• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Penurunan Utang Pemerintah Capai Rp 40,76 Triliun pada Agustus 2024

Saeful Imam by Saeful Imam
September 30, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Ternyata Bukan Cina, Negara Kecil Seluas Kota Jakarta ini Jadi Investor Terbesar di Indonesia

Utang pemerintah turun karena pembayaran utang jatuh tempo sebelumnya

JAKARTA, COBISNIS.COM – Posisi utang pemerintah mengalami penurunan sebesar Rp 40,76 triliun, dari Rp 8.502,69 triliun pada akhir Juli 2024 menjadi Rp 8.461,93 triliun pada akhir Agustus 2024.

Menurut Riko Amir, Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan di Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu), penurunan tersebut disebabkan oleh pembayaran utang yang jatuh tempo pada bulan Agustus.

Ia menjelaskan bahwa jatuh tempo utang tidak terjadi dalam satu waktu saja, tetapi tersebar sepanjang tahun, dan pada Agustus terdapat pembayaran besar yang menyebabkan penurunan jumlah utang.

Selain itu, penurunan utang juga berdampak pada penurunan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yang turun menjadi 38,49 persen dari sebelumnya 38,68 persen.

Menurut Riko, rasio utang ini masih berada dalam batas aman, mengingat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Keuangan Negara menetapkan batas aman rasio utang pada 60 persen terhadap PDB.

Riko berharap tren penurunan rasio utang ini dapat terus berlanjut. Ia juga mengingatkan bahwa utang Indonesia sempat mengalami peningkatan signifikan, 2 hingga 3 kali lipat, selama pandemi Covid-19 untuk menanggulangi dampak ekonomi. Namun, seiring perbaikan penerimaan negara, rasio utang terhadap PDB telah berhasil diturunkan.

Dalam Laporan APBN KiTa edisi September 2024, Kementerian Keuangan merinci komposisi utang pemerintah. Dari total utang sebesar Rp 8.461,93 triliun, mayoritas berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN), yaitu sebesar Rp 7.452,56 triliun atau 88,07 persen dari total utang. Sisanya sebesar 11,93 persen berasal dari pinjaman senilai Rp 1.009,37 triliun.

Adapun komposisi utang dari penerbitan SBN terdiri dari SBN Domestik senilai Rp 6.063,41 triliun dan SBN Valas senilai Rp 1.389,14 triliun. Sedangkan, pinjaman sebesar Rp 1.009,37 triliun berasal dari pinjaman dalam negeri sebesar Rp 39,63 triliun dan pinjaman luar negeri senilai Rp 969,74 triliun.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa per akhir Agustus 2024, kepemilikan SBN domestik didominasi oleh investor dalam negeri dengan porsi 85,5 persen, sedangkan investor asing hanya memegang sekitar 14,5 persen, termasuk pemerintah dan bank sentral asing. Lembaga keuangan domestik menjadi pemilik terbesar dengan 41,3 persen, yang terdiri dari perbankan sebesar 19,2 persen, perusahaan asuransi dan dana pensiun sebesar 18,9 persen, serta reksadana sebesar 3,2 persen.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
free online course
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: penurunan utang pemerintahutang pemeirntah

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

October 28, 2026
Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

October 28, 2026
Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

October 28, 2026
Karyawan Menelepon Saat Bekerja - pexels/https://kaboompics.com/

3 Tips Cara Terbaik untuk Berhenti Menunda-nunda Pekerjaan

October 28, 2026
CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

October 29, 2026
Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

October 29, 2026
Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

October 29, 2026
DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

October 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved