dari Vietnam (24%) dan Singapura (41%).

Tantangan lain adalah UMKM Indonesia belum memaksimalkan potensinya, dilihat dari baru menyumbang 15,7% dari total ekspor nasional. Selain itu, survey APINDO menunjukan 51% UMKM menghadapi kesulitan modal dan hanya 9% yang memiliki akses teknologi memadai.

“Empat kesenjangan ini adalah tantangan struktural yang harus kita atasi bersama. Dibutuhkan inovasi dan kerja sama lintas sektor untuk membawa UMKM ke tingkat yang lebih tinggi,”tambah Shinta.
Dalam perayaan HUT ke-73 APINDO, APINDO juga memberikan penghargaan kepada para pelaku terbaik program AUM, termasuk kategori UMKM unggulan, mentor, mahasiswa, dan DPP berprestasi.

“Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah
kunci untuk mengubah tantangan menjadi peluang,” terang Shinta.Dalam sambutan kuncinya, Mendiktisaintek Satryo Soemantri menegaskan perguruan tinggi
harus berperan aktif dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Kampus tidak boleh menjadi menara gading yang terisolasi dari realitas sosial, melainkan harus menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata.

Mendiktisaintek menekankan bahwa kebermanfaatan perguruan tinggi merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Setiap elemen akademik, baik dosen maupun mahasiswa,
perlu diberikan ruang untuk berkarya sesuai dengan keahlian dan minat mereka.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman menyampaikan apresiasi kepada APINDO yang telah mendukung visi Kementerian UMKM tercapai. Maman juga mendorong kolaborasi pemerintah dengan APINDO dalam rangka peningkatan UMKM. Menurutnya, saat ini terjadi disconnectivity antara UMKM dengan industri besar akibat belum terbentuknya rantai pasok yang terintegrasi.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk mendorong terciptanya kepastian kontrak bisnis antara UMKM dan perusahaan besar. Kontrak ini harus berbasis pada skema yang saling
menguntungkan, sehingga UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Sementara itu, Ketua Bidang UMKM APINDO, Ronald Walla mengungkapkan pogram APINDO UMKM Merdeka hadir sebagai solusi inovatif bagi UMKM dalam meningkatkan daya saing dan pertumbuhan bisnis melalui kolaborasi dengan akademisi, industri, dan pemerintah.

Dengan mengusung konsep laboratorium bisnis, program ini memberikan pendampingan langsung, edukasi, serta akses ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
Ronald mengatakan keberhasilan program ini terlihat dari dampak luasnya, termasuk digitalisasi pemasaran bagi lebih dari 50 ribu UMKM serta peningkatan literasi keuangan digital bagi lebih dari 13 ribu pelaku usaha.

Selain itu, program ini juga berkontribusi pada penguatan rantai pasok domestik dan penciptaan lapangan kerja yang lebih inklusif. “Ke depan, program ini berupaya memperkuat sinergi lintas sektor serta membuka peluang akses pasar yang lebih luas bagi UMKM, baik di tingkat nasional maupun global,” tutup Ronald.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
Tags: Apindocobisnis.comumkm

Related Posts

Pantai Tiga Warna Malang, Laut Cantik yang Wajib Dijaga

Pantai Tiga Warna Malang, Laut Cantik yang Wajib Dijaga

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pantai Tiga Warna di Kabupaten Malang menawarkan pengalaman wisata yang memadukan keindahan pesisir dengan kepedulian terhadap kelestarian...

Rocky Gerung di Dalam Istana, Pengkritik Pemerintah atau Pemberi Pertimbangan?

Rocky Gerung di Dalam Istana, Pengkritik Pemerintah atau Pemberi Pertimbangan?

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI, Rocky Gerung, menjelaskan bahwa lembaga tersebut tidak bertugas mengkritik kebijakan pemerintah....

2 Hari Menjabat, Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati dan Pamen

2 Hari Menjabat, Kapolri Suyudi Rombak 88 Pati dan Pamen

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan pergeseran jabatan terhadap 88 personel Polri yang terdiri atas perwira tinggi...

Satu Guru, Tiga Ideologi: Kisah Soekarno, Musso dan Kartosuwiryo

Satu Guru, Tiga Ideologi: Kisah Soekarno, Musso dan Kartosuwiryo

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rumah H.O.S. Tjokroaminoto di Peneleh, Surabaya, menjadi salah satu tempat yang mempertemukan sejumlah tokoh yang kelak memiliki...

Dituding Danai Hamas, 2 Badan Amal Prancis Kena Sanksi AS

Dituding Danai Hamas, 2 Badan Amal Prancis Kena Sanksi AS

by Hidayat Taufik
October 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberikan sanksi kepada dua organisasi amal yang beroperasi di Prancis. Keduanya dituding terhubung...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
Adu Harta Pemilik Alfamart dan Indomaret, Siapa Paling Kaya?

Adu Harta Pemilik Alfamart dan Indomaret, Siapa Paling Kaya?

December 17, 2025
Keadaan Gaza, Palestina

Kemenkes Gaza Kekurangan Obat hingga Radioterapi untuk Pasien Kanker Payudara

October 3, 2026
Menkes Budi Gunadi: Menangis Bisa Bantu Redakan Stres

Menkes Budi Gunadi: Menangis Bisa Bantu Redakan Stres

October 3, 2026
Pantai Tiga Warna Malang, Laut Cantik yang Wajib Dijaga

Pantai Tiga Warna Malang, Laut Cantik yang Wajib Dijaga

October 3, 2026
Sarapan Sehat - pexels/Meletus

3 Kebiasaan Pagi yang Dapat Mendukung Kesehatan Hati Lebih Baik

October 3, 2026
Rocky Gerung di Dalam Istana, Pengkritik Pemerintah atau Pemberi Pertimbangan?

Rocky Gerung di Dalam Istana, Pengkritik Pemerintah atau Pemberi Pertimbangan?

October 3, 2026
Kondisi Masyarakat di Gaza

WHO: Pasokan Medis untuk Gaza dipersulit dan Harus Menunggu Izin dari Israel

October 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved