• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, February 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Riset Indef: 79 Persen Netizen Anggap Kenaikan Utang Pemerintah Beban

Saeful Imam by Saeful Imam
July 5, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Suntikan dana dari PGEO untuk PGEK

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk menyuntikan dana segar ke PT Pertamina Geothermal Energy Kotamobagu (PGEK) yang merupakan anak usaha PGEO sebesar Rp 800 miliar.

JAKARTA, COBISNIS.COM – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) melaporkan hasil riset terkait Dinamika Utang di Era Jokowi yang ditelusuri melalui media sosial X dan Google Trend.

Riset ini dilakukan dari 15 Juni hingga 1 Juli 2024.

Direktur Pengembangan Big Data Indef, Eko Listiyanto, mengungkapkan bahwa hasil riset menunjukkan 79 persen netizen menganggap kenaikan utang pemerintah sebagai beban.

Eko menjelaskan bahwa dari 22.000 perbincangan di media sosial X, mayoritas netizen menilai kenaikan utang sebagai beban. Meskipun demikian, terdapat 21 persen netizen yang berpendapat bahwa kenaikan utang tersebut lebih kecil dibandingkan negara lain dan bermanfaat untuk pembangunan infrastruktur.

Menurut Eko, netizen juga menyoroti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai proyek yang paling membebani utang karena belum adanya investor yang masuk dalam proyek tersebut. Eko menambahkan bahwa meskipun IKN bukan yang terbesar dalam proporsi utang, proyek tersebut menjadi perhatian netizen karena kurangnya investor.

Selain itu, Eko menyampaikan bahwa netizen menilai Presiden Jokowi mengingkari janji kampanye tahun 2014 untuk tidak menambah utang. Saat ini, rasio utang Indonesia meningkat ke level 38,71 persen dari total PDB, yang merupakan angka tertinggi dibandingkan dengan presiden sebelumnya.

Pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), rasio utang sekitar 24,7 persen dari PDB. Eko mencatat bahwa saat ini Indonesia merasakan dinamika ekonomi yang lebih kompleks dengan rasio utang hampir mencapai 40 persen dari PDB.

Hasil riset Indef ini menunjukkan bahwa persepsi publik terhadap kenaikan utang pemerintah di era Jokowi cenderung negatif, dengan mayoritas netizen merasa terbebani oleh peningkatan utang tersebut. Meskipun ada yang melihat manfaatnya, isu utang tetap menjadi perhatian utama bagi masyarakat.

Eko menutup dengan menyatakan bahwa perhatian publik terhadap utang pemerintah perlu diperhatikan serius oleh pemerintah mendatang untuk memastikan keberlanjutan ekonomi dan kepercayaan masyarakat.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
download redmi firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: 79 persen warganet utang adalah bebanriset indef

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Segera Daftarkan Mudik Gratis BUMN 2026 Target 100 Ribu Pemudik Dibuka 12 Februari

Segera Daftarkan Mudik Gratis BUMN 2026 Target 100 Ribu Pemudik Dibuka 12 Februari

February 10, 2026
Kronologi Penganiayaan Gara-gara Ditegur Main Drum

Kronologi Penganiayaan Gara-gara Ditegur Main Drum

February 10, 2026
Bank Mandiri Libatkan 700 Relawan Bersihkan 24 Pantai Bali–Nusa Tenggara, Dorong Gaya Hidup Digital Ramah Lingkungan

Bank Mandiri Libatkan 700 Relawan Bersihkan 24 Pantai Bali–Nusa Tenggara, Dorong Gaya Hidup Digital Ramah Lingkungan

February 11, 2026
CEO Juragan Kucek, Fajar Purwoatmojo

CEO Juragan Kucek Fajar Purwoatmojo Tipu Ratusan Mitra, Nilainya Fantastis

February 11, 2026
Prabowo Tegaskan Harga Pangan Harus Stabil Jelang Ramadhan, Fokus Wilayah Terdampak Bencana

Prabowo Tegaskan Harga Pangan Harus Stabil Jelang Ramadhan, Fokus Wilayah Terdampak Bencana

February 11, 2026
Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan: MU dan Chelsea Tampil Dini Hari

Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan: MU dan Chelsea Tampil Dini Hari

February 11, 2026
Analis Kompak Rekomendasikan BUY Saham BRIS, Target Harga Tembus Rp4.000

Pembiayaan Berkelanjutan BSI Tembus Rp73,92 Triliun, Tumbuh 11,20 Persen

February 11, 2026
Analis Kompak Rekomendasikan BUY Saham BRIS, Target Harga Tembus Rp4.000

Analis Kompak Rekomendasikan BUY Saham BRIS, Target Harga Tembus Rp4.000

February 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved