• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Duh, Bank Digital Indonesia Berlomba-lomba Tawarkan Bunga Deposito Tinggi, Bagaimana dengan Perlindungan Nasabahnya?

Saeful Imam by Saeful Imam
March 18, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Duh, Bank Digital Indonesia Berlomba-lomba Tawarkan Bunga Deposito Tinggi, Bagaimana dengan Perlindungan Nasabahnya?

Kondisi bank digital indonesia yang menerapkan bunga bank tinggi

JAKARTA, Cobisnis.com – Beberapa lembaga keuangan digital di Indonesia menawarkan tingkat bunga deposito yang tinggi hingga mencapai 8,75% untuk menarik minat simpanan dari nasabah.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun terlibat aktif dalam mendorong perlindungan nasabah dalam konteks ini. Berdasarkan informasi resmi, beberapa bank digital seperti PT Bank Jago Tbk. (ARTO) menawarkan bunga deposito sebesar 5% per tahun, sementara PT Allo Bank Tbk. (BBHI) menawarkan suku bunga deposito mulai dari 4% hingga 6%. SeaBank dan Superbank juga menawarkan bunga simpanan sebesar 6%. Di sisi lain, PT Bank Neo Commerce Tbk. (BYBB) menampilkan produk deposito bernama Neo WOW dengan bunga hingga 8%.

Selain itu, PT Krom Bank Indonesia Tbk. (BBSI) juga menawarkan produk simpanan dengan tingkat bunga tinggi mencapai 8,75%. Tingkat bunga yang ditawarkan oleh bank-bank digital tersebut melebihi tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sehingga simpanan nasabah tersebut tidak termasuk dalam program penjaminan LPS. LPS telah menetapkan tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah di bank umum sebesar 4,25% yang berlaku mulai 1 Februari 2024 hingga 31 Mei 2024.

Dalam konteks ini, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa bank-bank memiliki strategi dan risiko masing-masing dalam menjalankan bisnis mereka, termasuk dalam menawarkan bunga simpanan. Namun, terkait dengan dana yang tidak dijamin oleh LPS, OJK terus mendorong penerapan perlindungan nasabah.

Perlindungan nasabah ini mencakup transparansi informasi, di mana OJK mendorong perbankan untuk memberikan informasi yang jelas dan lengkap tentang produk mereka, termasuk apakah suatu produk dijamin oleh LPS atau tidak. Selain itu, terkait edukasi konsumen, OJK menekankan pentingnya edukasi keuangan bagi nasabah agar mereka dapat membuat keputusan yang tepat mengenai produk keuangan yang mereka gunakan.

Terkait pengawasan dan regulasi, OJK juga terus meningkatkan ketatnya pengawasan terhadap bank-bank untuk memastikan bahwa mereka mematuhi standar keamanan, keadilan, dan transparansi dalam menawarkan produk dan layanan digital.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan bahwa alasan bank-bank digital menawarkan suku bunga yang tinggi di atas bunga penjaminan LPS terkait dengan persaingan di pasar. Menurutnya, persaingan tersebut mendorong bank untuk menawarkan iming-iming bunga simpanan yang tinggi, atau hal itu bisa juga karena perkembangan likuiditas bank yang berbeda-beda. Selain itu, tingkat bunga yang tinggi juga dipicu oleh tujuan pengumpulan dana untuk mendukung ekspansi kredit yang lebih luas.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: bank digitalbunga deposito bank digitaldeposito bank digital

Related Posts

Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Gas hingga 2035

Superbank Catat Laba Sebelum Pajak Rp142 Miliar hingga April 2026

by Rizki Meirino
May 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Super Bank Indonesia Tbk mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp142 miliar hingga April 2026. Kinerja tersebut...

Superbank Hadirkan Kartu Untung, Tabungan Gamifikasi Pertama Bersama KakaoBank

Superbank Hadirkan Kartu Untung, Tabungan Gamifikasi Pertama Bersama KakaoBank

by Rizki Meirino
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Superbank resmi meluncurkan Kartu Untung, produk tabungan berbasis gamifikasi pertama hasil kolaborasi strategis bersama KakaoBank. Inovasi tersebut...

Bank Raya

Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi dan Pastikan Layanan Digital Tetap Optimal

by Iwan Supriyatna
March 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi 2026 serta Idul Fitri 1447 H menjadi momen yang dinantikan...

Merger GoTo–Grab Disorot, Superbank Tegaskan Arah Bisnisnya

Merger GoTo–Grab Disorot, Superbank Tegaskan Arah Bisnisnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 17, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Isu potensi merger antara GoTo dan Grab kembali mencuat dan menarik perhatian pelaku industri digital. Di tengah...

Bank Mandiri Perkuat Likuiditas Lewat Dana Rp55 Triliun untuk Dorong Ekonomi Nasional

Livin’, Kopra, dan Livin’ Merchant Antar Bank Mandiri Raih “Indonesia Customer Experience of the Year” 2025

by Dwi Natasya
October 5, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri kembali menegaskan posisinya sebagai bank digital dengan pengalaman nasabah terbaik setelah meraih penghargaan “Indonesia Customer...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transaksi Jumbo Saham BCA Capai Rp1,35 Triliun, Nama Haji Isam Ikut Mencuat

Transaksi Jumbo Saham BCA Capai Rp1,35 Triliun, Nama Haji Isam Ikut Mencuat

September 29, 2026
World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

September 28, 2026
Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

September 28, 2026
PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

September 28, 2026
Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

September 30, 2026
Harga Minyak Kembali Naik, Brent Tembus US$106,77 per Barel

Harga Minyak Naik 14% pada September, Brent Tembus US$103,73

September 30, 2026
Kabel Semrawut Mau Dibersihkan, Pramono Pasang Target 5 Tahun

Kabel Semrawut Mau Dibersihkan, Pramono Pasang Target 5 Tahun

September 30, 2026
Kick-Off BTN Housingpreneur Batch 3

Kick-Off BTN Housingpreneur Batch 3

September 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved