• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Riset Indef: 79 Persen Netizen Anggap Kenaikan Utang Pemerintah Beban

Saeful Imam by Saeful Imam
July 5, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Suntikan dana dari PGEO untuk PGEK

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk menyuntikan dana segar ke PT Pertamina Geothermal Energy Kotamobagu (PGEK) yang merupakan anak usaha PGEO sebesar Rp 800 miliar.

JAKARTA, COBISNIS.COM – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) melaporkan hasil riset terkait Dinamika Utang di Era Jokowi yang ditelusuri melalui media sosial X dan Google Trend.

Riset ini dilakukan dari 15 Juni hingga 1 Juli 2024.

Direktur Pengembangan Big Data Indef, Eko Listiyanto, mengungkapkan bahwa hasil riset menunjukkan 79 persen netizen menganggap kenaikan utang pemerintah sebagai beban.

Eko menjelaskan bahwa dari 22.000 perbincangan di media sosial X, mayoritas netizen menilai kenaikan utang sebagai beban. Meskipun demikian, terdapat 21 persen netizen yang berpendapat bahwa kenaikan utang tersebut lebih kecil dibandingkan negara lain dan bermanfaat untuk pembangunan infrastruktur.

Menurut Eko, netizen juga menyoroti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai proyek yang paling membebani utang karena belum adanya investor yang masuk dalam proyek tersebut. Eko menambahkan bahwa meskipun IKN bukan yang terbesar dalam proporsi utang, proyek tersebut menjadi perhatian netizen karena kurangnya investor.

Selain itu, Eko menyampaikan bahwa netizen menilai Presiden Jokowi mengingkari janji kampanye tahun 2014 untuk tidak menambah utang. Saat ini, rasio utang Indonesia meningkat ke level 38,71 persen dari total PDB, yang merupakan angka tertinggi dibandingkan dengan presiden sebelumnya.

Pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), rasio utang sekitar 24,7 persen dari PDB. Eko mencatat bahwa saat ini Indonesia merasakan dinamika ekonomi yang lebih kompleks dengan rasio utang hampir mencapai 40 persen dari PDB.

Hasil riset Indef ini menunjukkan bahwa persepsi publik terhadap kenaikan utang pemerintah di era Jokowi cenderung negatif, dengan mayoritas netizen merasa terbebani oleh peningkatan utang tersebut. Meskipun ada yang melihat manfaatnya, isu utang tetap menjadi perhatian utama bagi masyarakat.

Eko menutup dengan menyatakan bahwa perhatian publik terhadap utang pemerintah perlu diperhatikan serius oleh pemerintah mendatang untuk memastikan keberlanjutan ekonomi dan kepercayaan masyarakat.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download karbonn firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: 79 persen warganet utang adalah bebanriset indef

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rosan Angkat Suara usai Singapura Panggil 8 Bos Sawit RI

Rosan Angkat Suara usai Singapura Panggil 8 Bos Sawit RI

October 29, 2026
Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

October 29, 2026
ASABRI Edukasi Prajurit TNI dan Keluarga di Banjarmasin

ASABRI Edukasi Prajurit TNI dan Keluarga di Banjarmasin

October 29, 2026
CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

October 29, 2026
OJK Respons Penilaian MSCI, Reformasi Pasar Modal Indonesia Terus Dipercepat

Kasus Dana PT DSI Berlanjut, OJK Telusuri Aset Pemegang Saham dan Pengurus

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

China Pecat 33 Pejabat Tinggi dalam Pembersihan Besar-besaran

October 30, 2026
Kadin Respons Pajak Pembalut, Anindya Bakrie Singgung Insentif Investasi

Kadin Respons Pajak Pembalut, Anindya Bakrie Singgung Insentif Investasi

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

China Tuduh Filipina Halangi Menteri Pertahanan Hadiri Pertemuan ASEAN

October 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved